Selasa, 24 Februari 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Resep Puding Caramel Viral ala Japanese Purin, Lembut dan Anti Gagal

Tata - Sunday, 22 February 2026 | 11:30 AM

Background
Resep Puding Caramel Viral ala Japanese Purin, Lembut dan Anti Gagal

Resep Puding Caramel Viral: Manis, Lembut, dan Rahasia Biar Nggak Gagal

Pernah nggak sih kalian lagi asik scrolling TikTok atau Instagram, terus tiba-tiba lewat video puding yang teksturnya goyang-goyang lucu alias jiggly banget? Biasanya, puding ini disiram saus cokelat keemasan yang mengkilap, dan pas dipotong pakai sendok, teksturnya kelihatan selembut sutra. Yup, itu dia Puding Caramel atau yang sering disebut Japanese Purin yang belakangan ini lagi viral banget di jagat maya.

Jujurly, melihat tampilannya saja sudah bikin air liur mau menetes. Rasanya tuh kayak perpaduan antara manis yang elegan, creamy yang sopan di lidah, dan sedikit sensasi pahit-manis dari karamelnya yang bikin nagih. Masalahnya, kalau beli di kafe hits, harganya kadang bikin dompet menjerit untuk ukuran dessert mungil. Padahal, kalau tahu triknya, bikin sendiri di rumah itu nggak sesulit yang dibayangkan, lho. Nggak perlu alat canggih atau bahan yang aneh-aneh, cukup modal kesabaran dan kasih sayang aja, cie gitu.

Kenapa Sih Puding Ini Bisa Viral Banget?

Mungkin kalian bertanya-tanya, apa sih bedanya sama puding instan yang tinggal cemplung terus rebus? Beda banget, kawan! Puding caramel viral ini punya karakteristik "melt in your mouth" alias lumer di mulut. Rahasianya ada pada komposisi telur dan susu yang pas, serta teknik memasak yang perlahan. Teksturnya bukan yang kenyal-kenyal membal kayak jelly bungkusan, tapi lebih ke arah custard yang padat tapi lembut luar biasa.

Selain itu, estetika visualnya emang juara. Warna kuning pucat dari pudingnya kontras banget sama cairan karamel yang warnanya amber kecokelatan. Sangat Instagrammable, atau kalau kata anak zaman sekarang, "aesthetic parah." Nggak heran kalau banyak orang berlomba-lomba bikin konten pas lagi membalikkan puding ini dari cetakan ke piring. Momen "plung" dan goyang-goyangnya itu emang satisfying banget buat ditonton.

Bahan-Bahan Sederhana yang Wajib Ada

Sebelum kita masuk ke dapur, pastiin dulu bahan-bahannya sudah siap. Kabar baiknya, semua bahan ini kemungkinan besar sudah ada di kulkas atau dapur kalian. Berikut list-nya:



  • Bahan Karamel: 5-6 sendok makan gula pasir dan 2 sendok makan air putih. Cuma itu? Iya, sesimpel itu.
  • Bahan Puding (Custard): 400 ml susu cair full cream (pilih yang kualitasnya oke biar makin creamy), 2 butir telur utuh plus 2 kuning telur (biar teksturnya makin rich), 4-5 sendok makan gula pasir (sesuaikan tingkat kemanisan), dan 1 sendok teh ekstrak vanila supaya nggak amis telur.

Sedikit tips dari saya, kalau mau hasil yang premium, pakailah vanilla extract beneran, bukan yang essen kimiawi yang aromanya nyegrak banget. Tapi kalau emang nggak ada, ya pakai yang ada aja dulu, jangan dipaksain sampai harus ngutang ke tetangga ya.

Langkah-Langkah Membuatnya (Hati-Hati, Jangan Sampai Gosong!)

Membuat puding ini adalah soal manajemen emosi. Kenapa? Karena bagian paling krusial adalah saat bikin karamel. Masukkan gula dan air ke panci kecil, masak dengan api kecil. Ingat, JANGAN DIADUK. Cukup goyang-goyangkan pancinya perlahan. Kalau kalian aduk-aduk pakai sendok, nanti gulanya kristalisasi dan gagal jadi cairan karamel yang smooth. Tunggu sampai warnanya berubah jadi cokelat keemasan. Begitu warnanya sudah pas, segera tuang ke dasar cetakan puding. Jangan kelamaan, karena karamel cepat sekali gosong dan kalau gosong rasanya bakal pahit banget kayak janji mantan.

Lanjut ke bagian puding. Kocok telur dan gula pakai whisk secara perlahan. Jangan dikocok sampai berbusa heboh ya, kita nggak mau bikin omelet atau bolu. Cukup sampai gulanya larut saja. Di panci lain, hangatkan susu (jangan sampai mendidih, cukup sampai ada uapnya aja). Tuangkan susu hangat ini ke adonan telur sedikit demi sedikit sambil terus diaduk. Teknik ini namanya tempering, tujuannya supaya telurnya nggak kaget dan malah matang jadi telur orak-arik di dalam susu.

Nah, ini nih rahasia paling penting: WAJIB DISARING. Saring adonan minimal 2 sampai 3 kali. Langkah ini buat memastikan nggak ada gumpalan telur atau buih-buih udara yang ikut masuk. Hasilnya? Puding yang mulus tanpa lubang-lubang kecil kayak pori-pori yang lagi breakout.

Proses Mengukus yang Menentukan Hasil Akhir

Setelah adonan dituang ke cetakan yang sudah berisi karamel tadi, tutup cetakan dengan aluminium foil biar nggak ada tetesan air yang jatuh ke pudingnya. Kita bakal pakai teknik kukus, tapi apinya harus benar-benar kecil. Kalau apinya kegedean, pudingnya bakal mendidih di dalam dan teksturnya jadi kasar serta berlubang. Kukus sekitar 20-30 menit sampai bagian tengahnya sedikit set tapi masih agak goyang pas disentuh.



Setelah matang, jangan langsung dimakan ya. Sabar dulu. Biarkan dingin di suhu ruang, baru masukkan ke dalam kulkas minimal 4 jam atau lebih bagus lagi semalaman. Puding caramel itu paling enak dimakan dalam kondisi dingin, rasanya jadi makin keluar dan teksturnya jadi makin stabil.

Opini Pribadi: Kenapa Kamu Harus Coba Bikin?

Menurut observasi saya yang suka jajan, bikin puding ini sebenarnya adalah bentuk terapi. Ada kepuasan tersendiri pas kita berhasil bikin karamel yang warnanya pas, atau pas kita pelan-pelan menyaring adonan susu. Ini tuh dessert yang jujur. Bahannya nggak neko-neko, tapi rasanya mewah banget. Apalagi kalau kamu sajikan buat orang spesial atau keluarga, mereka pasti nggak bakal percaya kalau ini buatan rumahan dan bukan hasil beli di toko roti mahal.

Kadang kita butuh sesuatu yang manis buat mendinginkan kepala setelah seharian kerja atau kuliah. Dan puding caramel ini adalah jawaban yang paling pas. Teksturnya yang lumer di mulut seolah-olah menghapus semua beban pikiran sejenak. Manisnya pas, nggak bikin enek, dan ada hint rasa smoky dari karamelnya yang memberikan dimensi rasa yang unik.

Kesimpulan

Jadi, tunggu apalagi? Resep puding caramel viral ini sudah siap kalian eksekusi di dapur masing-masing. Nggak usah takut gagal, karena kegagalan paling mentok biasanya cuma di karamel yang agak pahit atau tekstur yang kurang mulus. Namanya juga belajar, kan? Tapi kalau kalian ikuti langkah-langkah di atas—terutama bagian menyaring adonan dan pakai api kecil saat mengukus—saya jamin hasilnya bakal memuaskan dan bikin kalian ketagihan bikin lagi.

Siapkan bahan-bahannya sekarang, putar lagu favorit kalian, dan selamat berkreasi di dapur. Jangan lupa buat dokumentasikan momen pas pudingnya tumpah cantik ke piring, ya! Selamat mencoba!