Cara Belajar yang Sering Dianggap Efektif, Padahal Belum Tentu Benar
Liaa - Tuesday, 16 June 2026 | 10:49 AM


Banyak metode belajar yang populer di kalangan pelajar dan mahasiswa karena dianggap mampu meningkatkan pemahaman serta prestasi akademik. Namun, tidak semua cara belajar yang umum dilakukan benar-benar efektif. Beberapa kebiasaan justru dapat menghambat proses memahami dan mengingat informasi dalam jangka panjang.
Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Seiring waktu, berbagai metode belajar menjadi populer dan dianggap ampuh untuk memperoleh nilai yang baik. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa beberapa kebiasaan belajar yang sering dilakukan ternyata tidak selalu memberikan hasil optimal.
Salah satu metode yang paling umum adalah membaca ulang materi berulang kali. Banyak pelajar merasa semakin sering membaca buku atau catatan, semakin mudah mereka mengingat informasi. Padahal, membaca ulang tanpa menguji pemahaman sering kali hanya menciptakan rasa familiar terhadap materi, bukan pemahaman yang mendalam.
Cara lain yang sering dianggap efektif adalah belajar semalaman sebelum ujian atau dikenal sebagai sistem kebut semalam. Metode ini memang dapat membantu mengingat informasi dalam waktu singkat, tetapi biasanya tidak bertahan lama dalam ingatan. Selain itu, kurang tidur dapat mengurangi konsentrasi dan kemampuan otak dalam menyerap informasi.
Sebagian orang juga percaya bahwa belajar sambil melakukan banyak aktivitas sekaligus dapat meningkatkan produktivitas. Misalnya, belajar sambil membuka media sosial, menonton video, atau sering berpindah-pindah tugas. Faktanya, multitasking justru dapat mengurangi fokus dan membuat proses belajar menjadi kurang efektif.
Menggarisbawahi hampir seluruh isi buku juga termasuk kebiasaan yang sering dilakukan. Meskipun terlihat membantu, terlalu banyak menandai teks dapat membuat informasi penting sulit dibedakan dari informasi lainnya. Akibatnya, proses mengingat dan memahami materi menjadi kurang optimal.
Ada pula anggapan bahwa belajar dalam waktu yang sangat lama tanpa jeda akan menghasilkan pemahaman yang lebih baik. Padahal, otak membutuhkan waktu istirahat untuk memproses dan menyimpan informasi. Belajar dalam sesi yang lebih singkat dengan jeda teratur sering kali memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan belajar berjam-jam tanpa henti.
Lalu, metode seperti apa yang lebih efektif? Banyak ahli pendidikan menyarankan teknik active recall atau mengingat kembali materi tanpa melihat catatan. Cara ini melatih otak untuk mengambil informasi dari memori sehingga pemahaman menjadi lebih kuat.
Selain itu, teknik spaced repetition atau pengulangan materi secara berkala juga terbukti membantu meningkatkan daya ingat jangka panjang. Dengan mengulang materi pada interval waktu tertentu, otak akan lebih mudah menyimpan informasi dibandingkan mempelajarinya sekaligus dalam satu waktu.
Diskusi kelompok, mengajarkan kembali materi kepada orang lain, serta mengerjakan latihan soal juga menjadi metode yang efektif karena mendorong pemahaman aktif, bukan sekadar menghafal.
Pada akhirnya, belajar bukan tentang seberapa lama waktu yang dihabiskan, melainkan seberapa efektif metode yang digunakan. Memilih strategi belajar yang tepat dapat membantu meningkatkan pemahaman, memperkuat ingatan, dan membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.
Dengan memahami bahwa tidak semua kebiasaan belajar populer benar-benar efektif, pelajar dapat mulai menerapkan metode yang lebih sesuai dengan cara kerja otak. Hasilnya bukan hanya nilai yang lebih baik, tetapi juga pemahaman yang lebih mendalam dan bertahan lama.
Next News

Mengapa Kita Sering Mengecek Ponsel Begitu Bangun Tidur? Ini Alasan Psikologisnya
13 hours ago

Mengapa Karakter Kartun Sering Terlihat Memiliki Mata yang Besar? Ini Alasannya
2 hours ago

Mengapa Kita Masih Suka Menonton Kartun Meski Sudah Dewasa? Ini Alasannya
2 hours ago

Apa Itu Digital Eye Strain dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
3 hours ago

Apa Penyebab Sariawan yang Muncul Berulang Kali? Kenali Pemicu dan Kapan Harus Diperiksa
3 hours ago

Alat Dapur Tradisional yang Ternyata Masih Relevan hingga Sekarang
3 hours ago

Mengapa Matcha Terus Menjadi Tren di Kalangan Anak Muda? Ini Alasannya
3 hours ago

Suka Berbicara? Ini Jurusan Kuliah yang Bisa Kamu Pertimbangkan
4 hours ago

Pernah Merasa Waktu Berjalan Lambat? Ini yang Mungkin Terjadi di Otak
4 hours ago

Mengenal Pohon Karet, Tanaman Penghasil Getah yang Banyak Dimanfaatkan dalam Kehidupan
4 hours ago





