Nanas Sudah Manis Tapi Masih Terasa Perih di Lidah, Ini yang Terjadi
Liaa - Thursday, 24 September 2026 | 01:24 AM


Nanas matang biasanya memiliki rasa manis dan aroma yang cukup kuat. Namun, ada pengalaman yang mungkin terasa sedikit aneh ketika mengonsumsi buah ini.
Meskipun rasanya sudah manis, lidah justru terasa perih, gatal, panas, atau seperti kesemutan setelah beberapa potong nanas dimakan.
Sensasi tersebut bukan berarti nanasnya selalu rusak atau belum matang.
Ada beberapa hal alami dalam nanas yang dapat menjelaskan mengapa hal tersebut terjadi.
1. Ada enzim bromelain di dalam nanas
Salah satu komponen yang paling sering dikaitkan dengan sensasi tersebut adalah bromelain.
Bromelain merupakan kelompok enzim protease yang mampu memecah protein. Enzim ini secara alami terdapat pada tanaman nanas.
Ketika nanas segar dikunyah, bromelain dapat berinteraksi dengan protein pada permukaan mulut. Bersamaan dengan gesekan dari serat buah dan komponen lainnya, hal tersebut dapat berkontribusi terhadap sensasi seperti perih atau kesemutan.
Itulah salah satu alasan mengapa semakin banyak nanas yang dimakan, sebagian orang justru semakin merasakan ketidaknyamanan di mulut.
2. Nanas juga mengandung asam
Selain bromelain, nanas mengandung berbagai asam organik, termasuk asam sitrat dan asam malat.
Kandungan asam tersebut memberikan rasa segar dan sedikit asam pada nanas.
Walaupun sebuah nanas terasa dominan manis ketika sudah matang, bukan berarti seluruh rasa asamnya hilang.
Keberadaan asam tetap dapat berkontribusi terhadap sensasi menyengat pada mulut, terutama pada orang yang lebih sensitif.
Jadi, rasa manis dan sensasi perih sebenarnya dapat muncul secara bersamaan.
3. Bukan berarti nanasnya tidak matang
Banyak orang mengira lidah terasa perih karena nanas belum matang.
Padahal, tingkat kematangan bukan satu-satunya faktor.
Nanas yang sudah matang tetap mengandung bromelain dan asam organik. Bahkan, karakteristik setiap buah dapat berbeda, termasuk tingkat keasaman dan jumlah enzimnya.
Karena itu, nanas yang rasanya manis tetap dapat membuat mulut terasa tidak nyaman.
4. Mengapa efeknya bisa terasa seperti lidah terbakar?
Sensasi perih pada mulut dapat terasa berbeda pada setiap orang.
Ada yang menggambarkannya seperti kesemutan. Ada pula yang merasakan lidah menjadi kasar, gatal, atau seperti sedikit terbakar.
Hal tersebut dapat dipengaruhi oleh kombinasi antara komponen nanas dengan permukaan mulut yang sensitif.
Banyak orang mengalami sensasi ini hanya sementara dan kemudian menghilang setelah berhenti makan nanas.
5. Semakin banyak dimakan, sensasinya bisa semakin terasa
Jika seseorang terus makan nanas dalam jumlah banyak, sensasi tidak nyaman pada mulut dapat menjadi semakin jelas.
Hal ini bukan berarti nanas semakin beracun. Sensasi tersebut lebih berkaitan dengan paparan berulang terhadap komponen buah pada jaringan mulut.
Karena itu, jika lidah mulai terasa perih setelah makan beberapa potong nanas, tidak ada keharusan untuk terus memakannya.
Berhenti sejenak dan minum air dapat membantu membuat mulut terasa lebih nyaman.
6. Ada perbedaan antara iritasi dan alergi
Hal yang juga penting adalah membedakan sensasi iritasi biasa dengan reaksi alergi.
Rasa perih atau kesemutan ringan yang muncul setelah makan nanas dan segera membaik dapat terjadi karena karakteristik buah.
Namun, jika setelah makan nanas muncul gejala seperti pembengkakan pada bibir, lidah atau tenggorokan, biduran, kesulitan bernapas, muntah hebat, atau gejala lain yang mengarah pada reaksi alergi, kondisinya perlu mendapat perhatian medis.
Reaksi alergi tidak boleh dianggap sekadar efek biasa dari nanas.
7. Cara mengurangi rasa perih
Bagi orang yang tetap ingin menikmati nanas tetapi sering mengalami sensasi perih, ada beberapa cara sederhana yang dapat dicoba.
Nanas dapat dipotong dalam ukuran lebih kecil dan dikonsumsi dalam jumlah secukupnya. Bagian buah yang terlalu keras juga dapat dihindari jika teksturnya membuat mulut semakin tidak nyaman.
Membilas mulut dengan air setelah makan juga dapat membantu menghilangkan sisa buah yang masih berada di dalam mulut.
Yang tidak kalah penting, jangan memaksakan diri mengonsumsi nanas jika setiap kali memakannya muncul reaksi yang berat atau semakin parah.
8. Memasak dapat mengubah aktivitas enzim
Bromelain merupakan enzim, dan aktivitas enzim dapat berubah ketika terkena panas.
Karena itu, nanas yang sudah dimasak tidak memiliki karakter enzim yang sama seperti nanas segar.
Ini menjadi salah satu alasan mengapa sebagian orang yang sensitif terhadap nanas segar dapat merasa berbeda ketika mengonsumsi nanas yang sudah melalui proses pemanasan.
Namun, proses memasak juga dapat mengubah tekstur, aroma, dan sebagian kandungan nutrisi buah.
Kesimpulan:
Nanas yang terasa manis tetap dapat membuat lidah perih karena rasa manis bukan satu-satunya karakter buah tersebut.
Nanas segar mengandung bromelain, kelompok enzim yang dapat memecah protein, serta berbagai asam organik. Kombinasi komponen tersebut, ditambah gesekan saat mengunyah, dapat berkontribusi terhadap sensasi perih, kesemutan, atau rasa menyengat pada mulut.
Sensasi ringan yang cepat hilang tidak selalu berarti adanya masalah serius. Namun, apabila konsumsi nanas memicu pembengkakan, gangguan pernapasan, atau gejala alergi lainnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani secara medis.
Jadi, kalau nanas sudah manis tetapi lidah tetap terasa perih, ternyata ada penjelasan alami di balik sensasi tersebut.
Next News

Labu Mengandung Serat yang Membantu Mendukung Kesehatan Pencernaan
in 5 hours

Mangga Mengandung Antioksidan, Apa Perannya bagi Sel Tubuh?
in 5 hours

Buah, Sayuran, dan Ikan Berlemak Bisa Menjadi Bagian dari Pola Makan Antiinflamasi
in 5 hours

Sering Lupa Padahal Masih Muda, Faktor Gaya Hidup Bisa Berperan
in 5 hours

Bau Kaki Sulit Hilang? Infeksi Jamur Bisa Menjadi Salah Satu Pemicunya
in 5 hours

Terlalu Lama Menatap Layar HP, Ini Dampaknya bagi Kesehatan Mata
in 5 hours

Mengapa Pengguna Behel Perlu Rutin Memeriksakan Gigi ke Dokter? Ini Alasannya
in 5 hours

Tas Terlalu Berat Bisa Membuat Pendakian Lebih Melelahkan, Ini Penjelasannya
in 5 hours

Tidak Semua Orang Eropa Berkulit Putih, Keragaman Fisiknya Sangat Luas
in 5 hours

Genetika Berperan dalam Warna Rambut, Begini Proses Pewarisannya
in 5 hours





