Sabtu, 19 September 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Cara Menyimpan Buah agar Tidak Cepat Matang dan Membusuk

Laila - Saturday, 19 September 2026 | 07:57 PM

Background
Cara Menyimpan Buah agar Tidak Cepat Matang dan Membusuk

Jangan Langsung Memasukkan Semua Buah ke Kulkas

Kulkas memang dapat membantu memperlambat proses pematangan pada sejumlah buah, tetapi tidak semua buah cocok langsung disimpan dalam suhu dingin.

Buah yang masih mentah dan memang perlu matang terlebih dahulu dapat dibiarkan pada suhu ruang. Setelah mencapai tingkat kematangan yang diinginkan, sebagian buah dapat dipindahkan ke kulkas untuk memperlambat perubahan kualitasnya.

Jadi, perhatikan kondisi buah sebelum menentukan tempat penyimpanannya.

Pisahkan Buah yang Menghasilkan Banyak Etilen

Beberapa buah menghasilkan gas etilen yang dapat mempercepat proses pematangan buah di sekitarnya. Pisang, apel, alpukat, dan beberapa buah lainnya termasuk yang menghasilkan etilen.

Jika buah-buah tersebut disimpan berdekatan dengan buah yang sensitif terhadap etilen, proses pematangan dapat berlangsung lebih cepat.



Karena itu, memisahkan buah tertentu dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk memperpanjang masa simpannya.

Jangan Mencuci Buah Sebelum Disimpan

Mencuci buah sebelum disimpan memang terlihat praktis. Namun, jika buah masih basah dan langsung dimasukkan ke tempat penyimpanan, kelembapan yang tersisa dapat mempercepat munculnya jamur atau pembusukan.

Jika belum akan dimakan, buah dapat disimpan dalam kondisi kering. Cuci buah ketika akan dikonsumsi dan pastikan buah sudah bersih sebelum dimakan.

Untuk buah yang memang perlu dicuci lebih dahulu karena alasan kebersihan atau penanganan tertentu, pastikan buah dikeringkan dengan baik sebelum disimpan.

Periksa Buah Secara Berkala

Satu buah yang sudah rusak dapat mengganggu buah lain yang berada di dekatnya. Karena itu, periksa kondisi buah secara berkala.



Jika menemukan buah yang sudah terlalu matang, memar, atau mulai membusuk, segera pisahkan dari buah lainnya.

Buah yang masih layak makan tetapi sudah terlalu matang dapat dimanfaatkan untuk jus, smoothies, selai, atau olahan lainnya sehingga tidak langsung terbuang.

Gunakan Wadah yang Sesuai

Buah sebaiknya tidak selalu disimpan dalam wadah tertutup rapat. Jenis buah tertentu membutuhkan sirkulasi udara agar kelembapannya tidak berlebihan.

Gunakan wadah atau kantong penyimpanan yang sesuai dengan jenis buah. Hindari menumpuk buah terlalu banyak karena tekanan dapat menyebabkan bagian tertentu memar dan lebih cepat rusak.

Jangan Menumpuk Buah yang Mudah Memar

Buah dengan tekstur lembut seperti stroberi, persik, atau buah beri lebih mudah rusak jika tertindih. Sebaiknya letakkan buah tersebut dalam wadah yang cukup luas dan tidak terlalu penuh.



Buah yang sudah memar juga sebaiknya segera dikonsumsi karena bagian yang rusak dapat menjadi lebih cepat membusuk.

Kenali Buah yang Cocok Disimpan di Suhu Ruang

Beberapa buah seperti pisang, mangga yang belum matang, alpukat mentah, dan tomat umumnya dapat dibiarkan pada suhu ruang hingga mencapai tingkat kematangan yang diinginkan.

Sementara itu, buah yang sudah matang pada beberapa jenis dapat dimasukkan ke dalam kulkas untuk membantu memperlambat penurunan kualitasnya.

Kebutuhan penyimpanan setiap buah memang berbeda, sehingga tidak ada satu metode yang cocok untuk semuanya.

Simpan Buah Sesuai Kebutuhan

Cara terbaik menjaga buah tetap segar adalah membeli sesuai kebutuhan dan menyimpannya berdasarkan karakter masing-masing.



Pisahkan buah yang menghasilkan banyak etilen, hindari kelembapan berlebihan, perhatikan suhu penyimpanan, dan segera pisahkan buah yang mulai rusak.

Dengan kebiasaan sederhana tersebut, buah dapat bertahan lebih lama dan tidak cepat berakhir di tempat sampah. Selain menjaga kualitas makanan, cara ini juga dapat membantu mengurangi pemborosan dalam rumah tangga.

Tags