Fakta Mengejutkan Ikan Buntal, Hewan Laut Beracun yang Bisa Mematikan
RAU - Monday, 11 May 2026 | 02:41 PM


Ikan buntal adalah salah satu hewan laut yang terkenal karena kemampuannya menggembungkan tubuh saat merasa terancam. Hewan ini hidup di perairan tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, baik di laut maupun air tawar.
Selain bentuk tubuhnya yang unik, ikan buntal juga dikenal sebagai salah satu hewan paling beracun di dunia karena mengandung racun berbahaya bernama tetrodotoxin.
Kemampuan Unik Menggembungkan Tubuh
Saat berada dalam bahaya, ikan buntal akan menyerap air atau udara ke dalam tubuhnya hingga mengembang seperti balon. Cara ini dilakukan untuk menakuti predator dan membuat tubuhnya sulit dimangsa.
Beberapa spesies bahkan memiliki duri kecil di permukaan tubuhnya yang akan terlihat lebih jelas saat tubuh mengembang.
Racun Mematikan pada Ikan Buntal
Ikan buntal mengandung racun tetrodotoxin yang sangat berbahaya bagi manusia. Racun ini biasanya terdapat pada hati, kulit, dan organ reproduksi ikan.
Tetrodotoxin dapat menyerang sistem saraf dan menyebabkan mati rasa, kelumpuhan, gangguan pernapasan, hingga kematian jika tidak segera ditangani.
Memiliki Gigi Seperti Paruh
Salah satu fakta menarik lainnya adalah ikan buntal memiliki empat gigi yang menyatu menyerupai paruh. Gigi tersebut digunakan untuk menghancurkan cangkang kerang dan makanan keras lainnya.
Karena giginya terus tumbuh, ikan buntal perlu mengunyah benda keras agar ukuran giginya tetap normal.
Menjadi Hidangan Mahal di Jepang
Di Jepang, ikan buntal dikenal dengan nama fugu dan menjadi salah satu makanan mewah. Namun, proses pengolahannya tidak boleh sembarangan.
Hanya koki yang memiliki sertifikat khusus yang diizinkan mengolah ikan buntal agar bagian beracunnya dapat dibuang dengan aman.
Bahaya Keracunan Ikan Buntal
Keracunan ikan buntal biasanya ditandai dengan kesemutan di mulut, mual, muntah, hingga kesulitan bernapas. Gejala dapat muncul dalam waktu singkat setelah mengonsumsi bagian beracun ikan.
Karena belum ada penawar khusus untuk racun tetrodotoxin, penanganan medis harus dilakukan secepat mungkin untuk mengurangi risiko fatal.
Next News

Paprika Bisa Dimakan Mentah atau Dimasak, Mana yang Lebih Baik?
in 6 hours

Kacang Hijau Mengandung Folat, Mengapa Zat Gizi Ini Penting bagi Tubuh?
in 6 hours

Mengapa Kayu Manis Sering Digunakan dalam Makanan Manis dan Gurih?
in 6 hours

Apakah ISPA Bisa Menular melalui Percikan Batuk dan Bersin?
in 6 hours

Keju Bisa Memiliki Lubang, Mikroorganisme Apa yang Berperan?
in 3 hours

Mengapa Telur Bisa Mengapung saat Dimasukkan ke Dalam Air?
in 3 hours

Mengapa Foto dari Kamera Depan Terkadang Terlihat Berbeda dari Pantulan Cermin?
in 3 hours

Bagaimana QR Code Bisa Menyimpan Banyak Informasi dalam Pola Kotak?
in 3 hours

Ikan Buntal Mengembangkan Tubuhnya saat Terancam, Apa Tujuannya?
in 3 hours

Mengapa Koneksi Wi-Fi Bisa Melemah saat Terhalang Dinding?
in an hour





