Ubi Ungu Memang Sehat, Tapi Konsumsi Berlebihan Bisa Berbahaya
Tata - Saturday, 09 May 2026 | 11:00 AM


Ubi ungu sering menjadi pilihan makanan untuk mengganjal lapar sekaligus memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Namun, konsumsi ubi ungu secara berlebihan ternyata juga dapat menimbulkan sejumlah efek samping bagi tubuh.
Meski dikenal kaya antioksidan dan memiliki banyak manfaat kesehatan, ubi ungu tetap mengandung pati dan karbohidrat dalam jumlah cukup tinggi. Karena itu, konsumsi berlebihan bisa memicu gangguan tertentu.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut beberapa dampak yang dapat muncul jika terlalu banyak mengonsumsi ubi ungu:
1. Menyebabkan gas dan perut kembung
Salah satu efek samping yang cukup sering terjadi adalah gangguan pencernaan seperti perut terasa penuh dan kembung. Kandungan pati dalam ubi ungu dapat memicu rasa tidak nyaman pada sistem pencernaan bila dikonsumsi terlalu banyak.
Selain itu, ubi ungu juga mengandung enzim tertentu yang dapat meningkatkan produksi gas di usus sehingga menyebabkan perut terasa begah dan tidak nyaman.
2. Memengaruhi kadar gula darah
Walau memiliki indeks glikemik lebih rendah dibanding beberapa jenis ubi lainnya, ubi ungu tetap termasuk makanan tinggi karbohidrat.
Jika dikonsumsi dalam jumlah besar, makanan ini dapat memengaruhi kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes atau orang yang sedang menjalani pola makan rendah karbohidrat.
Agar lebih seimbang, ubi ungu sebaiknya dikonsumsi bersama sayuran non-tepung dan sumber protein rendah lemak.
3. Berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan
Ubi ungu termasuk makanan yang cukup tinggi kalori. Konsumsi berlebihan tanpa diimbangi aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.
Cara pengolahan juga perlu diperhatikan. Mengolah ubi ungu dengan cara dipanggang atau direbus dinilai lebih sehat dibanding digoreng agar asupan kalori tetap terkontrol.
4. Dapat memicu peradangan pada sebagian orang
Pada beberapa individu yang sensitif, konsumsi ubi ungu berlebihan dapat memicu reaksi peradangan atau gangguan pencernaan.
Gejalanya bisa berupa nyeri sendi, kram perut, hingga rasa tidak nyaman pada tubuh.
5. Meningkatkan risiko batu ginjal
Ubi ungu mengandung oksalat, yaitu senyawa alami yang dapat meningkatkan risiko pembentukan batu ginjal pada orang tertentu.
Bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal, konsumsi ubi ungu sebaiknya dibatasi dan diimbangi dengan minum air putih yang cukup.
6. Memicu kelebihan kalium pada penderita gangguan ginjal
Kandungan kalium pada ubi ungu memang baik untuk membantu menjaga tekanan darah. Namun, pada penderita gangguan ginjal, konsumsi berlebihan dapat menyebabkan penumpukan kalium dalam darah yang berisiko mengganggu fungsi jantung.
Batas konsumsi ubi ungu per hari
Secara umum, konsumsi ubi ungu sekitar 100–150 gram per hari masih tergolong aman dan sehat. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan serat dan antioksidan tanpa menyebabkan asupan karbohidrat berlebihan.
Selama dikonsumsi dalam jumlah wajar dan dipadukan dengan pola makan seimbang, ubi ungu tetap menjadi makanan bernutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh.
Next News

Kolang-Kaling: Kenyal, Manis, dan Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
in 6 hours

Bunga Telang Bukan Sekadar Cantik, Ini Manfaatnya Saat Dijadikan Teh
in 6 hours

Melati: Antara Wangi Surga, Aroma Mistis, dan Juru Selamat Es Teh Manis
in 6 hours

Perbedaan Kafein Kopi dan Teh: Sama-Sama Bikin Melek, Tapi Efeknya Beda Jauh
in 5 hours

Apakah Biduran Berbahaya? Ini Fakta Medis yang Perlu Kamu Ketahui
in 5 hours

Apakah Tidur Siang Itu Wajib? Ini Penjelasan Ilmiah dan Manfaatnya untuk Tubuh
in 5 hours

Sering Mengantuk: Tanda Tubuh Butuh Istirahat atau Ada Masalah Tersembunyi?
in 5 hours

Tahi Lalat di Punggung: Benarkah Menandakan Banyak Beban Hidup atau Sekadar Mitos?
in 4 hours

Cara Alami Membuat Alis dan Bulu Mata Tebal dengan Perawatan Sederhana
8 hours ago

Karate: Seni Bela Diri yang Bukan Sekadar Pukul dan Tendang, Tapi Disiplin Hidup
in 4 hours





