Dapur Terlihat Bersih tetapi Masih Berbau? Coba Periksa Bagian yang Sering Terlewat
Laila - Monday, 28 September 2026 | 04:15 PM


Dapur yang terlihat bersih belum tentu bebas dari sumber bau tidak sedap. Lantai yang sudah dipel, meja yang rutin dibersihkan, dan peralatan memasak yang tertata rapi terkadang masih menyisakan aroma yang mengganggu.
Bau tersebut bisa berasal dari bagian dapur yang sering luput saat dibersihkan. Salah satunya adalah tempat sampah. Sisa makanan yang tertinggal, terutama bahan yang mudah membusuk, dapat menghasilkan aroma kuat meskipun sampah di dalamnya sudah tidak terlihat banyak.
Saluran pembuangan wastafel juga perlu diperhatikan. Sisa makanan dan lemak dapat menempel di bagian dalam saluran dan lama-kelamaan menimbulkan bau. Jika aliran air mulai melambat sekaligus muncul aroma tidak sedap, bagian ini layak diperiksa.
Spons pencuci piring menjadi sumber lain yang sering terlupakan. Spons yang digunakan berkali-kali dalam kondisi selalu lembap dapat menjadi tempat berkembangnya berbagai mikroorganisme. Membersihkan atau mengganti spons secara rutin dapat membantu menjaga area pencucian tetap lebih higienis.
Bagian bawah dan belakang peralatan dapur juga terkadang menyimpan sisa makanan. Remahan atau cipratan minyak yang jatuh di bawah kompor, kulkas, atau lemari dapur dapat menumpuk tanpa disadari. Ketika bercampur dengan kelembapan dan dibiarkan dalam waktu lama, sisa tersebut bisa menimbulkan bau.
Kulkas juga sebaiknya tidak luput dari pemeriksaan. Makanan yang sudah terlalu lama disimpan, tumpahan minuman, atau bahan makanan yang membusuk dapat menjadi sumber aroma. Membersihkan bagian dalam kulkas secara berkala dan memeriksa isi penyimpanan dapat membantu mengurangi masalah tersebut.
Selain itu, kain lap dapur perlu dicuci secara rutin. Kain yang digunakan untuk mengelap meja, tangan, atau permukaan lain dapat menyimpan kelembapan dan sisa makanan. Jika terus digunakan tanpa dicuci dan dikeringkan dengan baik, kain tersebut justru bisa menjadi sumber bau.
Kabinet dan celah sempit juga perlu diperiksa, terutama jika pernah terjadi tumpahan bahan makanan. Cairan yang masuk ke celah atau sudut yang sulit dijangkau bisa mengering tanpa benar-benar hilang dan kemudian menimbulkan aroma kurang sedap.
Ventilasi dapur juga berpengaruh terhadap kondisi udara. Uap dari kegiatan memasak, minyak, dan berbagai aroma makanan dapat bertahan lebih lama jika sirkulasi udara kurang baik. Membuka jendela atau menggunakan exhaust fan saat memasak dapat membantu mengeluarkan udara dari dalam ruangan.
Jadi, ketika dapur sudah dibersihkan tetapi masih berbau, jangan hanya kembali mengepel lantai atau membersihkan meja. Periksa bagian-bagian yang sering terlewat, seperti saluran wastafel, spons, tempat sampah, kain lap, celah perabot, serta bagian bawah peralatan.
Dengan memperhatikan area-area tersebut secara rutin, dapur tidak hanya terlihat bersih, tetapi juga dapat terasa lebih segar dan nyaman digunakan untuk menyiapkan makanan setiap hari.
Next News

Situationship: Kenapa Hubungan Tanpa Status Semakin Banyak Dibicarakan?
in 7 hours

Menyimpan Uang di Rumah atau Bank, Apa Saja Perbedaannya?
in 5 hours

Seprai Jarang Diganti? Kebiasaan Ini Bisa Memengaruhi Kenyamanan Saat Tidur
in 5 hours

Es Buah Rumahan yang Segar, Cocok Disajikan Saat Cuaca Panas
in 5 hours

Resep Sambal Sederhana dengan Rasa Pedas yang Bikin Makan Makin Lahap
in 5 hours

Kentang Bisa Jadi Camilan Renyah, Begini Cara Membuatnya agar Tidak Mudah Lembek
in 5 hours

Punya Roti Tawar di Rumah? Coba Olah Jadi Menu Sarapan yang Berbeda
7 days ago

Resep Pisang Goreng Renyah di Luar dan Lembut di Dalam, Cocok untuk Teman Ngopi
in 5 hours

Pernah Merasa Ada yang Memperhatikan Saat Sendirian? Ini Beberapa Kemungkinan Penjelasannya
2 hours ago

Pernah Mendengar Suara Padahal Tidak Ada Orang? Jangan Langsung Menyimpulkan
3 hours ago





