Sering Nyeri Sendi? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya
Liaa - Wednesday, 10 June 2026 | 08:20 AM


Nyeri sendi merupakan keluhan yang cukup umum dialami oleh berbagai kalangan, baik usia muda maupun lanjut usia. Kondisi ini ditandai dengan rasa sakit, kaku, bengkak, atau tidak nyaman pada area persendian seperti lutut, pergelangan tangan, bahu, pinggul, atau jari-jari.
Meski terkadang dianggap sepele, nyeri sendi yang terjadi berulang atau berlangsung lama bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang perlu diperhatikan.
Penyebab Nyeri Sendi
1. Penuaan
Seiring bertambahnya usia, tulang rawan yang berfungsi sebagai bantalan sendi dapat mengalami penurunan kualitas sehingga memicu rasa nyeri dan kekakuan.
2. Osteoartritis
Ini merupakan salah satu penyebab nyeri sendi yang paling umum. Osteoartritis terjadi akibat ausnya tulang rawan yang melapisi ujung tulang.
3. Asam Urat
Kadar asam urat yang tinggi dapat membentuk kristal di persendian dan menyebabkan nyeri hebat, terutama pada jempol kaki, lutut, atau pergelangan kaki.
4. Rheumatoid Arthritis
Penyakit autoimun ini menyebabkan sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan sendi sehingga menimbulkan peradangan dan nyeri.
5. Cedera
Cedera akibat olahraga, kecelakaan, atau aktivitas fisik berlebihan dapat menyebabkan nyeri pada sendi yang terdampak.
6. Kelebihan Berat Badan
Berat badan berlebih memberikan tekanan tambahan pada sendi, terutama lutut, pinggul, dan pergelangan kaki.
Gejala yang Perlu Diwaspadai
- Nyeri yang berlangsung terus-menerus.
- Sendi terasa kaku terutama saat bangun tidur.
- Pembengkakan pada area sendi.
- Kemerahan dan terasa hangat saat disentuh.
- Sulit menggerakkan sendi.
- Nyeri yang semakin parah saat beraktivitas.
Cara Membantu Meredakan Nyeri Sendi
1. Menjaga Berat Badan Ideal
Mengurangi berat badan berlebih dapat membantu mengurangi tekanan pada sendi.
2. Berolahraga Secara Teratur
Aktivitas ringan seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda dapat membantu menjaga kelenturan sendi dan memperkuat otot penyangga.
3. Konsumsi Makanan Bergizi
Perbanyak konsumsi ikan berlemak, sayuran hijau, buah-buahan, kacang-kacangan, dan makanan yang mengandung omega-3.
4. Kompres Hangat atau Dingin
Kompres hangat dapat membantu mengurangi kekakuan, sedangkan kompres dingin dapat meredakan pembengkakan dan peradangan.
5. Istirahat yang Cukup
Memberikan waktu istirahat pada sendi yang nyeri dapat membantu proses pemulihan.
Kapan Harus ke Dokter?
Segera periksakan diri jika:
- Nyeri sendi berlangsung lebih dari beberapa minggu.
- Sendi mengalami pembengkakan yang signifikan.
- Sulit berjalan atau melakukan aktivitas sehari-hari.
- Disertai demam atau penurunan berat badan tanpa sebab jelas.
- Nyeri muncul secara tiba-tiba dan sangat hebat.
Nyeri sendi dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penuaan, cedera, hingga penyakit tertentu seperti asam urat dan artritis. Menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, serta memperhatikan berat badan dapat membantu menjaga kesehatan sendi. Jika nyeri berlangsung lama atau semakin parah, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.
Next News

Buah Kiwano, Buah Bertanduk Unik yang Kaya Nutrisi
6 hours ago

Mengenal Buah Rambai, Buah Tropis yang Manis dan Mulai Jarang Ditemukan
6 hours ago

7 Tradisi Paling Unik di Dunia yang Masih Dilestarikan Hingga Kini
6 hours ago

5 Bahasa Paling Unik di Dunia, Ada yang Hanya Menggunakan Siulan!
6 hours ago

Kenapa Sariawan Bisa Muncul? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari
6 hours ago

Sensasi Seblak Jamur, Perpaduan Pedas Gurih yang Menggugah Selera
6 hours ago

Tempe Mendoan, Kuliner Khas Banyumas yang Renyah di Luar dan Lembut di Dalam
7 hours ago

Sebenarnya Berapa Kali Beras Perlu Dicuci? Ini Penjelasan yang Benar
7 hours ago

Biji Labu, Inilah Kandungan Nutrisi dan Manfaatnya
8 hours ago

Manfaat Biji Teratai yang Jarang Diketahui, Kecil Namun Kaya Nutrisi
8 hours ago





