5 Kopi Kekinian yang Meledak Populer di Kafe Gen Z
Nanda - Thursday, 29 January 2026 | 12:00 PM


5 Jenis Minuman Kopi yang Sering Dipesan Gen Z Saat di Coffe Shop
Jika kamu pernah mampir ke coffee shop di kafe-kafe trendy di Jakarta, Bandung, atau Surabaya, pasti pernah denger istilah "kamu ngopi apa?" Ternyata jawabannya sering kali bukan sekadar espresso atau cappuccino. Gen Z, yang dikenal kreatif dan sangat aktif di media sosial, punya selera kopi yang lebih bervariasi dan "Instagrammable". Di sini, kita bakal kulik lima minuman kopi paling hits yang jadi primadona di antara generasi muda ini. Bersiap, jangan lupa catat, dan semoga kamu bisa mencoba yang belum pernah kamu rasa sebelumnya!
1. Cold Brew: Es Kopi dengan Sentuhan "Long, Slow & Smooth"
Cold brew sudah menjadi legenda di kalangan pecinta kopi. Prosesnya simpel tapi memakan waktu lama: biji kopi dihaluskan, dicampur air dingin, lalu disaring selama 12-24 jam. Hasilnya? Kopi dengan rasa lebih ringan, sedikit asam, dan tidak ada rasa pahit yang kuat. Gen Z suka cold brew karena rasa yang lebih fresh dan cocok digabungin dengan susu almond, oat, atau susu kedelai. Banyak barista juga yang menambah gula aren atau syrup vanila, menjadikan minuman ini tidak hanya nikmat, tapi juga visualnya sangat menarik untuk di-sharet di Instagram.
- Rasa yang lembut, hampir tanpa pahit.
- Proses pembuatan yang "slow" memberi kesan artisanal.
- Kombinasi dengan susu nabati menambah nilai "vegan friendly".
- Visual: gelas besar berisi kopi berwarna cokelat gelap dengan lapisan susu di atasnya.
2. Nitro Cold Brew: Kopi "Bubbles" yang Menggemparkan
Berbeda dengan cold brew biasa, nitro cold brew diinfuskan gas nitrogen sehingga menampakkan busa halus yang mirip bir kerak. Proses ini membuat kopi terasa lebih creamy tanpa harus menambahkan susu. Ketika ditaruh di gelas kaca, busa nitrogen menampilkan "tombol" di permukaan, menciptakan tampilan visual yang menakjubkan. Gen Z suka nitro karena bisa merasakan sensasi "drink with a twist" sambil menikmati rasa kopi yang kental.
- Tekstur busa halus, mirip "foam" latte.
- Rasa kopi lebih pekat, tetapi tetap halus.
- Ideal untuk dinikmati di tengah sesi belajar atau kerja.
- Visual: gelas gelap berisi kopi berwarna cokelat dengan lapisan busa putih di atas.
3. Latte Oat: Latte Versi "Vegan" yang Kekinian
Latte adalah klasik, tapi versi oat milk mengubah segalanya. Oat milk memberikan rasa manis alami, hampir seperti susu cokelat, tapi tetap ringan. Kombinasi espresso dengan oat milk menghasilkan minuman yang creamy, tetapi tidak terlalu berat. Banyak barista menambahkan "pump" oat milk sehingga tampak "pudding" di atasnya, menambah daya tarik visual. Gen Z yang peduli pada gaya hidup sehat dan vegan sering memilih latte oat karena rasanya yang menyenangkan tanpa rasa susu sapi.
- Rasa manis alami dari oat.
- Tampilan latte art bisa lebih mudah diatur.
- Low-fat, low-calorie.
- Populer di kalangan "health-conscious" Gen Z.
4. Matcha Latte: Kopi Gaya "Fusion" dengan Sentuhan Jepang
Matcha latte adalah pertemuan kopi dan teh hijau Jepang. Dengan campuran espresso, matcha powder, dan susu, minuman ini menawarkan kombinasi rasa pahit dan manis yang unik. Gen Z yang suka "fusion cuisine" menemukan matcha latte sebagai pilihan yang menarik. Tidak hanya rasanya, tampilan warna hijau pastel yang cerah membuatnya sangat "Instagrammable". Banyak kafe yang menambahkan topping marshmallow atau bubuk matcha ekstra untuk tampilan yang lebih menarik.
- Rasa pahit dari espresso + manis lembut matcha.
- Color: hijau pastel, sangat fotogenik.
- Menawarkan aroma khas teh hijau.
- Cocok untuk segmen "wellness" Gen Z.
5. Espresso Macchiato: Kuat, Tertutup, dan "Meme-Ready"
Macchiato (yang berarti "ditandai" dalam bahasa Italia) biasanya terdiri dari espresso dengan sedikit susu panas. Versi Gen Z memodifikasi sedikit dengan menambahkan "pump" susu oat atau susu almond, sehingga hasilnya lebih creamy tapi tetap kuat. Ini adalah pilihan bagi mereka yang masih ingin merasakan intensitas espresso, tapi dengan sedikit kelembutan susu. Tampilan gelas kecil dengan lapisan susu di atas membuatnya cocok untuk di-share di platform yang lebih fokus pada konten visual, seperti TikTok.
- Rasa espresso yang kuat dengan sentuhan susu.
- Visual: gelas kecil dengan lapisan susu di atas espresso.
- Ideal untuk "quick coffee break".
- Menawarkan rasa yang lebih "serious" dibanding latte.
Mengapa Gen Z Begitu Terobsesi dengan Kopi "Kustom"?
Jadi, kenapa saja Gen Z begitu terpikat dengan minuman kopi yang bervariasi? Pertama, mereka sangat visual dan suka berbagi. Minuman dengan tampilan unik atau "color pop" langsung memancing kamera. Kedua, preferensi rasa semakin beragam. Mereka tidak mau lagi minum kopi yang satu dimensi. Keempat, faktor "keberlanjutan" dan "vegan-friendly" menjadi alasan utama. Banyak dari mereka yang sadar akan dampak lingkungan dan kesehatan. Akhirnya, kopi menjadi "panggung" bagi kreativitas menciptakan rasa baru, menata latte art, atau mengkombinasikan unsur budaya lain.
Jadi, kalau kamu mau meramaikan coffee shop, jangan hanya terpaku pada espresso klasik. Cobalah cold brew, nitro cold brew, latte oat, matcha latte, atau espresso macchiato. Siapa tahu, kamu menemukan minuman favorit baru yang akan jadi "must try" di kalangan teman-temanmu. Selamat ngopi, dan jangan lupa kirim foto—karena di zaman digital ini, minuman itu seharusnya lebih dari sekadar rasa, tapi juga pengalaman visual.
Next News

Olahraga Ringan yang Efektif untuk Usia 40 Tahun ke Atas
12 hours ago

Tak Selalu Harus Mengiyakan, Ini Pentingnya Belajar Mengatakan Tidak
12 hours ago

Di Tengah Hidup Serba Cepat, Slow Living Jadi Pilihan
12 hours ago

Gigi Tetap Kuat, Konsumsi Makanan Kaya Kalsium Ini
12 hours ago

Jarang Diketahui, Ini Manfaat Buah Lontar bagi Kesehatan
13 hours ago

Pisang Baik untuk Kesehatan, Namun Sebagian Orang Perlu Waspada
13 hours ago

Tanpa Ragi! Ini Cara Membuat Donat Empuk dan Lembut di Rumah
13 hours ago

Baik untuk Kulit, Ini 5 Hewan Laut yang Mengandung Kolagen
13 hours ago

Peneliti Temukan Cara Ampuh Berantas Tidur Ngorok, Cukup 90 Menit
13 hours ago

Cara Melembutkan Rambut Kasar dan Mengembang, Praktis Tanpa Ribet
13 hours ago





