Sering Makan Sambil Berdiri? Ketahui Dampaknya bagi Tubuh
Liaa - Thursday, 11 June 2026 | 12:00 PM


Pernahkah Anda mendengar larangan makan sambil berdiri? Sebagian orang percaya bahwa kebiasaan ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan atau membuat makanan tidak tercerna dengan baik. Namun, apakah anggapan tersebut benar?
Jawabannya adalah mitos, tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Secara medis, makan sambil berdiri tidak secara langsung menyebabkan gangguan kesehatan pada orang yang sehat. Sistem pencernaan manusia tetap dapat bekerja dengan baik, baik saat seseorang makan dalam posisi duduk maupun berdiri. Makanan yang masuk ke dalam tubuh akan tetap diproses melalui saluran pencernaan sebagaimana mestinya.
Namun, makan sambil berdiri sering kali membuat seseorang makan lebih cepat dan kurang fokus pada jumlah makanan yang dikonsumsi. Akibatnya, makanan tidak dikunyah dengan optimal dan rasa kenyang menjadi lebih sulit dikenali. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko makan berlebihan atau munculnya rasa tidak nyaman pada perut.
Pada beberapa orang yang memiliki masalah pencernaan, seperti penyakit asam lambung atau gangguan lambung tertentu, makan dengan terburu-buru saat berdiri bisa memicu gejala seperti kembung, begah, atau rasa tidak nyaman setelah makan. Meski demikian, penyebab utamanya bukan posisi berdirinya, melainkan cara makan yang kurang tenang dan terlalu cepat.
Sebaliknya, makan sambil duduk cenderung membuat seseorang lebih rileks, fokus menikmati makanan, serta mengunyah dengan lebih baik. Karena itu, banyak ahli kesehatan menyarankan untuk makan dalam posisi duduk agar proses makan menjadi lebih nyaman dan terkontrol.
Jadi, anggapan bahwa makan sambil berdiri selalu berbahaya adalah mitos. Namun, jika dilakukan terlalu sering dan disertai kebiasaan makan terburu-buru, hal ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada sistem pencernaan.
Kesimpulannya, makan sambil berdiri tidak secara langsung membahayakan kesehatan. Meski begitu, makan sambil duduk tetap menjadi pilihan yang lebih baik karena membantu tubuh lebih rileks dan membuat proses makan menjadi lebih nyaman serta terkontrol.
Next News

Mengapa Pakaian Berwarna Hitam Lebih Cepat Terasa Panas di Bawah Matahari?
in 3 hours

Mengapa Suara Hujan Membuat Sebagian Orang Lebih Mudah Tidur?
in 3 hours

Mengapa Kita Merasa Lebih Produktif Saat Mendekati Tenggat Waktu?
in 3 hours

Terlalu Lama Menggunakan Earphone, Apa yang Perlu Diperhatikan?
in 2 hours

Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan Berat, Mana yang Lebih Baik?
in 2 hours

Bangun Tidur dengan Leher Kaku, Apakah Posisi Tidur Menjadi Penyebabnya?
in 2 hours

Mitos atau Fakta, Air Kelapa Bisa Menggantikan Cairan Elektrolit Setelah Olahraga?
10 hours ago

Mitos atau Fakta, Rambut yang Sering Dipotong Bisa Tumbuh Lebih Tebal?
in an hour

Warna Krim Kue Ulang Tahun Bisa Beragam, Bagaimana Pewarna Makanan Bekerja?
2 hours ago

Alpukat Terasa Mengenyangkan, Begini Peran Serat dan Lemak di Dalamnya
2 hours ago





