Keunikan Buah Markisa yang Memiliki Banyak Biji
Laila - Thursday, 05 November 2026 | 06:32 PM


Keunikan Buah Markisa yang Memiliki Banyak Biji
Buah markisa merupakan salah satu buah tropis yang cukup populer di Indonesia. Buah ini dikenal melalui aroma khas, rasa asam yang menyegarkan, serta bagian dalamnya yang dipenuhi biji-biji kecil berwarna gelap.
Jika dibelah, markisa memiliki lapisan kulit yang cukup tebal dan bagian tengah berupa daging buah bertekstur seperti gel. Di dalamnya terdapat banyak biji yang diselimuti cairan buah berwarna kuning hingga jingga.
Keberadaan biji dalam jumlah banyak menjadi salah satu ciri khas markisa yang membedakannya dari berbagai jenis buah lainnya. Selain itu, buah ini juga memiliki sejumlah fakta menarik, mulai dari proses pertumbuhan hingga kandungan gizinya.
1. Memiliki Banyak Biji dalam Satu Buah
Salah satu keunikan markisa adalah jumlah bijinya yang cukup banyak meskipun ukuran buahnya tidak terlalu besar.
Biji-biji tersebut berada di dalam lapisan daging buah yang berbentuk seperti kantong kecil berisi cairan. Ketika buah dibelah, bagian dalamnya terlihat dipenuhi kumpulan biji yang tersusun tidak beraturan.
Biji markisa umumnya berwarna hitam atau cokelat tua dan memiliki lapisan luar yang cukup keras. Bagian ini dapat ikut dikonsumsi bersama daging buahnya.
2. Termasuk Kelompok Buah dari Tanaman Merambat
Markisa berasal dari tanaman genus Passiflora yang termasuk kelompok tanaman merambat.
Tanaman ini memiliki sulur yang digunakan untuk berpegangan pada penyangga atau tumbuhan lain ketika tumbuh. Karena sifatnya tersebut, markisa sering dibudidayakan menggunakan para-para atau rangka rambatan.
Daunnya memiliki bentuk yang khas, sedangkan bunganya terlihat unik dengan susunan mahkota dan bagian tengah yang mencolok.
3. Memiliki Aroma yang Khas dan Kuat
Selain rasanya yang menyegarkan, markisa juga terkenal dengan aromanya yang cukup kuat.
Ketika buah matang dibelah, aroma harum khasnya akan langsung tercium. Karakter aroma tersebut membuat markisa sering digunakan sebagai bahan tambahan dalam berbagai produk makanan dan minuman.
Jus, sirup, es buah, selai, hingga campuran makanan penutup merupakan beberapa contoh olahan yang memanfaatkan aroma dan rasa markisa.
4. Memiliki Rasa Asam Manis yang Menyegarkan
Markisa memiliki perpaduan rasa asam dan manis yang cukup khas. Tingkat keasaman dan rasa manisnya dapat berbeda tergantung varietas serta tingkat kematangan buah.
Buah markisa yang sudah matang biasanya memiliki aroma lebih kuat dan rasa yang lebih seimbang.
Karena karakter rasanya tersebut, markisa sering diolah menjadi minuman dingin. Perpaduan rasa asam dan manis juga membuatnya cocok dikombinasikan dengan madu, jeruk, atau buah lainnya.
5. Memiliki Kandungan Vitamin C
Markisa mengandung vitamin C yang berperan sebagai antioksidan dan membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.
Vitamin C juga dibutuhkan dalam proses pembentukan kolagen, yaitu protein yang berperan penting dalam menjaga struktur kulit, pembuluh darah, dan jaringan tubuh.
Mengonsumsi buah markisa sebagai bagian dari pola makan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin harian.
6. Mengandung Serat yang Baik untuk Pencernaan
Keunikan markisa tidak hanya terletak pada bijinya, tetapi juga kandungan seratnya.
Serat merupakan zat gizi yang penting untuk menjaga fungsi saluran pencernaan. Asupan serat yang cukup dapat membantu melancarkan buang air besar dan mendukung kesehatan usus.
Mengonsumsi daging buah markisa bersama bijinya dapat menjadi salah satu cara menambah asupan serat dari buah-buahan.
7. Memiliki Beragam Warna Kulit
Markisa memiliki beberapa varietas dengan warna kulit yang berbeda.
Dua jenis yang cukup dikenal adalah markisa ungu dan markisa kuning. Markisa ungu umumnya memiliki kulit berwarna ungu gelap ketika matang, sedangkan markisa kuning mempunyai warna kulit kuning cerah.
Keduanya memiliki karakter rasa, ukuran, dan tingkat keasaman yang dapat berbeda.
Perbedaan warna tersebut juga menjadi salah satu hal menarik yang membuat buah markisa memiliki variasi tampilan.
8. Bijinya Bisa Ikut Dimakan
Berbeda dengan beberapa buah yang bijinya harus dibuang sebelum dikonsumsi, biji markisa umumnya dapat dimakan bersama daging buahnya.
Biji tersebut memberikan sensasi renyah ketika dikunyah sehingga menciptakan tekstur yang berbeda dari buah lainnya.
Selain itu, biji markisa juga mengandung serat dan sejumlah komponen nutrisi. Namun, bagi orang yang tidak menyukai teksturnya, bagian daging buah dapat disaring terlebih dahulu untuk memisahkan bijinya.
9. Sering Dijadikan Bahan Minuman dan Makanan
Rasa dan aroma markisa membuatnya mudah dikombinasikan dengan berbagai bahan makanan.
Buah ini dapat diolah menjadi jus, sirup, puding, es krim, saus, hingga selai. Bahkan, markisa juga sering digunakan sebagai campuran minuman karena memberikan rasa segar yang khas.
Selain memiliki cita rasa menarik, penggunaan markisa dalam berbagai olahan membuat buah ini semakin dikenal oleh masyarakat.
10. Memiliki Bunga dengan Bentuk yang Unik
Tanaman markisa menghasilkan bunga yang memiliki bentuk cukup berbeda dibandingkan bunga pada umumnya.
Bunga Passiflora mempunyai susunan bagian bunga yang terlihat berlapis dengan benang-benang mahkota yang mencolok. Bentuknya sering terlihat seperti lingkaran yang mengelilingi bagian tengah bunga.
Keunikan tersebut membuat tanaman markisa tidak hanya dibudidayakan untuk menghasilkan buah, tetapi juga menarik sebagai tanaman hias.
Kandungan Gizi Buah Markisa yang Menarik untuk Diketahui
Selain memiliki bentuk dan rasa yang khas, markisa juga mengandung sejumlah zat gizi yang dibutuhkan tubuh.
Beberapa kandungan yang terdapat dalam buah ini meliputi:
- Vitamin C: Membantu mendukung sistem kekebalan tubuh dan pembentukan kolagen.
- Serat: Membantu menjaga kesehatan pencernaan.
- Vitamin A dalam bentuk karotenoid: Berperan dalam menjaga kesehatan mata.
- Kalium: Membantu mendukung fungsi otot dan menjaga keseimbangan cairan tubuh.
- Senyawa antioksidan: Membantu melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas.
Jumlah kandungan gizi dapat berbeda tergantung jenis, ukuran, dan tingkat kematangan buah.
Tips Memilih dan Menyimpan Buah Markisa
Untuk mendapatkan markisa dengan kualitas baik, pilih buah yang memiliki kulit utuh, tidak berjamur, dan tidak menunjukkan tanda-tanda pembusukan.
Kulit markisa yang sedikit keriput sering kali menandakan buah telah kehilangan sebagian air dan sudah matang, tetapi tetap perlu diperiksa aroma serta kondisi bagian luarnya.
Setelah dibeli, markisa dapat disimpan di tempat sejuk atau lemari pendingin agar kesegarannya lebih terjaga.
Jika sudah dibelah, simpan bagian daging buah dalam wadah tertutup di lemari pendingin dan segera konsumsi agar kualitasnya tetap baik.
Markisa, Buah Kecil dengan Banyak Keunikan
Buah markisa membuktikan bahwa buah berukuran tidak terlalu besar dapat memiliki banyak keistimewaan. Mulai dari jumlah bijinya yang melimpah, aroma khas, rasa asam manis, hingga kandungan vitamin dan serat yang bermanfaat bagi tubuh.
Selain dapat dikonsumsi secara langsung, markisa juga mudah diolah menjadi berbagai jenis makanan dan minuman.
Dengan mengenal karakteristik serta kandungan gizinya, kita dapat lebih memahami keunikan buah tropis ini dan menjadikannya sebagai salah satu pilihan dalam menu buah sehari-hari.
Next News

Memasak dengan Mengukus dan Merebus, Mana yang Lebih Baik untuk Mempertahankan Nutrisi?
in 6 hours

Prebiotik dan Probiotik, Dua Komponen yang Berperan dalam Kesehatan Pencernaan
in 5 hours

Kandungan Omega-3 pada Ikan Kembung yang Baik untuk Menunjang Fungsi Otak
in 5 hours

Manfaat Madu untuk Kesehatan dan Cara Mengonsumsinya
in 5 hours

In This Economy, Strategi Menghadapi Kenaikan Harga Kebutuhan Sehari-hari
in 5 hours

In This Economy, Cara Menghindari Kebiasaan Membeli Barang karena FOMO
in 5 hours

Daripada Membeli Minuman Mahal, Sebaiknya Buat Minuman Sehat di Rumah
in 5 hours

Daripada Menghabiskan Waktu untuk Scroll Media Sosial, Sebaiknya Lakukan Hal Produktif
in 5 hours

Daripada Membeli Barang karena Tren, Sebaiknya Pertimbangkan Kebutuhannya
in 5 hours

Bikin Banyak Orang Ikut Terbawa Suasana, Ini Alasan Stop The Wedding! Menjadi Lagu Viral
in 5 hours





