Jumat, 17 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Apa Efek Keseringan Makan Ikan Asin?

Liaa - Monday, 08 June 2026 | 07:00 PM

Background
Apa Efek Keseringan Makan Ikan Asin?

Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam (natrium) dapat berdampak pada kesehatan, terutama jika berlangsung dalam jangka panjang.

Beberapa efek yang paling umum:

  • Tekanan darah meningkat (hipertensi): Natrium membuat tubuh menahan lebih banyak cairan, sehingga tekanan pada pembuluh darah meningkat.
  • Risiko penyakit jantung dan stroke bertambah: Hipertensi yang berlangsung lama dapat merusak pembuluh darah dan jantung.
  • Membebani ginjal: Ginjal harus bekerja lebih keras untuk mengeluarkan kelebihan natrium. Dalam jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal.
  • Retensi cairan (bengkak): Tangan, kaki, atau wajah bisa tampak lebih bengkak karena tubuh menahan air.
  • Rasa haus berlebihan: Tubuh berusaha menyeimbangkan kadar natrium dengan meningkatkan kebutuhan cairan.
  • Meningkatkan kehilangan kalsium melalui urine: Dalam jangka panjang, hal ini dapat berkontribusi pada penurunan kepadatan tulang pada sebagian orang.
  • Meningkatkan risiko beberapa masalah lambung: Konsumsi garam yang sangat tinggi telah dikaitkan dengan peningkatan risiko gangguan lambung tertentu.

Tanda-tanda bahwa asupan garam mungkin terlalu tinggi antara lain:

  • Sering haus.
  • Perut terasa kembung.
  • Bengkak pada jari atau kaki.
  • Tekanan darah lebih tinggi dari biasanya.
  • Berat badan naik sementara karena penumpukan cairan.

Sebagai gambaran, World Health Organization merekomendasikan konsumsi garam kurang dari 5 gram per hari (sekitar 1 sendok teh garam), yang setara dengan sekitar 2 gram natrium.

Kalau Anda sering makan makanan seperti mi instan, keripik, makanan cepat saji, ikan asin, atau makanan kemasan, saya bisa bantu memperkirakan apakah asupan garam harian Anda sudah berlebihan.