Bobby Nasution: Pancasila Jadi Penuntun Sumut Hadapi Tantangan Zaman
Laila - Monday, 01 June 2026 | 08:19 PM


DELISERDANG – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa Pancasila harus terus menjadi pedoman utama dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun kehidupan bermasyarakat, terutama di tengah berbagai tantangan global yang semakin kompleks.
Pernyataan tersebut disampaikan Bobby saat memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Astaka, Jalan William Iskandar, Deliserdang, Senin (1/6/2026).
Dalam kesempatan itu, Bobby mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Pancasila tidak hanya relevan bagi bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi pedoman yang penting dalam menghadapi berbagai dinamika global saat ini.
Pada upacara tersebut, Bobby membacakan pidato Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi. Dalam pidato tersebut ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Yudian menyampaikan bahwa Pancasila telah terbukti menjadi penuntun bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan sepanjang sejarah. Di tengah ketidakpastian dunia, perkembangan teknologi yang pesat, hingga dinamika geopolitik internasional, Indonesia tetap mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Keberhasilan mempertahankan persatuan di negara yang memiliki lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan kelompok etnis dinilai menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai Pancasila masih sangat relevan sebagai fondasi kehidupan berbangsa.
Dalam pidatonya, Yudian juga mengingatkan para menteri, gubernur, bupati, dan wali kota agar setiap kebijakan publik yang dihasilkan senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat serta berlandaskan prinsip keadilan sosial.
Ia menekankan pentingnya memastikan hak-hak seluruh lapisan masyarakat terlindungi, termasuk kelompok yang paling rentan. Selain itu, seluruh elemen pemerintahan juga diharapkan terus memperkuat upaya melawan intoleransi dan radikalisme yang berpotensi mengganggu persatuan dan keharmonisan bangsa.
Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat dan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, TNI, Polri, ASN, serta para pelajar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya, Ketua TP PKK Sumut Kahiyang Ayu, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, serta sejumlah pejabat lainnya.
Melalui peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berharap nilai-nilai persatuan, gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial dapat terus menjadi landasan dalam pembangunan daerah sekaligus memperkuat kontribusi Sumatera Utara bagi kemajuan Indonesia.
Next News

Kabut Asap Mulai Selimuti Sejumlah Wilayah Madina, Sumbernya Masih Belum Diketahui
in an hour

BNPB Catat 15 Kecamatan di Lampung dan Banten Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau
in an hour

Tekuk Australia 2-0, Timnas U20 Indonesia Lolos ke Piala Asia U20 2027
in an hour

Sekolah Terdampak Erupsi Anak Krakatau Diminta Terapkan PJJ, Keselamatan Siswa Jadi Prioritas
in an hour

Bulog Turun Langsung ke Pasar, Pastikan Stok Beras SPHP dan Harga Pangan Tetap Terkendali
15 hours ago

Memasuki perbatasan China, kakek-nenek asal Aceh hadapi pemeriksaan ketat
8 hours ago

Prakiraan Cuaca Besok Minggu 6 September 2026, BMKG Waspadai Hujan Sedang hingga Lebat
10 hours ago

Aktivitas Gunung Sinabung Masih Fluktuatif, Status Tetap Siaga Level III
a day ago

Jajaran Bulog se-Indonesia Turun Serentak ke Pasar, Pastikan Pasokan dan Harga Beras Terkendali
a day ago

Erupsi kembali Terjadi, Status Gunung Anak Krakatau Bertahan di Level Siaga
a day ago





