Rabu, 11 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Ekonomi & Bisnis

Harga Cabai Merah di Sumut Mulai Naik, Masih Jauh di Bawah HET

Liaa - Friday, 30 January 2026 | 08:12 AM

Background
Harga Cabai Merah di Sumut Mulai Naik, Masih Jauh di Bawah HET

Harga cabai merah di Sumatera Utara (Sumut) mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, harga komoditas tersebut masih berada jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan data Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Sumut, Kamis (29/1/2026), harga rata-rata cabai merah di wilayah Sumut berada di kisaran Rp29 ribu per kilogram. Angka ini masih jauh di bawah HET yang ditetapkan sebesar Rp55 ribu per kilogram.

Untuk cabai merah keriting, harga terendah tercatat di Kabupaten Tapanuli Utara sebesar Rp21 ribu per kilogram, disusul Kabupaten Tapanuli Selatan Rp23 ribu per kilogram, dan Kabupaten Nias Rp24 ribu per kilogram. Sementara itu, harga tertinggi berada di Kabupaten Nias Barat yang mencapai Rp45 ribu per kilogram, namun tetap berada di bawah batas HET.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri dan Tertib Niaga Disperindag ESDM Sumut, Charles T. H. Situmorang, menjelaskan bahwa kenaikan harga cabai merah terjadi murni karena mekanisme pasar. Ia menegaskan bahwa kondisi pasokan masih relatif aman dan mencukupi.

Menurutnya, pasokan cabai merah masih berasal dari daerah sentra produksi di Sumut serta dari wilayah Aceh. Dengan kondisi tersebut, harga cabai merah saat ini masih berada sekitar 46 persen di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP).

Di sisi lain, harga cabai rawit hijau justru menunjukkan tren penurunan. Rata-rata harga cabai rawit hijau di Sumut saat ini berada di kisaran Rp48 ribu per kilogram.

Harga terendah tercatat di Kabupaten Langkat, Padang Lawas, dan Samosir, masing-masing sebesar Rp40 ribu per kilogram. Sementara harga tertinggi berada di Kabupaten Nias Selatan yang mencapai Rp80 ribu per kilogram.

Disperindag ESDM Sumut mencatat bahwa harga cabai rawit hijau terus mengalami penurunan sejak Desember 2025. Secara akumulatif, penurunan harga telah mencapai sekitar 29,1 persen dibandingkan periode sebelumnya yang sempat berada di level Rp67 ribu per kilogram.