Siapa Penemu Password untuk Keamanan Digital?
Liaa - Sunday, 05 April 2026 | 02:00 PM


Awal Mula Password dalam Dunia Komputer
Di era digital saat ini, password atau kata sandi menjadi salah satu bentuk keamanan paling dasar dalam sistem komputer. Hampir semua layanan digital menggunakan password untuk melindungi data pribadi pengguna.
Namun konsep password pada komputer sebenarnya baru muncul sekitar enam dekade lalu.
Sistem password pertama kali diperkenalkan pada awal tahun 1960-an di Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.
Saat itu para ilmuwan sedang mengembangkan sistem komputer besar yang disebut Compatible Time-Sharing System (CTSS).
Pada masa tersebut, komputer bukanlah perangkat pribadi seperti sekarang. Komputer adalah mesin raksasa yang sangat mahal dan digunakan oleh banyak orang secara bergantian.
Oleh karena itu, para peneliti membutuhkan cara untuk memastikan bahwa setiap pengguna hanya dapat mengakses file miliknya sendiri.
Untuk mengatasi masalah tersebut, para ilmuwan di MIT menciptakan sistem akun pengguna yang dilindungi oleh password.
Setiap pengguna diberikan nama akun serta kata sandi yang harus dimasukkan sebelum menggunakan komputer.
Menurut sejarawan teknologi dari MIT, Fernando Corbató, sistem ini dirancang agar pengguna dapat menyimpan file pribadi tanpa dapat diakses oleh orang lain yang menggunakan komputer yang sama.
Compatible Time-Sharing System (CTSS): Cikal Bakal Login Modern
Compatible Time-Sharing System (CTSS) adalah salah satu sistem operasi komputer pertama di dunia yang memungkinkan banyak orang menggunakan satu komputer secara bersamaan melalui terminal yang berbeda.
Konsep ini disebut time-sharing, yaitu sistem di mana komputer membagi waktu pemrosesan kepada beberapa pengguna sekaligus.
Dengan teknologi ini, mahasiswa dan peneliti di MIT dapat menggunakan komputer untuk menulis program, melakukan perhitungan ilmiah, atau menyimpan data penelitian.
Namun sistem ini menimbulkan tantangan baru. Karena banyak pengguna berbagi komputer yang sama, ada risiko seseorang bisa melihat atau mengubah file milik pengguna lain.
Untuk itulah Fernando Corbató, seorang ilmuwan komputer MIT yang kemudian memenangkan Turing Award, mengembangkan sistem login dengan password.
Ketika seseorang ingin menggunakan komputer, mereka harus memasukkan username dan password terlebih dahulu.
Sistem sederhana ini ternyata menjadi fondasi dari hampir semua sistem keamanan komputer modern yang kita gunakan sekarang.
Ironi Sejarah: Password Pertama Justru Berhasil Diretas
Menariknya, sejarah password komputer juga langsung diikuti oleh kasus peretasan pertama.
Pada awal penggunaan CTSS, komputer menyimpan daftar password semua pengguna dalam sebuah file sistem. Suatu hari terjadi kesalahan pada sistem yang menyebabkan file tersebut tidak sengaja tercetak di printer dan dapat dibaca oleh siapa saja.
Akibatnya, banyak pengguna mengetahui password milik orang lain dan dapat mengakses akun yang bukan miliknya.
Insiden ini menjadi salah satu contoh awal bahwa sistem keamanan digital selalu memiliki celah.
Selain itu, beberapa mahasiswa MIT saat itu juga diketahui mencoba mencari cara untuk mengetahui password pengguna lain hanya karena rasa ingin tahu atau eksperimen teknis.
Peristiwa ini menunjukkan bahwa sejak awal perkembangan komputer, masalah keamanan dan peretasan sudah menjadi tantangan yang nyata.
Mengapa Password Tetap Digunakan Hingga Sekarang?
Meskipun teknologi terus berkembang, password tetap menjadi metode keamanan yang paling umum digunakan di dunia digital.
Ada beberapa alasan mengapa sistem ini bertahan begitu lama.
1.Password relatif mudah digunakan. Pengguna hanya perlu mengingat kombinasi huruf, angka, atau simbol untuk mengakses akun mereka.
2.Password dapat diterapkan di hampir semua sistem komputer tanpa memerlukan perangkat tambahan.
Namun para ahli keamanan juga mengingatkan bahwa password memiliki kelemahan besar. Banyak orang menggunakan password yang mudah ditebak seperti tanggal lahir atau kombinasi angka sederhana.
Menurut pakar keamanan siber dari Stanford University, Prof. Dan Boneh, manusia sering menjadi titik paling lemah dalam sistem keamanan digital karena cenderung menggunakan password yang mudah dia ingat, tetapi juga mudah ditebak orang lain.
Masa Depan Password: Apakah Akan Hilang?
Saat ini banyak perusahaan teknologi mulai mengembangkan metode keamanan baru untuk menggantikan password.
Beberapa teknologi yang mulai digunakan antara lain autentikasi biometrik, seperti sidik jari, pengenalan wajah, dan pemindaian iris mata
Selain itu, ada juga sistem two-factor authentication (2FA) yang menambahkan lapisan keamanan tambahan melalui kode verifikasi.
Perusahaan seperti Google, Apple, dan Microsoft juga mulai mengembangkan *teknologi passkeys, yaitu sistem login yang tidak lagi memerlukan password tradisional.
Meskipun demikian, banyak ahli percaya bahwa password kemungkinan masih akan digunakan dalam waktu yang cukup lama karena sudah menjadi standar global dalam dunia komputasi.
Next News

Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu Jaringan Internasional di Aceh Utara
6 hours ago

Yang Unik di Maroko, Sebuah Kota yang Seluruhnya Berwarna Biru
6 hours ago

Mengenal Akupunktur dan Akupresur: Sama-sama Terapi Tradisional, Tetapi Metodenya Berbeda
6 hours ago

5 Kebiasaan "Receh" yang Ternyata Jadi Pabrik Batu Ginjal di Tubuhmu, Yuk Tobat Sebelum Terlambat!
in 6 hours

Jangan Salah Kaprah, Ternyata Susu Kental Manis Itu "Bom Gula" Buat Si Kecil
in 6 hours

5 Golongan Orang yang Sebaiknya Menghindari Sayur Kol, Jangan Sampai Picu Masalah Kesehatan
in 6 hours

Studi Terbaru Ungkap Golongan Darah A Lebih Berisiko Stroke Dini, Benarkah Harus Waspada?
in 6 hours

Rahasia Kenikmatan Jasa Tukang Kusuk: Bukan Cuma Hilangkan Pegal, Tapi Juga Redakan Stres
in 5 hours

Nemo Ternyata Punya Rahasia Mengejutkan: Fakta Ikan Badut yang Tak Seindah Filmnya
in 4 hours

Duh, Ada Benjolan! Ini Penjelasan Medis Kenapa Kista Bisa Muncul di Tubuh
in 4 hours





