Kenapa Orang Tua yang Sudah Lanjut Usia Sering Bersikap Seperti Anak Kecil? Ini Penjelasannya
Liaa - Thursday, 16 April 2026 | 10:03 AM


Fenomena orang tua yang terlihat "kembali seperti anak kecil" memang sering membuat bingung. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka bisa tampak lebih manja, mudah tersinggung, atau bahkan keras kepala.
Dalam dunia Psikologi, kondisi ini sering dikaitkan dengan penurunan fungsi kognitif dan perubahan emosional akibat proses penuaan. Ada beberapa faktor yang menjelaskan kenapa hal ini bisa terjadi:
1. Perubahan Struktur Otak
Seiring bertambahnya usia, bagian otak seperti Lobus Frontal mengalami penurunan fungsi.
Bagian ini berperan penting dalam:
- Mengontrol emosi
- Mengatur perilaku
- Membantu pengambilan keputusan
Ketika fungsi ini menurun, kemampuan untuk menahan emosi ikut melemah. Akibatnya, seseorang bisa menjadi lebih impulsif, mudah marah, atau sulit berpikir panjang perilaku yang sering kita lihat pada anak kecil.
2. Faktor Kesehatan: Demensia dan Alzheimer
Perubahan perilaku juga bisa dipengaruhi oleh kondisi medis seperti Demensia dan Alzheimer.
Kedua kondisi ini menyebabkan:
- Penurunan daya ingat, terutama jangka pendek
- Kebingungan terhadap lingkungan sekitar
- Rasa cemas atau takut berlebihan
Karena merasa "kehilangan arah", lansia cenderung menjadi lebih bergantung pada orang lain, mirip seperti anak kecil yang membutuhkan rasa aman.
3. Perasaan Kehilangan Kendali (Powerless)
Bagi sebagian orang tua, perubahan fisik dan ketergantungan pada orang lain bisa menjadi pukulan besar.
Dalam Psikologi, hal ini dikenal sebagai regresi, yaitu kondisi ketika seseorang kembali ke pola perilaku masa lalu sebagai mekanisme pertahanan diri.
Perilaku seperti mencari perhatian, mudah ngambek, atau sensitif bisa muncul karena:
- Takut diabaikan
- Merasa tidak lagi berguna
- Kehilangan peran dalam kehidupan sehari-hari
4. Penurunan Fungsi Indra
Kemampuan melihat dan mendengar yang menurun juga berpengaruh besar.
Ketika komunikasi menjadi sulit:
- Lansia bisa lebih mudah salah paham
- Merasa lingkungan sekitar "tidak ramah"
- Menjadi lebih defensif atau keras kepala
Perilaku ini sebenarnya bukan sekadar sifat, melainkan bentuk adaptasi terhadap kondisi yang mereka alami.
Perubahan sikap pada orang tua yang semakin lanjut usia bukanlah sesuatu yang terjadi tanpa sebab. Faktor biologis, medis, dan psikologis saling berkaitan dalam membentuk perilaku tersebut.
Memahami hal ini bisa membantu kita lebih sabar dan empati dalam menghadapi mereka.
Next News

Membangun Rumah Tangga yang Damai: Kunci Hubungan Harmonis Penuh Kasih dan Pengertian
in 3 hours

Istana Maimun, Jejak Kejayaan Kesultanan Deli dan Warisan Budaya Melayu di Kota Medan
in 3 hours

5 Makanan yang Bisa Membantu Menurunkan Kadar Kortisol dan Mengurangi Stres
in 3 hours

7 Makanan dan Minuman Sehat untuk Menjaga Kesehatan Otak agar Tetap Tajam
in 2 hours

Cara Meningkatkan Fungsi Kognitif dan Daya Ingat Otak Menurut Sains dan Elon Musk
in 2 hours

Kuliner Khas Manado yang Wajib Dicoba: Pedas, Gurih, dan Kaya Rempah
in an hour

Cara Mengatasi Kulit Kusam agar Wajah Kembali Cerah dan Sehat
in an hour

Apakah Orang Introvert Tidak Bisa Tampil di Keramaian? Ini Penjelasan Lengkapnya
in an hour

Stranger Anxiety pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya Secara Tepat
in an hour

7 Benda Sehari-hari yang Dulu Sangat Mahal, Kini Justru Dianggap Biasa
2 hours ago





