Simpan Telur di Kulkas atau Luar? Fakta yang Harus Anda Tahu
Tata - Tuesday, 03 February 2026 | 02:40 PM


Pendahuluan
Di dapur Indonesia, telur selalu menjadi bintang utama, entah buat rebus, omelette, atau adonan kue. Tapi, ada pertanyaan yang seringkali bikin kepala berputar: "Sebaiknya menyimpan telur di kulkas atau di luar?" Kita semua pernah dihadapkan pada dilema ini. Apakah telur akan bertahan lebih lama di udara sejuk atau di ruangan sejuk? Mari kita telusuri bersama, dengan gaya santai tapi penuh fakta.
Rahasia di Balik Bekas Kulkas dan Pintu Dapur
Jika kita melihat kulkas, biasanya ada rak khusus buat sayuran, lalu ada rak atas yang lebih dingin lagi. Banyak dari kita suka menaruh telur di rak atas, karena di sinilah suhu stabil. Tapi pernah nggak sih kamu memikirkan bahwa suhu di luar ruangan, terutama di pasar tradisional, bisa lebih baik bagi telur? Di banyak daerah di Indonesia, telur disimpan di ruang ganti, biasanya di bawah tutup jendela, cukup sejuk namun tetap terkena cahaya alami. Itu mengapa banyak petani masih menyimpan telur di rumah tanpa kulkas.
Manusia: Bagaimana Cara Kita Memilih
Ketika kita membeli telur di pasar, biasanya telur belum dicuci. Di kebanyakan negara Barat, telur dicuci sebelum dijual. Tapi di Indonesia, banyak telur yang masih mentah, lengkap dengan lapisan pelindung alami yang disebut cuticle. Lapisan ini membantu mencegah bakteri masuk. Jadi, kalau kamu punya telur mentah, ada kemungkinan lebih aman disimpan di luar, asalkan suhu tidak terlalu panas. Namun kalau telur sudah dicuci, kamu harus lebih berhati-hati, karena proses pencucian memang menghilangkan lapisan pelindung dan membuat telur lebih rentan.
Prinsip Fisika dan Kimia: Suhu, Lembab, dan Bakteri
- Suhu: Suhu ideal untuk mengekang pertumbuhan bakteri di dalam telur adalah di bawah 15 derajat Celsius. Kulkas biasanya menyalai sekitar 4 derajat, jadi kalau suhu ruangan naik di atas 20 derajat, telur akan cepat menyusut dan mengembangkan bakteri.
- Lembab: Telur juga suka kelembaban. Di kulkas, kelembaban relatif (RH) biasanya 40-50%, sedangkan di dapur biasa bisa lebih tinggi. Jika kelembaban terlalu tinggi, telur bisa jadi mudah mengembang dan menimbulkan bau. Tetapi, di Indonesia tropis, kelembaban tinggi hampir tidak pernah berubah, jadi itu satu alasan kenapa banyak petani menyimpan telur di ruang ganti.
- Bakteri: Salmonella biasanya masuk lewat retakan pada kulit telur. Jika telur dicuci, lapisan pelindung hilang dan bakteri bisa masuk lebih cepat. Di sinilah pentingnya memegang telur dengan hati-hati dan menaruhnya di tempat yang tidak terkontaminasi.
Perbandingan: Negara Lain dan Praktik Lokal
Di Amerika Serikat, peraturan mengharuskan semua telur dicuci dan disimpan di kulkas. Itu karena mereka menganggap telur rawan terkontaminasi. Di Eropa, banyak negara yang masih menyimpan telur di luar. Jerman misalnya, masih ada petani yang menyimpan telur di kamar mandi yang dingin. Sementara di Australia, banyak petani yang menaruh telur di dalam kotak kayu di ruang ganti. Jadi, sepertinya tidak ada jawaban pasti, hanya kebiasaan dan regulasi setempat.
Tips Sederhana yang Bisa Kamu Terapkan
- Periksa tanggal kedaluwarsa dulu: Kalau telur masih muda, kamu bisa menyimpannya di luar selama kurang lebih 7-10 hari, tapi kalau sudah dekat tanggal kadaluarsa, sebaiknya pakai kulkas.
- Jangan campur satu jenis telur dengan yang lain: Misalnya, telur ayam dengan telur bebek. Perbedaan jenis ini bisa mempercepat pertumbuhan bakteri di satu jenis.
- Gunakan wadah plastik: Simpan telur dalam wadah plastik atau kotak kayu dengan lubang kecil supaya udara bisa masuk, tapi tidak terlalu terbuka.
- Pastikan tidak terkena sinar matahari langsung: Sinar matahari dapat meningkatkan suhu di dalam wadah dan menurunkan umur simpan.
- Jangan meletakkan telur di dekat bahan makanan lain: Kelembaban dan bau dapat menular. Simpan di tempat yang bersih dan terpisah.
Kesimpulan: Pilihanmu Adalah
Setelah menelusuri fakta, statistik, dan kebiasaan lokal, tampaknya tidak ada "satu ukuran cocok semua" untuk menaruh telur. Jika kamu punya kulkas dengan suhu tetap di bawah 5 derajat, itu adalah tempat terbaik bagi telur yang sudah dicuci atau kalau kamu tinggal di daerah dengan suhu luar biasa panas. Namun, kalau kamu membeli telur mentah yang belum dicuci dan tinggal di rumah dengan suhu ruangan tidak terlalu panas, kamu masih bisa menyimpannya di luar, asalkan di tempat yang teduh dan bersih. Intinya, perhatikan kebersihan, suhu, dan kelembaban, lalu pilih yang paling nyaman bagi gaya hidupmu. Selamat mencoba, dan semoga telur tetap segar dan aman dipakai buat semua masakan favoritmu!
Next News

Sosialisasi Beasiswa Garuda 2026 Dimulai 3 Februari, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
18 hours ago

Serbet Minyak? 5 Tips Cuci Mudah dengan Bahan Dapur Sehari
11 hours ago

Lawan Semut Secara Alami: Cara Menjaga Rumah Bersih Tanpa Kimia
12 hours ago

Di Balik Lezatnya Rendang, Tersimpan Filosofi Hidup
a day ago

Lemang Cita Rasa Tradisi yang Dibakar dalam Bambu
12 hours ago

Pandan sebagai Pewangi Alami dan Tanaman Herbal
a day ago

Gula Merah, Si Manis Alami yang Jadi Rahasia Dapur Indonesia
a day ago

TikTok sebagai Ruang Ekspresi Digital Generasi Z
a day ago

Musuh Bebuyutan Wajah Si Jerawat yang Bikin Emosi
a day ago

Bahasa Gaul yang Viral di Tahun 2025-2026 dari "6-7" Sampai Istilah Anak Muda Kekinian
15 hours ago





