Graham Hughes: Pria yang Keliling Dunia Tanpa Pesawat
RAU - Sunday, 26 April 2026 | 10:00 PM


Kebanyakan orang ketika ingin keliling dunia akan langsung berpikir: naik pesawat.
Cepat, praktis, dan efisien.
Tapi Graham Hughes memilih jalan yang hampir tidak pernah dipilih orang lain:
tidak terbang sama sekali.
Perjalanan ekstrem lintas negara
Graham Hughes melakukan perjalanan ke hampir semua negara berdaulat di dunia tanpa menggunakan pesawat.
Sebagai gantinya, ia mengandalkan:
•kapal ferry dan kapal laut
•bus antar negara
•mobil
•dan perjalanan darat lintas perbatasan.
Perjalanan ini bukan hitungan minggu atau bulan, tapi bertahun-tahun.
Tantangan terbesar di lapangan
Keliling dunia tanpa pesawat ternyata bukan sekadar soal jarak.
Tantangan nyata yang ia hadapi antara lain:
1. Visa & perbatasan
Setiap negara punya aturan masuk berbeda, dan tidak semuanya mudah dilalui.
2. Jalur transportasi tidak langsung
Banyak wilayah yang tidak memiliki koneksi darat atau laut langsung.
3. Kondisi politik & keamanan
Beberapa negara mengalami konflik atau situasi tidak stabil.
4. Waktu perjalanan sangat panjang
Perjalanan ini memakan waktu sekitar beberapa tahun untuk diselesaikan.
Pencapaian Graham Hughes
Graham Hughes dikenal luas karena klaimnya sebagai salah satu orang pertama yang berhasil mengunjungi hampir semua negara berdaulat di dunia tanpa menggunakan pesawat sama sekali
Ia juga mendokumentasikan perjalanannya melalui film dan proyek dokumenter berjudul The Odyssey Expedition.
Fakta menarik
Ia harus menyesuaikan rute perjalanan berdasarkan akses darat dan laut
Sering kali harus menunggu berhari-hari hanya untuk satu koneksi transportasi
Banyak bagian perjalanan dilakukan dengan perencanaan spontan
Inti prestasi
Graham Hughes menunjukkan bahwa: •dunia bisa dijelajahi tanpa teknologi tercepat
•perjalanan lambat bisa memberi pengalaman lebih dalam
•keterbatasan justru bisa melahirkan kreativitas dalam menjelajah.
Graham Hughes bukan sekadar traveler.
Ia adalah simbol bahwa dunia tidak harus dilalui dengan cara tercepat kadang justru perjalanan paling lambatlah yang paling bermakna.
Next News

Mengapa Kita Mendengarkan Lagu Sedih Saat Hati Sedang Rapuh? Ini Penjelasan Psikologi di Baliknya
7 hours ago

Mengapa Hujan Selalu Membawa Suasana Berbeda? Ini Penjelasan Ilmiah dan Psikologisnya
7 hours ago

Ternyata Suasana di Sekitar Kita Bisa Menentukan Mood Seharian
7 hours ago

Saat Pikiran Lelah: Cara Sederhana Mengembalikan Suasana Hati di Tengah Kesibukan
7 hours ago

Cerita Kecil di Balik Aktivitas Sehari-Hari: Hal Sederhana yang Diam-Diam Memberi Makna Hidup
7 hours ago

Mengapa Makanan Favorit Bisa Membuat Hati Lebih Bahagia? Sains di Balik Kenikmatan Rasa
8 hours ago

Kesehatan Mental Generasi Muda: Masalah yang Sering Diabaikan di Era Modern
8 hours ago

Dari Robot hingga ChatGPT: Revolusi Teknologi yang Mengubah Cara Manusia Bekerja dan Menjalani Hidup
8 hours ago

Sampah Plastik: Kebiasaan Sehari-hari yang Bisa Mengancam Masa Depan Planet Kita
8 hours ago

Dunia Berubah Lebih Cepat dari yang Kita Kira: Tantangan Manusia di Era Perubahan Tanpa Henti
8 hours ago





