Kamis, 1 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Regional & Nasional

Panen Perdana Pokdakan Panindoan, 450 Kilogram Lele Dipanen dari Enam Kolam Bundar

Laila - Wednesday, 30 September 2026 | 12:17 PM

Background
Panen Perdana Pokdakan Panindoan, 450 Kilogram Lele Dipanen dari Enam Kolam Bundar

TAPANULI SELATAN – Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Panindoan Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), melaksanakan panen perdana ikan lele, Selasa (29/9/2026).

Panen tersebut merupakan hasil budidaya dari bantuan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan melalui Dinas Perikanan yang diberikan pada 16 Juli 2026. Bantuan itu berupa 10 unit kolam bundar, sekitar 10 ribu benih ikan lele serta pakan.

Kepala Dinas Perikanan Tapsel Syaiful AP Nasution mengatakan, panen dilakukan sekitar dua setengah bulan setelah benih ditebar. Dari enam kolam yang dipanen, diperoleh sekitar 450 kilogram ikan lele.

Sementara itu, sebagian ikan lainnya masih dalam tahap penyortiran dan pembesaran sehingga belum seluruh kolam dipanen.

Syaiful mengatakan hasil panen perdana tersebut menjadi langkah awal yang perlu dikembangkan secara berkelanjutan oleh anggota Pokdakan Panindoan. Ia juga mengingatkan pentingnya melakukan sortasi ikan secara berkala, sekitar dua hingga tiga minggu sekali.



Sortasi dilakukan untuk memisahkan ikan berdasarkan ukuran agar pertumbuhannya lebih seragam. Langkah tersebut juga diperlukan untuk mengurangi risiko kanibalisme yang dapat terjadi pada ikan lele.

Selain penyortiran, pengelolaan kualitas dan penggantian air kolam juga perlu dilakukan secara rutin. Air bekas penggantian kolam yang masih memungkinkan untuk dimanfaatkan dapat digunakan untuk menyiram tanaman sehingga budidaya ikan berpotensi dikembangkan secara lebih terpadu.

Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengapresiasi panen perdana tersebut. Ia mendorong Pokdakan Panindoan agar menjadikan hasil panen pertama sebagai awal untuk mengembangkan usaha budidaya secara lebih produktif.

Menurut Gus Irawan, keberhasilan budidaya ikan tidak hanya bergantung pada pemberian pakan, tetapi juga membutuhkan kedisiplinan dalam mengelola air, melakukan penyortiran dan menjalankan seluruh tahapan pemeliharaan.

Ia berharap pengalaman dari panen pertama dapat menjadi bahan evaluasi sehingga hasil budidaya pada periode berikutnya semakin meningkat. Hasil panen juga diharapkan dapat digunakan untuk mendukung siklus pembesaran berikutnya agar usaha kelompok terus berjalan.



Untuk pemasaran, Syaiful menyampaikan bahwa hasil panen perdana sementara diserap oleh pedagang dari Padangsidimpuan. Pemerintah daerah juga terus mendorong terbukanya pasar yang lebih luas, termasuk peluang untuk memasok kebutuhan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Gus Irawan turut menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat melalui program pemberdayaan di sektor perikanan, pertanian dan peternakan serta dukungan terhadap akses pembiayaan yang lebih terjangkau.

Pemkab Tapsel, lanjutnya, terus mendorong sejumlah program pemberdayaan masyarakat, di antaranya Seribu Kolam, Seribu Hektare Jagung dan Seribu Kandang Ayam Petelur. Program tersebut diarahkan untuk membuka peluang usaha produktif sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat.

Pemerintah daerah juga mendorong desa agar mampu mengelola potensi lokal dan berbagai program pemberdayaan secara efektif. Pengembangan usaha produktif di tingkat desa diharapkan dapat memberikan manfaat langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Desa Situmba Adam Sobaroh Pane menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Tapanuli Selatan atas bantuan yang diberikan kepada Pokdakan Panindoan. Ia berharap bantuan dan pembinaan tersebut dapat meningkatkan perekonomian anggota kelompok maupun masyarakat di Kampung Ketapang.



Hal senada disampaikan Ketua Pokdakan Panindoan Hasan Siregar. Ia mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dan berharap usaha budidaya ikan lele tersebut dapat terus dilanjutkan serta dikembangkan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok dan masyarakat.

Panen perdana tersebut turut dihadiri Camat Sipirok Sahruddin Perwira, Kepala Desa Situmba Adam Sobaroh Pane, jajaran Dinas Perikanan Tapsel, penyuluh perikanan, pengurus Pokdakan Panindoan, tokoh masyarakat serta anggota kelompok.

Panen perdana Pokdakan Panindoan menjadi salah satu bentuk pengembangan usaha perikanan berbasis masyarakat di tingkat desa. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya mendukung ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan dan penggerak ekonomi masyarakat di Tapanuli Selatan.