Festival Seni dan Budaya Rondang Bulan Sukses Curi Perhatian Masyarakat
RAU - Monday, 25 May 2026 | 02:27 PM


Panyabungan — Alun-alun Taman Kota Panyabungan dipenuhi nuansa budaya pada Sabtu malam saat Festival Seni dan Budaya "Rondang Bulan" resmi digelar. Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Saipullah Nasution dan disaksikan ratusan warga yang antusias memenuhi area kegiatan.
Dalam sambutannya, Saipullah menyampaikan apresiasi kepada panitia karena berhasil menghadirkan festival yang tidak hanya bersifat hiburan, tetapi juga memiliki nilai penting dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah.
Menurutnya, Festival Rondang Bulan menjadi sarana untuk menghidupkan kembali ingatan masyarakat terhadap adat dan tradisi leluhur Mandailing yang mulai tergerus perkembangan zaman.
Ia menegaskan bahwa budaya merupakan identitas yang harus dijaga bersama. Karena itu, generasi muda diharapkan dapat lebih aktif mengenal serta mencintai kesenian dan tradisi daerah sendiri agar tidak hanya terpaku pada budaya luar.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyatakan siap memberikan ruang bagi anak muda yang ingin berkarya di bidang seni dan budaya melalui berbagai bentuk kreativitas, termasuk pertunjukan seni, konten digital, hingga produk ekonomi kreatif berbasis budaya lokal.
Kegiatan festival dibuka dengan penampilan Tari Kreasi Panen Padi yang dibawakan para pelajar SMAN 3 Panyabungan. Tarian tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat Mandailing dalam proses bercocok tanam, mulai dari memanen hingga mengolah padi menjadi beras.
Penampilan para siswa itu sukses menarik perhatian penonton yang memenuhi kawasan alun-alun. Tepuk tangan dan sorakan meriah terdengar sepanjang pertunjukan berlangsung.
Ketua panitia, Dedi Tanjung, menjelaskan bahwa festival ini menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Mandailing Natal kepada masyarakat luas.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar seni dan tradisi daerah semakin dikenal serta tetap terjaga kelestariannya.
Selama acara berlangsung, masyarakat dari berbagai kalangan tampak antusias menyaksikan sejumlah pertunjukan seni yang ditampilkan. Mulai dari musik tradisional Gordang Sambilan, pembacaan pantun khas Mandailing, peragaan busana adat, hingga teater rakyat dengan cerita lokal.
Festival tersebut juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah.
Keberhasilan penyelenggaraan Festival Rondang Bulan tahun ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan seni budaya Mandailing Natal di tengah arus globalisasi.
Next News

Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Pancasila Perkuat Persatuan dan Sinergi untuk Tapsel Bangkit
an hour ago

PCNU Tapsel Dikukuhkan, Bupati Gus Irawan Ajak NU Bersinergi Perangi Narkoba, Judol dan Kemiskinan
an hour ago

11 OPD/UPTD Paluta raih apresiasi, Indeks Inovasi Daerah 2025 berpredikat "Inovatif"
2 hours ago

Pusdalops catat 357 KK terdampak akibat cuaca ekstrem di Kota Medan
5 hours ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Senin 24 Agustus 2026: Mayoritas Diguyur Hujan Ringan
8 hours ago

Pemprov Sumut Siapkan BKK Rp 5–Rp 50 Miliar untuk Program Kampung Kreatif Sumut Berkah
2 days ago

Bupati Tapsel Ajak BKMT Perkuat Peran Agama dan Perangi Narkoba, Rentenir, serta Kemiskinan
2 days ago

KNPI Tapsel Periode 2026–2029 Dilantik, Bupati Gus Irawan Dorong Pemuda Jadi Motor Percepatan Pemulihan Pascabencana
2 days ago

BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat Besok 23 Agustus 2026, Ini Daftar Wilayahnya
a day ago

Pemerintah Benahi DTSEN, Mayoritas Desil 10 Masyarakat Kelas Menengah
2 days ago





