Sabtu, 9 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Jangan Anggap Remeh Bahaya Jamur Di Dinding Rumah

Laila - Saturday, 09 May 2026 | 08:48 PM

Background
Jangan Anggap Remeh Bahaya Jamur Di Dinding Rumah

Banyak orang menganggap jamur di dinding rumah hanyalah masalah tampilan.

Padahal, noda hitam atau bercak lembap di sudut ruangan bisa menjadi tanda bahwa kualitas udara di dalam rumah sedang buruk.

Di negara tropis seperti Indonesia, masalah ini cukup umum terjadi karena:

•udara lembap

•curah hujan tinggi



•ventilasi rumah yang kurang baik.

Akibatnya, jamur mudah tumbuh di:

•tembok

•plafon

•kamar mandi



•sudut ruangan

•belakang lemari

Dan sering kali:

penghuni rumah baru menyadarinya setelah muncul bau apek atau gangguan pernapasan.




Apa sebenarnya jamur dinding itu?

Jamur dinding umumnya termasuk kelompok:

mold atau kapang

Jamur ini berkembang biak dengan melepaskan

spora sangat kecil ke udara.



Dalam kondisi lembap,

spora tumbuh dan menyebar lebih cepat.

Salah satu jenis yang paling sering dibahas adalah: Stachybotrys chartarum

yang dikenal sebagai:

black mold atau jamur hitam.



Jamur ini biasanya muncul pada:

•material lembap

•kayu

•gypsum

•dinding yang sering terkena air




Kenapa jamur di rumah bisa memengaruhi kesehatan?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention dan World Health Organization , lingkungan rumah yang lembap dan berjamur dapat berkaitan dengan berbagai gangguan kesehatan.

Paparan spora jamur dapat memicu:

•batuk



•bersin

•iritasi mata

•hidung tersumbat

•kulit gatal

•sesak napas



Pada sebagian orang,

kondisi asma juga bisa memburuk.

Kelompok yang paling rentan:

•anak-anak

•bayi



•lansia

•penderita alergi

•penderita asma


Kenapa rumah di Indonesia lebih mudah berjamur?



Iklim tropis membuat kelembapan udara di Indonesia relatif tinggi sepanjang tahun.

Ditambah lagi:

•rumah berhimpitan

•minim sinar matahari

•ventilasi kecil



•ruangan jarang dibuka

semua itu menciptakan kondisi ideal bagi pertumbuhan jamur.

Masalah semakin parah jika ada:

•atap bocor

•dinding rembes



•kamar mandi terlalu lembap

•AC jarang dibersihkan


Ciri-ciri rumah yang mulai berjamur

Jamur tidak selalu langsung terlihat jelas.



Beberapa tanda awal:

•muncul bercak hitam atau kehijauan

•cat dinding menggelembung

•bau lembap atau apek

•ruangan terasa pengap



Kadang,

jamur juga tumbuh tersembunyi di belakang lemari atau plafon.


Apakah semua jamur hitam berbahaya?

Internet sering membuat istilah "black mold" terdengar sangat menakutkan.



Padahal menurut para ahli,

tidak semua jamur hitam otomatis beracun mematikan.

Namun pertumbuhan jamur dalam rumah tetap tidak boleh dianggap normal, terutama jika:

•jumlahnya banyak

•muncul terus-menerus



menyebabkan gangguan kesehatan penghuni rumah

Cara mengurangi risiko jamur di rumah

Beberapa langkah yang disarankan:

•memperbaiki ventilasi

•membuka jendela secara rutin



•mengurangi kelembapan ruangan

•segera memperbaiki kebocoran

•membersihkan area lembap

Untuk kasus berat:

penanganan profesional kadang diperlukan agar jamur tidak terus



menyebar.

Jamur di dinding rumah bukan sekadar masalah estetika. Dalam kondisi tertentu, pertumbuhan jamur dapat memengaruhi kualitas udara dan kesehatan penghuni rumah, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan penderita asma.