Selasa, 10 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Durian, Rasa Penuh Misteri?, Ini dia 7 Varietas Asli Indonesia yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner

Nanda - Thursday, 29 January 2026 | 12:00 PM

Background
Durian, Rasa Penuh Misteri?, Ini dia 7 Varietas Asli Indonesia yang Wajib Dicoba Pecinta Kuliner


Siapa yang tidak kenal dengan durian? Buah ini sudah lama menjadi ikon kuliner Indonesia, seringkali dianggap kontroversial oleh yang tak pernah mencicipinya dan diidamkan oleh para pecinta manis. Dari aroma yang menakutkan hingga tekstur yang lembut, durian memukau rasa. Namun, ternyata tidak semua durian itu sama. Di balik "ratu buah" itu, ada beragam varietas asli Indonesia yang memiliki keunikan masing-masing. Berikut ini tujuh durian yang paling populer dan layak kamu tes dari yang paling manis sampai yang paling unik.

1. Durian Musang King: Rasa Manis dan Sedikit Pahit, Lebih Dekat dengan "Nusantara"

Musang King atau sering dipanggil "Durian Raja" sudah terkenal di seluruh Nusantara, bahkan sampai ke luar negeri. Dagingnya berwarna putih keemasan, lembut, dan memiliki rasa yang seimbang antara manis dan sedikit pahit. Biasa disantap saat buah masih muda, ketika teksturnya belum terlalu keras. Di pasar tradisional maupun supermarket premium, Musang King selalu menjadi primadona. Bagi yang baru pertama kali mencoba, rasanya seperti memakan keju, cokelat, dan sedikit karamel sekaligus cinta pada pandangan pertama. Kelebihannya? Rasa yang intens tanpa bau terlalu tajam membuatnya aman dimakan di tempat umum.

2. Durian D24: Aroma Kuat, Kremes, dan Manis Sejati

D24, alias "Durian Kencana", terkenal dengan bau yang cukup kuat namun tidak menekan. Dagingnya berwarna krem dan rasanya sangat manis, sering dianggap "intens" oleh para seniman rasa. Sangat cocok bagi yang suka makanan manis, D24 sering dipakai sebagai bahan dalam kue dan es krim. Musim panennya biasanya pada bulan Juli sampai Agustus, jadi jangan lewatkan kesempatan. Poin bonus: karena teksturnya agak padat, cocok dikombinasikan dengan kopi atau teh hitam untuk sentuhan yang berbeda.

3. Durian Sari Asih: Lokal, Segar, dan Lebih Ringan

Berbeda dengan dua varietas di atas, Sari Asih adalah varian lokal yang banyak dikenal di Jawa Barat. Dagingnya tetap segar dan teksturnya lembut, namun rasa yang keluar lebih ringan dibanding Musang King atau D24. Banyak penjual kaki lima yang menawarkan Sari Asih, biasanya dengan harga lebih terjangkau. Jadi, kalau kamu lagi di Bandung atau sekitarnya, jangan ragu beli satu paku. Rasanya segar seperti mentimun, tapi tetap manis, memberi nuansa "makanan ringan" bagi yang tidak terlalu terbiasa dengan durian.

4. Durian Cempedak: Aroma Kecil, Rasa Lebih Ringan, dan Asam Sepele

Durian Cempedak punya ciri khas yang tak bisa dilepaskan: aroma yang lebih ringan dibanding durian biasa. Cempedak sendiri adalah buah yang mirip durian, tapi durian cempedak menambahkan aroma "cempedak" yang lembut. Dagingnya putih, sedikit asam, dan rasa manis yang tidak terlalu dominan. Cocok bagi kamu yang masih takut dengan bau durian keras namun tetap ingin mencicipi kelezatan buah ini. Selain itu, cempedak sering ditemukan di pasar tradisional dan biasanya cukup murah.

5. Durian Merah: Raritas dan Keanggunan

Durian merah adalah kejuaraan keunikan. Dagingnya berwarna merah muda, memberi tampilan visual yang memesona. Rasanya manis dengan tekstur yang halus, membuatnya menjadi pilihan yang istimewa. Karena tidak sering muncul, durian merah menjadi "bintang" yang sering dicari para pencinta durian. Jika kamu punya kesempatan, jangan lewatkan. Pemberian harganya biasanya lebih tinggi, tapi rasanya sebanding.

6. Durian Kacang: Keras, Padat, dan Rasa Tradisional

Durian Kacang merupakan varietas yang lebih tradisional. Dagingnya lebih padat dan terasa "kacang" atau "biji" dalam setiap gigit. Rasa yang keluar kuat, kaya, dan biasanya menjadi favorit bagi para penikmat durian sejati. Di beberapa daerah, durian ini masih dipanen di ladang tradisional, sehingga sering kali masih bersih dari tambahan rasa kimia atau aditif. Kalau kamu suka sensasi "gigitannya", durian Kacang pasti jadi pilihan.

7. Durian Gantung: Seperti Nama Menunjukkan, Ini Buah yang Terkena di Gantung

Walau belum disebut di daftar awal, durian gantung adalah varian yang patut disebut. Dagingnya berwarna kuning pucat, memiliki rasa yang lebih ringan dibanding durian biasa. Bau lebih halus, jadi lebih mudah diserap oleh pendengar yang belum terbiasa. Durian gantung juga sering dipakai dalam menu dessert, karena teksturnya lembut dan rasanya tidak terlalu kuat.

Tips Cicip Durian Seperti Seorang Foodie

  • Pilih buah yang masih muda. Buah muda punya daging lembut, tidak terlalu keras, dan rasanya lebih manis.
  • Perhatikan aroma. Jika bau terlalu tajam, coba pilih varietas yang lebih ringan seperti Cempedak atau Sari Asih.
  • Gunakan es batu. Beberapa orang suka menurunkan suhu agar rasa lebih seimbang, terutama pada Musang King.
  • Coba bersama kopi atau teh. Kombinasi ini bisa mengurangi rasa pahit dan memberi sensasi baru.
  • Berbagi. Durian memang "rakyat" yang baik bila dibagi. Ajak teman untuk merasakan berbagai varian.

Durian memang lebih dari sekadar buah yang terkenal dengan bau tajam. Ia adalah representasi keberagaman rasa Indonesia yang kaya. Dari Musang King yang manis dan sedikit pahit, hingga Durian Merah yang langka dan cantik, setiap varian menambah warna pada palet kuliner kita. Jadi, kalau kamu berada di Indonesia dan belum mencoba semua varietas ini, segeralah! Setiap gigitannya memberi cerita berbeda, dan pasti bikin lidahmu menari. Selamat mencoba, dan jangan lupa untuk berbagi hasil pencarian rasa kamu di media sosial siapa tahu, kamu bisa menjadi "guru durian" bagi teman-temanmu.