Selasa, 28 April 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Minum Alkohol Bikin Kurus? Ini Fakta Sebenarnya

Nanda - Monday, 27 April 2026 | 09:28 AM

Background
Minum Alkohol Bikin Kurus? Ini Fakta Sebenarnya

Banyak orang mencoba berbagai cara untuk mendapatkan berat badan ideal, termasuk anggapan bahwa minuman beralkohol dapat membantu menurunkan berat badan. Namun, benarkah demikian?

Faktanya, minuman beralkohol justru cenderung menghambat penurunan berat badan. Minuman ini mengandung kalori tinggi, terutama karena kandungan gula dan alkoholnya. Bahkan, alkohol memiliki sekitar 7 kalori per gram, hampir setara dengan lemak. Sayangnya, kalori dari alkohol tidak memberikan rasa kenyang, sehingga justru mendorong seseorang untuk makan lebih banyak.

Selain itu, konsumsi alkohol dapat mengganggu proses metabolisme tubuh. Ketika alkohol masuk ke dalam tubuh, sistem metabolisme akan memprioritaskan pembakaran alkohol dibandingkan lemak atau cadangan energi lainnya. Akibatnya, lemak dan glukosa yang tidak terbakar akan disimpan, sehingga berat badan bisa meningkat.

Konsumsi alkohol berlebihan juga berdampak pada kesehatan hati, seperti memicu kondisi fatty liver. Gangguan pada hati ini dapat memperlambat metabolisme dan memengaruhi cara tubuh menyimpan energi, yang pada akhirnya berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Tak hanya itu, alkohol juga berpotensi meningkatkan penumpukan lemak, terutama di area perut. Hal ini terjadi karena kelebihan kalori dari alkohol cenderung disimpan sebagai lemak tubuh.



Dari sisi nafsu makan, alkohol dapat merangsang otak untuk meningkatkan rasa lapar. Akibatnya, seseorang cenderung makan lebih banyak dari biasanya setelah mengonsumsi alkohol.

Gangguan tidur juga menjadi efek lain dari konsumsi alkohol. Tidur yang tidak berkualitas dapat memengaruhi hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang, sehingga meningkatkan risiko makan berlebih.

Selain itu, alkohol dapat mengganggu keseimbangan hormon, termasuk hormon testosteron yang berperan dalam pembakaran lemak dan pembentukan otot. Ketidakseimbangan hormon ini dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme.

Dengan berbagai efek tersebut, dapat disimpulkan bahwa anggapan minuman beralkohol dapat membuat kurus adalah mitos. Jika ingin menurunkan berat badan, sebaiknya batasi atau hindari konsumsi alkohol.