Benarkah Membaca dalam Cahaya Redup Bisa Merusak Mata? Ini Faktanya
icaa - Sunday, 25 October 2026 | 06:49 PM


Membaca merupakan aktivitas sehari-hari yang membutuhkan kerja sama antara mata dan otak. Namun, kebiasaan membaca di tempat yang minim cahaya kerap menimbulkan kekhawatiran. Banyak orang percaya bahwa membaca dalam kondisi tersebut dapat merusak penglihatan secara permanen. Lantas, apakah anggapan ini benar?
Secara umum, membaca dalam cahaya redup tidak terbukti menyebabkan kerusakan mata permanen pada orang dengan mata sehat. Meski demikian, pencahayaan yang kurang memadai dapat membuat aktivitas membaca terasa lebih melelahkan dan tidak nyaman.
Ketika membaca dalam kondisi gelap atau remang-remang, mata perlu menyesuaikan diri agar tulisan tetap terlihat jelas. Akibatnya, seseorang mungkin mengalami mata lelah, pandangan sementara terasa kabur, sakit kepala, atau kesulitan mempertahankan konsentrasi. Keluhan tersebut biasanya berkurang setelah mata beristirahat.
Jarak membaca juga berpengaruh terhadap kenyamanan mata. Jika buku dipegang terlalu dekat atau tulisan terlalu kecil, mata dapat lebih cepat merasa lelah. Kondisi ini semakin terasa ketika seseorang membaca dalam waktu lama tanpa jeda.
Selain itu, pencahayaan yang terlalu redup dapat membuat seseorang tanpa sadar mendekatkan buku ke wajah atau menyipitkan mata agar tulisan terlihat lebih jelas. Kebiasaan tersebut bukan berarti mata pasti mengalami kerusakan, tetapi dapat menambah ketegangan dan ketidaknyamanan selama membaca.
Agar mata tetap nyaman, gunakan pencahayaan yang cukup dan merata ketika membaca. Pastikan tulisan terlihat jelas, jaga jarak buku yang nyaman, serta beristirahat secara berkala jika membaca dalam waktu lama. Jika menggunakan perangkat digital, sesuaikan tingkat kecerahan layar dengan kondisi ruangan.
Meski membaca dalam cahaya redup umumnya tidak merusak mata secara permanen, keluhan penglihatan yang terus berulang sebaiknya tidak diabaikan. Jika pandangan kabur menetap, mata terasa sakit, atau penglihatan mengalami perubahan mendadak, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan.
Next News

Mitos atau Fakta, Apakah Minum Air Dingin Bisa Menyebabkan Batuk?
in 6 hours

Mengapa Kucing Bisa Menemukan Jalan Pulang dari Jarak Jauh? Ini Kemampuan Alaminya
in 6 hours

Apa yang Terjadi ketika Kita Mengaktifkan Mode Pesawat di Ponsel?
in 6 hours

Mengapa Kita Sering Kehilangan Ide saat Sedang Berusaha Mengingat Sesuatu?
in 6 hours

Kebiasaan Menyimpan Barang yang Tidak Pernah Digunakan, Apa Alasannya?
in 6 hours

Mengapa Sebagian Orang Produktif Bekerja pada Malam Hari? Ini Penjelasannya
in 5 hours

Apa Penyebab Otot Berkedut meski Tubuh Sedang Tidak Bergerak?
in 5 hours

Mengapa Mata Terasa Berat setelah Lama Menatap Layar? Ini Penyebabnya
in 5 hours

Mengapa Kita Bisa Mengalami Cegukan secara Tiba-Tiba? Ini Penyebabnya
in 5 hours

Mengapa Mata Berair saat Menguap? Ini Penjelasannya di Balik Respons Alami Tubuh
in 4 hours





