Sabtu, 10 Januari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Ekonomi

Lebih dari 2,3 Juta UMKM Terdampak Bencana, Pemerintah Siapkan Klinik UMKM Bangkit

RAU - Thursday, 08 January 2026 | 04:07 AM

Background
Lebih dari 2,3 Juta UMKM Terdampak Bencana, Pemerintah Siapkan Klinik UMKM Bangkit

Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencatat sebanyak 2.304.297 pelaku UMKM terdampak bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dari total tersebut, lebih dari 200 ribu UMKM diketahui merupakan debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) berdasarkan data hingga 9 Desember 2025.

Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan bahwa proses rekonstruksi dan pemulihan ekonomi UMKM di tiga provinsi tersebut akan mulai dijalankan pada 9 Januari 2026. Pemerintah pun menyiapkan delapan Klinik UMKM Bangkit sebagai pusat pendampingan dan pemulihan usaha bagi pelaku UMKM terdampak.

Delapan Klinik UMKM Bangkit itu akan ditempatkan di sejumlah wilayah, yakni Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Tapanuli Tengah, Medan, dan Padang.

Maman menjelaskan, langkah awal pemulihan difokuskan pada mengaktifkan kembali kegiatan pasar serta melakukan kerja bakti membersihkan warung dan toko yang terdampak bencana.

“Kami mulai dengan menghidupkan kembali aktivitas pasar dan bergotong royong membersihkan warung serta toko di kawasan terdampak agar roda perekonomian masyarakat kembali bergerak,” ujar Maman, Kamis (8/1/2026).

Selain itu, Kementerian UMKM akan melakukan pemantauan dan pemetaan menyeluruh terhadap UMKM terdampak bencana. Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi dengan Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat guna memastikan program pemulihan ekonomi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Pemerintah juga memastikan adanya keringanan atau relaksasi kredit bagi UMKM terdampak bencana, sesuai hasil pemetaan bersama perbankan penyalur dan lembaga penjamin KUR.

“Pemulihan UMKM ibarat sirkulasi darah dalam tubuh. UMKM harus kembali berproduksi, kemudian kita bantu pemasarannya, dan mendorong masyarakat untuk membeli produk UMKM agar ekonomi daerah kembali pulih,” kata Maman.