Rabu, 26 Agustus 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Kesalahan Memakai Handuk untuk Wajah

Laila - Friday, 10 July 2026 | 12:55 PM

Background
Kesalahan Memakai Handuk untuk Wajah

Skincare Jutaan Tapi Muka Masih Beruntusan? Mungkin Masalahnya Ada di Handukmu

Pernah nggak sih kamu merasa sudah melakukan segalanya demi mendapatkan kulit idaman yang glowing kayak artis Korea? Kamu sudah riset berjam-jam di TikTok, beli serum yang harganya bikin saldo ATM menangis, sampai rajin pakai sunscreen tiap dua jam sekali. Tapi anehnya, jerawat masih saja betah nangkring di pipi, atau muka malah sering terasa perih dan kemerahan. Rasanya kayak sudah investasi saham tapi boncos terus. Nah, sebelum kamu menyalahkan brand skincare-mu atau menganggap air di kosanmu itu terkontaminasi limbah nuklir, coba deh cek satu benda yang paling sering menyentuh wajahmu sehabis cuci muka: handuk.

Iya, benda yang kelihatannya sepele itu sebenarnya bisa jadi "tersangka utama" di balik hancurnya skin barrier kamu. Kita sering kali terlalu fokus pada apa yang kita "oleskan" ke wajah, tapi abai pada apa yang kita gunakan untuk "mengeringkan" wajah. Padahal, memakai handuk dengan cara yang salah itu ibarat kamu sudah capek-capek nyapu lantai sampai bersih, terus kamu pel pakai air selokan. Sia-sia, kan? Mari kita bedah bareng-bareng dosa-dosa kecil saat memakai handuk yang mungkin masih sering kamu lakukan tanpa sadar.

Satu Handuk untuk Semua: Dari Ujung Kaki Sampai Ujung Kepala

Hayo, ngaku siapa yang masih pakai handuk mandi buat ngeringin muka juga? Ini adalah kesalahan paling klasik tapi paling banyak dilakukan orang. Logikanya sederhana: kamu pakai handuk itu buat ngeringin seluruh badan, mulai dari punggung yang berkeringat, ketiak yang mungkin lagi nggak dalam kondisi prima, sampai area-area "tersembunyi" lainnya. Di sana banyak bakteri, jamur, dan sisa-sisa sel kulit mati yang menempel di serat handuk.

Bayangkan, setelah kamu membersihkan wajah dengan face wash yang harganya seratus ribuan, kamu langsung mengelapnya pakai handuk yang baru saja menyentuh area yang paling lembap di tubuhmu. Itu namanya kamu memindahkan rombongan bakteri jahat ke wajah yang baru saja dibersihkan. Kulit wajah itu jauh lebih sensitif dibandingkan kulit badan. Jadi, jangan heran kalau besok pagi muncul jerawat batu atau bruntusan kecil-kecil yang nggak jelas asalnya dari mana. Solusinya? Punya handuk khusus wajah itu bukan gaya-gayaan, itu kebutuhan pokok kalau mau kulit sehat.

Gaya Menggosok yang Terlalu "Semangat"

Kesalahan kedua adalah cara kita mengeringkan muka. Banyak dari kita yang kalau mengeringkan muka itu kayak lagi gosok panci gosong—penuh tenaga dan semangat membara. Maksud hati biar cepat kering, tapi nyatanya itu adalah cara tercepat merusak lapisan kulit paling luar alias skin barrier. Kulit wajah kita itu bukan bahan jeans yang kuat dihajar apa saja; dia lebih mirip kain sutra yang butuh kelembutan.



Gesekan yang terlalu keras dari handuk bisa menyebabkan iritasi mikro. Kamu mungkin nggak langsung berdarah, tapi kulitmu bakal mengalami peradangan kecil. Lama-lama, kulit jadi gampang kemerahan, terasa perih saat pakai produk skincare, atau malah jadi makin berminyak karena kulit merasa harus memproduksi minyak ekstra untuk melindungi dirinya yang luka. Cara yang benar? Cukup di-tap-tap manja saja. Biarkan handuk menyerap airnya tanpa perlu ada drama gesek-gesekan yang nggak perlu.

Membiarkan Handuk Basah di Kamar Mandi yang Lembap

Kebiasaan buruk lainnya adalah menggantung handuk di dalam kamar mandi. Memang praktis sih, habis mandi langsung gantung. Tapi masalahnya, kamar mandi itu tempat yang paling lembap di rumah. Dalam kondisi lembap dan kurang sinar matahari, handuk yang basah bakal jadi tempat pesta pora bagi bakteri dan jamur. Pernah nggak kamu mencium bau apek di handukmu? Nah, itu sebenarnya bau dari koloni bakteri yang lagi "arisan" di sana.

Kalau kamu pakai handuk yang sudah bau apek itu ke wajah, selamat, kamu baru saja memberikan "suplemen" bakteri ke kulitmu. Sebaiknya, setelah dipakai, handuk langsung dijemur di tempat yang terkena aliran udara atau sinar matahari. Dan jangan malas buat mencuci handuk wajah minimal dua atau tiga hari sekali. Kalau kamu nunggu handuknya berubah warna jadi kusam baru dicuci, ya jangan protes kalau wajahmu nggak kunjung mulus.

Tekstur Handuk yang Sudah "Legendary" Alias Kasar

Ada sebagian orang yang punya handuk kesayangan. Saking sayangnya, itu handuk sudah dipakai bertahun-tahun sampai teksturnya sudah kasar kayak amplas bangunan. Handuk yang sudah terlalu lama dipakai biasanya seratnya bakal mengeras karena tumpukan sisa deterjen atau memang serat kainnya sudah rusak. Menggunakan handuk kasar ke wajah itu sama saja dengan melakukan eksfoliasi fisik secara brutal setiap hari.

Efeknya apa? Kulit bisa jadi sangat kering dan sensitif. Buat kamu yang punya kulit berjerawat, gesekan dari handuk kasar ini juga bisa bikin jerawatmu pecah sebelum waktunya dan malah menyebarkan bakteri ke area wajah yang lain. Kalau handuk wajahmu sudah terasa nggak lembut lagi saat menyentuh pipi, mending dipensiunkan saja jadi lap dapur atau lap kaki. Ganti dengan handuk berbahan microfiber atau katun lembut yang ramah di kulit.



Alternatif: Tissue Wajah atau Air Dry

Kalau kamu merasa ribet harus gonta-ganti handuk wajah setiap hari, sekarang sudah banyak alternatif yang lebih higienis. Salah satunya adalah menggunakan disposable face towel atau tisu khusus wajah. Banyak beauty influencer yang beralih ke sini karena memang lebih praktis dan dijamin bersih setiap kali pakai. Memang sih, bakal menambah sampah, tapi buat kesehatan kulit, ini sering kali jadi jalan ninja paling ampuh buat mengatasi jerawat yang membandel.

Atau kalau mau yang lebih gratis dan ramah lingkungan, cobalah teknik air dry. Biarkan saja wajahmu kering sendiri terkena angin. Setelah cuci muka, cukup tepuk-tepuk sisa air dengan tangan bersih, lalu langsung timpa dengan toner atau essence saat kondisi kulit masih agak lembap (damp skin). Teknik ini justru dipercaya bikin produk skincare meresap lebih maksimal ke dalam kulit.

Kesimpulannya, merawat wajah itu bukan cuma soal apa yang kamu beli di toko kosmetik, tapi juga soal kebiasaan kecil di depan cermin. Handuk mungkin terlihat nggak berdosa, tapi kalau salah pakai, dia bisa jadi musuh dalam selimut. Mulai sekarang, yuk lebih peduli sama kebersihan handukmu. Jangan sampai uang jutaan yang kamu habiskan buat skincare jadi sia-sia cuma gara-gara kain lap yang nggak higienis. Kulitmu layak mendapatkan perlakuan yang lebih lembut, kawan!

Tags