Senin, 27 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

HKTI Sumut Konsolidasikan Persiapan MUSDA dan Perkuat Sinergi dengan BGN Sukseskan Program MBG

RAU - Monday, 27 July 2026 | 11:01 AM

Background
HKTI Sumut Konsolidasikan Persiapan MUSDA dan Perkuat Sinergi dengan BGN Sukseskan Program MBG

MEDAN –

Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Sumatera Utara menggelar rapat konsolidasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) HKTI Sumatera Utara sekaligus memperkuat sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mendukung kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Rapat konsolidasi tersebut dihadiri Ketua DPD HKTI Sumatera Utara yang juga Bupati Tapanuli Selatan, H. Gus Irawan Pasaribu, SE, Ak, MM, CA, dan berlangsung di Hotel Grand Jamee Medan, Sabtu (25/7/2026).

Dalam rapat tersebut dibahas sejumlah agenda strategis, di antaranya pembentukan Panitia MUSDA HKTI Sumatera Utara serta pemberian mandat kepada 33 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) HKTI Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara untuk mempersiapkan dan mengonsolidasikan organisasi di masing-masing daerah.

Ketua DPD HKTI Sumatera Utara bersama seluruh jajaran pengurus juga menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Ketua Umum HKTI Pusat, Sudaryono, sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026) yang lalu.



"Kami mengucapkan selamat kepada Ketua Umum HKTI Pusat, Bapak Sudaryono, atas amanah baru sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Ini merupakan tugas yang mulia sekaligus berat. Kami yakin beliau adalah pejuang rakyat dan mampu membawa berbagai reformasi di BGN," ujar Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPD HKTI) Provinsi Sumatera Utara yang diamini seluruh pengurus HKTI Kabupaten/Kota Sumatera Utara.

HKTI Sumut juga mendoakan agar Sudaryono diberikan kekuatan dan kelancaran dalam menjalankan amanah barunya serta mampu membawa BGN menjadi lembaga yang semakin baik dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat Indonesia.


Sementara itu, Ketua DPD HKTI Sumatera Utara, H. Gus Irawan Pasaribu, menyampaikan bahwa konsolidasi organisasi merupakan langkah penting untuk memperkuat peran HKTI sebagai wadah advokasi, pemberdayaan, serta jembatan antara petani, pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan pasar.

Menurutnya, HKTI memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara.



"Salam petani. Salam petani makmur. Kita berjuang agar petani menuju kemuliaan, kesejahteraan, dan kemakmuran," ujar Gus Irawan dalam sambutannya.

Ia menegaskan, persiapan MUSDA HKTI Sumatera Utara harus dilakukan secara matang dengan melibatkan seluruh DPC Kabupaten/Kota. Karena itu, dirinya mendorong agar 33 DPC HKTI se-Sumatera Utara segera melakukan konsolidasi dan memenuhi persyaratan organisasi, sehingga pelaksanaan MUSDA dapat berjalan dengan baik.

"Persiapan harus dimulai dari sekarang. Panitia juga harus segera dibentuk agar seluruh proses dapat berjalan dan komunikasi dengan pemerintah daerah maupun berbagai pihak terkait dapat dilakukan secara lebih efektif," katanya.

Gus Irawan juga menyampaikan pentingnya memperkuat hubungan antara HKTI dan BGN, terutama dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program tersebut bukan sekadar pemberian makanan, tetapi memiliki tujuan strategis untuk memastikan kecukupan gizi anak-anak sekaligus membuka peluang bagi penguatan ekosistem ekonomi masyarakat, termasuk petani, pelaku UMKM, dan sektor pangan.

"Program ini sangat mulia dan strategis untuk menyiapkan generasi masa depan. Dari sisi HKTI, kita melihat adanya peluang untuk membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan petani dan UMKM," jelasnya.



Ia menilai, sinergi antara HKTI dan BGN dapat diarahkan pada penguatan rantai pasok pangan lokal, sehingga kebutuhan bahan pangan untuk program MBG dapat memberikan manfaat langsung bagi petani dan masyarakat.

"HKTI harus dapat mengambil peran dalam membangun ekosistem tersebut. Petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga harus mendapatkan manfaat ekonomi dari program-program strategis pemerintah," tambahnya.

Dalam rapat tersebut, DPD HKTI Sumut juga membahas rencana pelaksanaan MUSDA yang direncanakan digelar setelah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan waktu dan lokasi yang akan disesuaikan dengan agenda Ketua Umum HKTI Pusat sekaligus Kepala BGN, Sudaryono.

Gus Irawan berharap konsolidasi organisasi dapat terus diperkuat sehingga HKTI Sumatera Utara semakin solid dan mampu berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan pertanian, peningkatan kesejahteraan petani, penguatan ketahanan pangan, serta menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis.

"Yang paling penting adalah konsolidasi. Kita harus bergerak bersama, memperkuat organisasi, dan memastikan HKTI hadir untuk petani serta mendukung program-program strategis pemerintah," pungkasnya.