Rabu, 25 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Musik

Deretan Lagu Religi yang Selalu Diputar Ulang Saat Ramadan

Nanda - Thursday, 12 February 2026 | 02:36 AM

Background
Deretan Lagu Religi yang Selalu Diputar Ulang Saat Ramadan

Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana khas yang berbeda dari bulan lainnya. Selain peningkatan aktivitas ibadah, tradisi berbuka puasa, dan sahur bersama, lantunan lagu religi turut menjadi bagian penting yang membangun nuansa spiritual.

Menariknya, ada sejumlah lagu islami yang hampir selalu diputar ulang setiap Ramadan. Baik di televisi, radio, pusat perbelanjaan, hingga platform streaming digital, lagu-lagu ini seakan menjadi "soundtrack wajib" bulan suci.

Berikut deretan lagu religi yang kerap kembali populer saat Ramadan:

1. "Ramadhan Tiba" – Opick

Lagu ini bisa dibilang sebagai anthem Ramadan di Indonesia. Dirilis pada era 2000-an, "Ramadhan Tiba" karya Opick selalu kembali diputar menjelang masuknya bulan puasa. Liriknya yang sederhana tentang sukacita menyambut Ramadan membuat lagu ini mudah diingat lintas generasi.

Opick sendiri dikenal sebagai salah satu penyanyi religi paling konsisten di Indonesia, dengan banyak karya bertema spiritual dan dakwah.



2. "Tombo Ati" – Opick

Masih dari Opick, lagu "Tombo Ati" menjadi salah satu lagu religi paling ikonik di Indonesia. Lagu ini mengangkat pesan tentang lima obat hati dalam ajaran Islam, seperti membaca Al-Qur'an dan memperbanyak dzikir.

Karena pesan spiritualnya kuat, lagu ini sering diputar selama Ramadan, terutama dalam program religi di televisi.

3. "Ramadan" – Maher Zain

Penyanyi asal Swedia-Lebanon, Maher Zain, juga memiliki lagu bertema Ramadan yang sangat populer secara global. Lagu "Ramadan" sering terdengar di berbagai negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

Dengan lirik berbahasa Inggris dan sentuhan musik pop modern, lagu ini menjadi favorit generasi muda Muslim di berbagai belahan dunia.

4. "Deen Assalam" – Sabyan Gambus

Grup Sabyan Gambus sempat mencuri perhatian publik Indonesia lewat lagu "Deen Assalam". Meski bukan khusus tentang Ramadan, lagu ini kerap diputar selama bulan puasa karena pesan damai dan persaudaraan yang kuat.



Aransemen musik gambus modern membuatnya mudah diterima berbagai kalangan.

5. "Marhaban Ya Ramadan" – Haddad Alwi dan Sulis

Lagu ini telah lama menjadi bagian dari tradisi Ramadan di Indonesia. Dirilis sejak era 1990-an, "Marhaban Ya Ramadan" sering digunakan dalam program televisi anak dan acara keagamaan.

Suara khas Sulis saat masih kecil menjadikan lagu ini memiliki nilai nostalgia tersendiri.

6. "Ketika Tangan dan Kaki Berkata" – Chrisye

Meski tidak secara spesifik membahas Ramadan, lagu ini sering diputar dalam suasana bulan suci karena liriknya yang mendalam tentang pertanggungjawaban manusia di akhirat. Lagu ini diciptakan oleh Taufiq Ismail dan menjadi salah satu karya religi paling kuat dalam industri musik Indonesia.

Secara sosiologis, Ramadan adalah momen refleksi dan peningkatan spiritualitas. Musik memiliki peran penting dalam membentuk suasana emosional seseorang. Lagu dengan tema religius membantu memperkuat atmosfer sakral, menenangkan hati, sekaligus membangkitkan semangat beribadah.



Di era digital, fenomena ini juga terlihat dari meningkatnya pemutaran lagu religi di platform streaming setiap Ramadan. Beberapa lagu bahkan kembali masuk ke daftar trending atau playlist khusus Ramadan yang dibuat oleh layanan musik digital.

Selain faktor spiritual, ada pula unsur nostalgia. Banyak orang tumbuh dengan lagu-lagu religi tertentu yang selalu hadir setiap bulan puasa, sehingga secara emosional lagu tersebut melekat sebagai bagian dari memori Ramadan.

Ramadan juga menjadi momentum penting bagi musisi untuk merilis karya bernuansa islami. Setiap tahun, sejumlah penyanyi menghadirkan single religi baru. Namun, menariknya, lagu-lagu lama tetap memiliki tempat istimewa dan terus diputar ulang.

Fenomena ini menunjukkan bahwa lagu religi tidak sekadar hiburan, melainkan bagian dari tradisi budaya dan spiritual masyarakat.

Lagu religi saat Ramadan bukan hanya sekadar musik latar, tetapi menjadi elemen yang memperkuat suasana bulan suci. Dari "Ramadhan Tiba" hingga "Deen Assalam", deretan lagu ini terus diputar ulang karena pesan spiritualnya yang relevan lintas generasi.



Ramadan mungkin datang setahun sekali, tetapi lagu-lagu religi tersebut selalu berhasil menghidupkan kembali nuansa khas bulan penuh berkah.