Tips Memasak Ikan Agar Tidak Amis
Laila - Tuesday, 07 July 2026 | 09:40 AM


Seni Menjinakkan Bau Amis: Panduan Biar Masak Ikan Nggak Berakhir Jadi Tragedi di Dapur
Mari kita jujur-jujuran saja. Masak ikan itu sebenarnya adalah hubungan cinta sekaligus benci bagi banyak orang di Indonesia. Di satu sisi, kita semua tahu kalau ikan itu sumber protein yang luar biasa sehat, bikin pintar kata Bu Susi Pudjiastuti, dan rasanya beuh—apalagi kalau sudah jadi pepes atau ikan bakar bumbu meresap. Tapi di sisi lain, ada satu musuh besar yang sering bikin kita malas duluan sebelum mulai memegang pisau dapur: bau amis.
Bau amis ini adalah pengganggu suasana yang levelnya menyebalkan sekali. Bayangkan, kamu sudah semangat mau masak filet ikan dori atau tongkol balado, eh, ternyata setelah matang baunya malah bikin selera makan hilang. Belum lagi aroma "khas" yang tertinggal di tangan, talenan, sampai seisi dapur yang baunya baru hilang tiga hari kemudian. Kalau sudah begini, rasanya pengin pesan ojek online saja daripada harus berurusan dengan drama dapur.
Tapi tenang, jangan langsung menyerah dan beralih ke telur ceplok terus. Menghilangkan bau amis itu ada seninya, dan nggak sesulit menagih utang ke teman kok. Ada beberapa jurus jitu yang sudah turun-temurun dipraktikkan para master dapur, mulai dari emak kita di rumah sampai chef profesional di restoran bintang lima. Yuk, kita bedah satu per satu biar sesi masak ikan kamu nggak lagi berakhir jadi tragedi.
1. Semuanya Bermula dari Kesegaran (Bukan Janji Manis)
Langkah paling pertama dan paling krusial bukan di dapur, tapi di pasar atau supermarket. Kamu nggak bisa mengharapkan ikan yang sudah "lelah" alias hampir busuk untuk tidak berbau amis. Ikan yang segar itu secara alami nggak bakal bau menyengat yang aneh-aneh. Kalau kamu pegang dagingnya, dia harus kenyal—begitu ditekan langsung balik lagi, nggak "ambles".
Coba intip matanya. Kalau matanya sudah merah atau buram kayak orang kurang tidur semingguan, mending cari yang lain saja. Ikan yang oke punya adalah yang matanya masih bening dan menonjol. Jangan lupakan insangnya; warnanya harus merah segar, bukan cokelat apalagi hitam. Kalau dari hulu alias pemilihan ikannya sudah salah, kamu mau pakai jeruk nipis sekeranjang pun baunya bakal tetap menantang.
2. Ritual Pembersihan yang Paripurna
Setelah dapat ikan yang oke, jangan langsung dilempar ke penggorengan. Ada ritual yang namanya "bersih-bersih". Banyak orang lupa kalau sumber bau amis itu seringnya ngumpet di bagian dalam. Pastikan semua isi perutnya sudah keluar bersih. Jangan sisakan darah yang menempel di tulang punggung ikan; serut pakai kuku atau sikat kecil sampai benar-benar bersih.
Satu lagi tips rahasia: buang bagian selaput hitam di dinding perut ikan (kalau ada). Selaput ini seringkali jadi biang kerok bau lumpur atau amis yang nggak enak. Kalau bagian ini sudah beres, separuh pertempuran sudah kamu menangkan.
3. Kekuatan Asam: Duet Maut Jeruk Nipis dan Garam
Ini adalah combo paling legendaris di jagat persilatan dapur Indonesia. Jeruk nipis atau lemon mengandung asam sitrat yang fungsinya menetralkan trimethylamine, zat kimia penyebab bau amis pada ikan. Caranya gampang banget, tinggal peras jeruk di atas potongan ikan, lalu taburi garam secukupnya.
Tapi ingat, jangan terlalu lama merendam ikan di air jeruk. Cukup 10 sampai 15 menit saja. Kalau kelamaan, asamnya bakal mulai "memasak" protein ikan, bikin tekstur dagingnya jadi lembek dan hancur pas dimasak. Setelah dimarinasi singkat, bilas lagi dengan air mengalir. Kenapa harus dibilas? Biar rasa jeruknya nggak mendominasi rasa bumbu masakan kamu nantinya.
4. Jahe: Sang Penyelamat Aroma
Kalau kamu nggak terlalu suka bau jeruk yang terlalu tajam, jahe adalah pahlawan tanpa tanda jasa yang bisa kamu andalkan. Parutan jahe punya kemampuan luar biasa buat menyerap aroma nggak sedap sekaligus memberikan sensasi hangat pada masakan. Caranya? Balurkan parutan jahe segar ke permukaan ikan. Selain menghilangkan amis, jahe juga bikin rasa ikan jadi lebih "deep" dan kaya. Ini teknik yang sering dipakai di masakan-masakan ala Chinese food biar hasil akhirnya tetap elegan.
5. Susu? Kedengarannya Aneh tapi Manjur
Nah, tips yang satu ini mungkin terdengar agak "high-end" atau bahkan aneh buat sebagian orang. Merendam ikan di dalam susu selama sekitar 20 menit sebelum dimasak bisa menarik keluar zat trimethylamine tadi. Protein dalam susu mengikat senyawa penyebab amis tersebut dan bikin daging ikan jadi luar biasa lembut serta gurih.
Cara ini biasanya sangat efektif buat ikan-ikan yang punya aroma tajam seperti ikan kembung atau tongkol. Setelah direndam, tinggal buang susunya dan keringkan ikan dengan tisu dapur. Kamu bakal kaget lihat betapa "tenang" bau ikan tersebut saat menyentuh wajan panas.
6. Bumbu Aromatik adalah Kunci
Setelah ikan sudah bersih dan dimarinasi, saatnya bermain dengan bumbu saat memasak. Jangan pelit pakai daun salam, serai, lengkuas, dan daun jeruk. Rempah-rempah ini bukan cuma pajangan atau penambah warna saja, tapi mereka berfungsi sebagai deodoran alami yang bikin aroma masakan kamu jadi sangat menggoda selera.
Untuk kamu yang hobi bikin ikan kuah, pastikan airnya benar-benar mendidih sebelum memasukkan ikan. Memasukkan ikan ke air yang masih hangat kuku cuma bakal bikin proteinnya keluar pelan-pelan dan memicu bau amis menguar ke mana-mana. Masukkan ikan saat air "bergelak", lalu jangan terlalu sering diaduk biar ikannya nggak hancur.
7. Urusan Pasca-Memasak
Masalah terakhir: bau amis di tangan. Pernah nggak sih sudah pakai sabun cuci tangan tiga kali tapi baunya masih nempel? Tips receh tapi ampuh adalah dengan menggosokkan telapak tangan ke sendok atau wastafel stainless steel di bawah air mengalir. Logam stainless steel dipercaya bisa membantu menghilangkan molekul bau sulfur dari kulit. Kalau nggak ada, pakai ampas kopi bekas juga oke banget buat scrubbing tangan sekaligus menghilangkan bau.
Masak ikan memang butuh usaha lebih dibanding cuma goreng nugget atau sosis. Tapi percayalah, kalau kamu sudah tahu triknya, rasa puas setelah makan ikan yang segar, gurih, dan nggak amis itu nggak ada tandingannya. Jadi, jangan takut lagi main ke bagian pasar ikan ya! Selamat mencoba dan semoga dapur kamu nggak lagi bau kayak tempat pelelangan ikan!
Next News

Kecerdasan Buatan: Peluang atau Ancaman? Memahami Dampak AI di Era Digital Meta Description
in an hour

5 Langkah Menabung Tanpa Merasa Terbebani, Cara Mudah Membangun Kebiasaan Finansial yang Sehat
in an hour

Rahasia Tidur Nyenyak yang Didukung Penelitian, Cara Efektif Meningkatkan Kualitas Istirahat
in an hour

Liburan Hemat dengan Pengalaman Maksimal, Tips Cerdas Menikmati Perjalanan Tanpa Boros
in an hour

Makanan Sehat yang Wajib Ada di Menu Harian untuk Menjaga Kesehatan Tubuh
in 19 minutes

Cara Memulai Bisnis dari Nol dengan Modal Terbatas, Panduan Praktis untuk Pemula
in 10 minutes

Cara Menjaga Kesehatan Tenggorokan Saat Cuaca Tidak Menentu
12 minutes ago

Jangan Hanya Lihat Tanggal Kedaluwarsa! Kenali Arti Simbol PAO pada Skincare
15 minutes ago

Perlukah Mengganti Skincare Saat Musim Berganti?
19 minutes ago

Mengapa Senyum Bisa Menularkan Energi Positif?
22 minutes ago





