Pemko Gunungsitoli Bangun Mal Pelayanan Publik, Target Beroperasi 2028
Laila - Friday, 07 August 2026 | 03:08 PM


Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli resmi memulai pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Jalan Kartini II, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli. Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli, sebagai langkah awal menghadirkan pusat pelayanan publik yang lebih modern dan terpadu.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Gunungsitoli, Dasma E Telaumbanua, mengatakan pembangunan MPP menjadi salah satu program prioritas pemerintah daerah yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2026–2030.
Menurutnya, keberadaan MPP diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui sistem yang lebih cepat, mudah, transparan, dan terintegrasi. Masyarakat nantinya dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan dalam satu tempat tanpa harus berpindah-pindah lokasi.
"Direncanakan sekitar 30 jenis layanan publik akan dipusatkan di MPP, mulai dari administrasi kependudukan, perizinan usaha, pembayaran pajak, layanan keimigrasian, hingga berbagai layanan publik lainnya," ujar Dasma.
Pembangunan gedung MPP ditargetkan selesai dan mulai beroperasi pada 2028. Tahap awal pembangunan gedung dilaksanakan pada 2026, kemudian dilanjutkan dengan tahap berikutnya pada 2027 hingga seluruh fasilitas siap digunakan.
Wali Kota Gunungsitoli menegaskan bahwa pembangunan MPP merupakan bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat. Melalui konsep pelayanan terpadu, berbagai layanan dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, BUMN, BUMD, serta lembaga pelayanan lainnya akan disatukan dalam satu gedung.
Dengan adanya MPP, masyarakat diharapkan lebih mudah mengurus berbagai kebutuhan administrasi maupun perizinan karena seluruh layanan tersedia dalam satu lokasi yang lebih nyaman dan efisien.
Wali Kota juga meminta agar proses pembangunan dilakukan secara profesional dengan memperhatikan kualitas bangunan, keselamatan kerja, ketepatan waktu, serta prinsip transparansi dan akuntabilitas. Pembangunan fisik tersebut dikerjakan oleh CV. Novita Rensa NR dengan pengawasan dari CV. Gowwe Konsultant.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Gunungsitoli, Eka Kurniawan Harefa, menjelaskan bahwa desain MPP mengusung konsep arsitektur modern minimalis yang dipadukan dengan ornamen khas rumah adat Nias.
Gedung MPP akan berdiri di atas lahan seluas 2.673,84 meter persegi dengan bangunan dua lantai. Di dalamnya akan tersedia berbagai gerai pelayanan yang ditempati oleh perangkat daerah, instansi pemerintah, BUMN, BUMD, serta lembaga pelayanan lainnya.
Pembangunan MPP juga menjadi bagian dari komitmen Pemko Gunungsitoli dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sebelumnya, Kota Gunungsitoli berhasil meraih Indeks Pelayanan Publik (IPP) sebesar 4,39 dengan predikat A pada 2024 berdasarkan hasil evaluasi Kementerian PAN-RB.
Capaian tersebut menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah daerah menilai keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen seluruh jajaran pemerintahan dalam membangun budaya kerja yang akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Dengan hadirnya Mal Pelayanan Publik, Pemko Gunungsitoli berharap masyarakat dapat menikmati pelayanan pemerintahan yang semakin modern, mudah diakses, dan berkualitas.
Next News

7 Agustus 1945: Pembentukan PPKI, Langkah Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia
5 hours ago

5 Kesalahan Sehari-hari yang Membuat Anda Mudah Stres Tanpa Disadari
5 hours ago

Psikolog Mengungkap 7 Cara Sederhana agar Hidup Lebih Bahagia
6 hours ago

Cara Melatih Otak agar Tetap Fokus di Era Distraksi
6 hours ago

Mengapa Orang yang Terlihat Kuat Justru Rentan Burnout?
6 hours ago

Makeup untuk Kulit Berminyak agar Tidak Mudah Luntur
in 2 hours

Undertone vs Skin Tone, Apa Bedanya?
in 2 hours

Warna Lipstik yang Cocok Berdasarkan Undertone
in 2 hours

Cara Mengetahui Undertone Kulit dengan Mudah
in 2 hours

Pentingnya Me Time bagi Kesehatan Mental
in 2 hours





