Tips Menjaga Imunitas Tubuh Agar Tidak Mudah Sakit
Tata - Monday, 02 March 2026 | 09:11 AM


Kita sering baru ingat soal imunitas saat sudah mulai bersin-bersin.
Atau ketika badan terasa meriang dan tenggorokan perih.
Padahal sistem imun bekerja setiap hari — diam-diam, tanpa kita sadari. Ia seperti penjaga malam yang tidak pernah benar-benar tidur.
Menurut World Health Organization, sistem imun adalah jaringan kompleks sel, jaringan, dan organ yang bekerja bersama melawan infeksi. Agar optimal, ia membutuhkan dukungan dari pola hidup yang sehat dan seimbang.
Lalu bagaimana cara menjaganya secara alami dan realistis?
1. Prioritaskan Tidur Berkualitas
Tidur bukan sekadar istirahat, tetapi waktu bagi tubuh memperbaiki diri.
Saat kita tidur:
•Sel imun diproduksi dan diperbaiki.
•Peradangan dalam tubuh diatur ulang.
•Energi dipulihkan.
Kurang tidur kronis terbukti dapat menurunkan respons imun.
Penelitian yang dipublikasikan oleh National Institutes of Health menunjukkan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam lebih rentan mengalami infeksi dibanding mereka yang tidur cukup.
2. Konsumsi Makanan Kaya Nutrisi, Bukan Hanya Kenyang
Imunitas tidak butuh makanan mahal, tapi butuh gizi seimbang.
Beberapa nutrisi penting:
•Vitamin C (jeruk, jambu biji, paprika)
•Vitamin D (paparan sinar matahari pagi, ikan)
•Zinc (kacang-kacangan, biji-bijian, daging)
•Protein (telur, ikan, tempe, ayam)
Menurut Harvard Medical School, pola makan seimbang membantu sistem imun bekerja lebih efektif dibanding mengandalkan satu jenis suplemen saja.
Artinya, variasi lebih penting daripada "superfood" tunggal.
3. Bergerak Rutin, Tapi Tidak Berlebihan
Olahraga moderat meningkatkan sirkulasi sel imun dalam tubuh.
Namun olahraga berlebihan tanpa istirahat justru bisa menekan sistem imun sementara.
Cukup lakukan:
•Jalan cepat 30 menit
•Bersepeda santai
•Yoga ringan
Konsistensi lebih penting daripada intensitas ekstrem.
4. Kelola Stres
Stres berkepanjangan meningkatkan hormon kortisol yang dapat melemahkan respons imun.
Aktivitas sederhana seperti:
•Menulis jurnal
•Dzikir atau meditasi
•Berkebun ringan
•Mengobrol hangat dengan keluarga
bisa membantu menurunkan ketegangan emosional.
Imunitas tidak hanya soal fisik. Ia juga sangat dipengaruhi kondisi mental.
5. Cukupi Asupan Cairan
Air membantu membawa nutrisi ke sel dan membuang racun dari tubuh.
Tubuh yang terhidrasi baik memiliki sirkulasi lebih lancar, termasuk distribusi sel imun.
Tidak harus minum berlebihan. Dengarkan sinyal haus dan jaga warna urine tetap jernih kekuningan.
6. Manfaatkan Sinar Matahari Pagi
Paparan sinar matahari pagi membantu produksi vitamin D yang berperan penting dalam sistem imun.
Cukup 10–15 menit sebelum pukul 9 pagi beberapa kali seminggu.
Vitamin D dikenal membantu modulasi respons imun dan mengurangi risiko infeksi tertentu.
Next News

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, 1.000 Pohon Khas Melayu Ditanam di Bantaran Sungai Deli
in 4 hours

Bagaimana Cara Anjing Laut Bernapas dengan Paru-Paru di Dalam Laut? Ini Penjelasannya
in 4 hours

Benarkah Cabut Gigi Bisa Bikin Buta? Ini Fakta Medis yang Perlu Diketahui
in 4 hours

Sering Dengar Larangan Foto Bertiga? Ini Fakta di Balik Mitos Orang yang Berdiri di Tengah
in 4 hours

Benarkah Sering Minum Obat Bisa Bikin Ginjal Rusak? Ini Faktanya
in 4 hours

Rutin Minum Air Kelapa Muda Bikin Kulit Bayi Putih? Mitos atau Fakta?
in 4 hours

Benarkah Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan Bisa Diseret Nyi Roro Kidul? Mitos atau Fakta?
in 3 hours

Mengenal Radicchio, Sayuran Ungu Kaya Nutrisi dengan Rasa Khas
in 3 hours

Sarapan yang Berminyak, Bolehkah Dikonsumsi Setiap Hari?
in 3 hours

Apakah Nasi Goreng Baik atau Sehat untuk Kesehatan?
in 3 hours





