Satgas Pangan Awasi Harga Sembako Jelang HBKN 2026 di Padang Lawas Utara, Beras dan Bawang Putih Masih di Atas HET
Liaa - Saturday, 28 February 2026 | 08:21 AM


Padang Lawas Utara — Satuan Tugas Sapu Bersih Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan meningkatkan pengawasan terhadap harga serta ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026 di Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara.
Kegiatan pengawasan melibatkan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bangun Parlaungan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ridi AP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, perwakilan Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, serta unsur Polres Tapanuli Selatan.
Berdasarkan hasil pemantauan lapangan, tim menemukan sejumlah komoditas pangan masih dijual di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) maupun Harga Acuan Penjualan (HAP), terutama beras medium dan bawang putih.
Harga beras medium tercatat sekitar Rp14.200 per kilogram. Kenaikan harga tersebut diduga dipengaruhi panjangnya jalur distribusi. Gabah hasil panen petani lokal harus dikirim terlebih dahulu ke pabrik penggilingan di Tebing Tinggi sebelum kembali dipasarkan ke wilayah Padang Lawas Utara dalam bentuk beras konsumsi.
Kondisi ini terjadi akibat keterbatasan fasilitas penggilingan padi di daerah setempat.
Sementara itu, harga minyak goreng subsidi Minyakita relatif stabil, berada pada kisaran Rp15.500 hingga Rp15.700 per liter bagi pedagang pengecer yang telah terdaftar dalam aplikasi Simirah. Meski demikian, sejumlah pedagang mengaku pasokan masih terbatas.
Hasil inspeksi di beberapa toko grosir menunjukkan stok Minyakita belum mampu memenuhi tingginya permintaan masyarakat. Salah satu distributor bahkan hanya menerima sekitar 100 kardus setiap dua pekan, sementara kebutuhan konsumen dapat menghabiskan jumlah tersebut dalam waktu tiga hari.
Di sisi lain, pemantauan di Pasar Gunungtua memperlihatkan harga daging sapi masih stabil dengan ketersediaan stok yang mencukupi. Harga daging ayam ras tercatat Rp38.000 per kilogram, daging sapi Rp120.000 hingga Rp130.000 per kilogram, telur ayam ras Rp28.000 per kilogram, cabai merah keriting Rp25.000 per kilogram, cabai rawit Rp30.000–Rp35.000 per kilogram, serta bawang merah dan bawang putih berkisar Rp35.000–Rp36.500 per kilogram.
Sebagian besar komoditas hortikultura yang diperdagangkan di pasar tersebut dipasok dari wilayah Siborongborong.
Satgas Pangan menegaskan pengawasan akan terus dilakukan secara intensif hingga periode HBKN 2026 berakhir. Pemerintah daerah juga mendorong penambahan mitra Rumah Pangan Kita (RPK) melalui BULOG guna memperlancar distribusi beras dan Minyakita di wilayah Padang Lawas Utara.
Next News

Tapanuli Selatan Raih Juara II Nasional Penanggulangan Kemiskinan dan Stunting di Tengah Pemulihan Pascabencana
10 hours ago

Tapsel Raih Juara II Penurunan Kemiskinan dan Stunting, Bukti Kinerja Terpadu Pemerintah Daerah
6 hours ago

Pemko Medan Raih National Governance Award 2026
8 hours ago

Wadirut Bulog pastikan ketersediaan Minyakita di pasar Medan aman
a day ago

Dilepas Bupati, Calhaj Kloter 4 Menuju KNIA, Jemaah Batubara Terima Uang Saku
a day ago

Menuju Energi Baru! Bobibos Jalani Uji Laboratorium Resmi dari Ditjen Migas
a day ago

Kabar Baik! Jalan Rusak Jembatan Merah–Simpang Gambir Diperbaiki, Anggaran Capai Rp36,5 Miliar
a day ago

Sabuk Kamtibmas Dideklarasikan, Wakapolda Sumut Perkuat Sinergi Jaga Keamanan Daerah
2 days ago

110 Calon Haji Pematang Siantar Berangkat ke Tanah Suci, Termuda 28 Tahun dan Tertua 83 Tahun
2 days ago

Usulan Penegerian 5 Madrasah di Padang Lawas Diajukan ke Kementerian Agama
2 days ago





