Sabtu, 7 November 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Minum Air Es Bisa Menyebabkan Pilek, Mitos atau Fakta?

Laila - Saturday, 07 November 2026 | 09:14 AM

Background
Minum Air Es Bisa Menyebabkan Pilek, Mitos atau Fakta?

Minum air es merupakan kebiasaan yang disukai banyak orang, terutama saat cuaca panas. Sensasi dingin yang dihasilkan dapat memberikan rasa segar dan membantu menghilangkan dahaga. Meski demikian, masih banyak anggapan bahwa terlalu sering mengonsumsi air dingin dapat menyebabkan pilek.

Anggapan tersebut sebenarnya termasuk mitos. Secara umum, minum air es tidak secara langsung menyebabkan seseorang mengalami pilek. Pilek atau selesma merupakan gangguan pada saluran pernapasan bagian atas yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus, seperti rhinovirus.

Virus penyebab pilek dapat menyebar melalui percikan pernapasan ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Penularan juga bisa terjadi melalui tangan atau benda yang terkontaminasi virus, kemudian menyentuh hidung, mulut, atau mata.

Mengapa Minum Air Es Sering Dikaitkan dengan Pilek?

Anggapan bahwa air es dapat menyebabkan pilek kemungkinan muncul karena sebagian orang merasa tenggorokannya tidak nyaman setelah mengonsumsi minuman dingin.



Pada beberapa orang, suhu dingin dapat memicu sensasi tidak nyaman di tenggorokan atau memperburuk keluhan tertentu. Namun, kondisi tersebut tidak berarti air es menyebabkan infeksi virus.

Selain itu, ketika seseorang sedang mengalami pilek, minum air dingin terkadang membuat tenggorokan terasa lebih sensitif. Respons tubuh terhadap minuman dingin juga bisa berbeda-beda, sehingga tidak semua orang mengalami reaksi yang sama.

Apakah Air Es Bisa Memperburuk Gejala Pilek?

Minum air es tidak terbukti secara umum memperburuk infeksi pilek. Bahkan, sebagian orang merasa minuman dingin dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

Meski begitu, apabila air dingin membuat tenggorokan terasa semakin sakit atau memicu batuk, sebaiknya memilih air bersuhu ruang atau minuman hangat.



Hal terpenting ketika mengalami pilek adalah menjaga kebutuhan cairan tubuh. Asupan cairan yang cukup membantu mencegah dehidrasi dan menjaga tubuh tetap terhidrasi selama masa pemulihan.

Cara Mencegah Pilek yang Tepat

Karena pilek disebabkan oleh virus, pencegahannya lebih berkaitan dengan kebersihan dan kebiasaan sehari-hari dibandingkan menghindari air es.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain mencuci tangan menggunakan sabun, menghindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit, tidak menyentuh wajah dengan tangan kotor, serta menjaga daya tahan tubuh melalui pola makan bergizi dan istirahat yang cukup.

Selain itu, menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin juga penting untuk mengurangi risiko penyebaran virus kepada orang lain.



Kesimpulan

Anggapan bahwa minum air es menyebabkan pilek merupakan mitos. Pilek umumnya terjadi akibat infeksi virus yang menyerang saluran pernapasan bagian atas, bukan karena suhu minuman yang dikonsumsi.

Air es tetap boleh diminum selama tidak menimbulkan ketidaknyamanan. Oleh karena itu, masyarakat tidak perlu menghindari minuman dingin hanya karena takut terkena pilek. Menjaga kebersihan, memenuhi kebutuhan cairan, dan menerapkan pola hidup sehat merupakan langkah yang lebih tepat untuk membantu mencegah infeksi.