8 Cara Mencegah Kanker yang Didukung Bukti Ilmiah, Mulai dari Pola Makan hingga Berhenti Merokok
RAU - Friday, 18 September 2026 | 01:34 PM


Kanker masih menjadi salah satu penyakit dengan angka kematian tinggi di dunia. Meski tidak semua kasus kanker dapat dicegah, sejumlah kebiasaan sehat terbukti dapat membantu menurunkan risikonya.
Berikut beberapa langkah yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari:
1. Perbanyak makanan bergizi
Konsumsi buah, sayuran, biji-bijian utuh, dan kacang-kacangan dapat menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan. Sayuran seperti brokoli, kubis, dan kembang kol juga dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap beberapa jenis kanker.
2. Pilih minyak nabati
Minyak seperti minyak zaitun dan canola dapat menjadi pilihan dalam memasak. Penggunaan lemak sebaiknya tetap disesuaikan dengan kebutuhan dan pola makan secara keseluruhan.
3. Batasi daging merah dan olahan
Konsumsi daging merah dan daging olahan secara berlebihan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker kolorektal. Pengolahan daging pada suhu sangat tinggi juga perlu diperhatikan.
4. Kurangi pemanis tambahan dan makanan ultra-proses
Makanan ultra-proses umumnya mengandung kadar gula, garam, atau lemak yang tinggi dan serat yang lebih rendah. Membatasi konsumsinya dapat membantu menjaga pola makan tetap seimbang.
5. Gunakan tabir surya
Paparan sinar ultraviolet merupakan salah satu faktor risiko kanker kulit. Menggunakan tabir surya, mengenakan pakaian pelindung, dan menghindari paparan matahari berlebihan dapat membantu melindungi kulit.
6. Batasi konsumsi alkohol
Konsumsi alkohol berkaitan dengan peningkatan risiko beberapa jenis kanker. Karena itu, mengurangi atau menghindari alkohol dapat menjadi salah satu langkah untuk menekan risiko tersebut.
7. Rutin bergerak dan berolahraga
Aktivitas fisik secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa jenis kanker, termasuk kanker payudara dan kanker kolorektal. Pilih aktivitas yang sesuai kemampuan dan lakukan secara konsisten.
8. Berhenti merokok
Merokok merupakan salah satu faktor risiko utama berbagai jenis kanker, terutama kanker paru. Berhenti merokok dapat membantu menurunkan risiko kanker sekaligus memberikan manfaat kesehatan lainnya.
Mencegah kanker bukan berarti seseorang dapat terbebas sepenuhnya dari penyakit tersebut. Namun, menerapkan pola hidup sehat, menghindari faktor risiko, dan melakukan pemeriksaan kesehatan sesuai anjuran dapat membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Next News

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Sabtu 7 November 2026: Mayoritas Diguyur Hujan, 1 Wilayah Berawan
in 6 hours

Risiko Mengonsumsi Makanan Instan Terlalu Sering
in 6 hours

Kenali Gejala Awal Anemia yang Sering Dianggap Sekadar Kelelahan
in 6 hours

Manfaat Vitamin C untuk Kulit dan Sistem Kekebalan Tubuh
in 6 hours

Vitamin D dan Kalsium, Mana yang Lebih Penting untuk Kesehatan Tulang?
in 6 hours

Kekurangan Vitamin B12 Bisa Membuat Tubuh Mudah Lelah, Benarkah?
in 6 hours

Mengapa Lebah Bisa Mengenali Bunga dan Menghasilkan Madu?
in 6 hours

Mengapa Alpukat Disebut sebagai Buah yang Kaya Lemak Sehat?
in 6 hours

Keunikan Buah Sawo yang Memiliki Rasa Manis dan Tekstur Lembut
in 6 hours

Semangka dan Melon, Mana yang Lebih Baik untuk Menjaga Hidrasi?
in 6 hours





