Mengapa Tubuh Terasa Dingin Saat Sedang Sakit? Ini Penjelasan dari Sisi Medis
Liaa - Thursday, 23 July 2026 | 10:59 AM


Mengapa Tubuh Terasa Dingin Saat Sedang Sakit? Ini Penjelasan dari Sisi Medis
Tubuh terasa dingin atau menggigil ketika sedang sakit merupakan pengalaman yang cukup sering dialami. Kondisi ini bisa membuat seseorang ingin menggunakan selimut atau mengenakan pakaian yang lebih tebal, bahkan ketika orang lain di sekitarnya merasa suhu ruangan biasa saja.
Rasa dingin tersebut dapat terjadi karena tubuh sedang melakukan penyesuaian terhadap perubahan suhu internal. Pada kondisi tertentu, sensasi dingin juga dapat menjadi bagian dari respons alami sistem kekebalan tubuh ketika menghadapi infeksi.
Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan tubuh terasa dingin saat sedang sakit?
1. Tubuh Sedang Menaikkan Suhu Internal
Salah satu penyebab tubuh terasa dingin adalah ketika tubuh sedang mengalami demam. Saat melawan infeksi, sistem kekebalan tubuh dapat memicu perubahan pada pusat pengaturan suhu di otak, khususnya bagian hipotalamus.
Ketika "titik pengaturan" suhu tubuh meningkat, suhu tubuh yang sebelumnya dianggap normal oleh otak dapat terasa terlalu rendah. Akibatnya, tubuh memicu berbagai respons untuk meningkatkan suhu, termasuk menyempitkan pembuluh darah di dekat permukaan kulit dan menyebabkan otot berkontraksi dengan cepat.
Proses inilah yang dapat menimbulkan sensasi dingin dan menggigil.
2. Menggigil Membantu Menghasilkan Panas
Ketika tubuh menggigil, otot mengalami kontraksi dan relaksasi secara cepat tanpa disengaja. Aktivitas otot tersebut menghasilkan panas.
Dengan cara ini, tubuh berusaha meningkatkan suhu internal agar sesuai dengan suhu yang telah ditetapkan oleh pusat pengatur suhu di otak.
Itulah sebabnya seseorang yang sedang mengalami demam terkadang merasa sangat kedinginan dan menggigil, meskipun ketika disentuh tubuhnya justru terasa panas.
3. Respons Tubuh terhadap Infeksi
Infeksi akibat virus atau bakteri dapat memicu sistem kekebalan tubuh untuk bekerja lebih aktif. Dalam proses tersebut, tubuh melepaskan berbagai zat kimia yang berperan dalam mengatur respons peradangan dan membantu melawan penyebab infeksi.
Respons tersebut dapat memengaruhi pengaturan suhu tubuh. Akibatnya, seseorang dapat mengalami demam yang disertai rasa dingin atau menggigil.
Namun, tidak semua rasa dingin saat sakit berarti seseorang mengalami demam. Sensasi dingin juga dapat muncul karena kondisi lain yang menyertai penyakit.
4. Aliran Darah ke Kulit Dapat Berkurang
Saat tubuh berusaha mempertahankan panas, pembuluh darah di dekat permukaan kulit dapat menyempit. Mekanisme ini dikenal sebagai vasokonstriksi.
Akibatnya, aliran darah menuju permukaan kulit berkurang sehingga kulit bisa terasa lebih dingin. Tubuh melakukan hal tersebut untuk membantu mempertahankan panas di bagian dalam tubuh yang lebih penting bagi fungsi organ.
Inilah salah satu alasan mengapa tangan dan kaki seseorang terkadang terasa dingin ketika sedang sakit.
5. Tubuh Kehilangan Cairan
Beberapa penyakit dapat menyebabkan tubuh kehilangan lebih banyak cairan, misalnya melalui muntah, diare, atau berkeringat berlebihan.
Jika kehilangan cairan cukup banyak, tubuh dapat mengalami dehidrasi. Kondisi ini dapat memengaruhi sirkulasi darah dan membuat seseorang merasa lemas, pusing, atau tidak nyaman. Dalam beberapa situasi, tubuh juga dapat terasa lebih dingin.
Oleh karena itu, menjaga asupan cairan tetap penting ketika sedang sakit, kecuali dokter memberikan pembatasan cairan karena kondisi medis tertentu.
6. Tidak Selalu Berarti Demam
Penting untuk diketahui bahwa tubuh terasa dingin tidak selalu menunjukkan adanya demam.
Rasa dingin dapat disebabkan oleh berbagai kondisi, seperti lingkungan yang dingin, kelelahan, kurang makan, dehidrasi, atau respons tubuh terhadap penyakit tertentu.
Karena itu, jika ingin mengetahui apakah tubuh benar-benar mengalami demam, pengukuran menggunakan termometer lebih dapat diandalkan daripada hanya mengandalkan sensasi tubuh.
7. Kapan Perlu Mendapatkan Pertolongan Medis?
Rasa dingin atau menggigil biasanya dapat membaik setelah kondisi yang mendasarinya teratasi. Namun, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian jika disertai gejala yang berat atau memburuk.
Segera cari pertolongan medis jika rasa dingin atau menggigil disertai kesulitan bernapas, nyeri dada, kebingungan, penurunan kesadaran, kejang, leher kaku, atau kondisi tubuh yang sangat lemah.
Pada bayi, anak-anak, lansia, dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah, gejala penyakit juga sebaiknya diperhatikan dengan lebih serius.
Kesimpulan
Tubuh terasa dingin saat sedang sakit dapat terjadi karena tubuh sedang berusaha mengatur suhu internal, terutama ketika mengalami demam. Respons seperti penyempitan pembuluh darah di kulit dan menggigil merupakan mekanisme alami untuk membantu mempertahankan atau meningkatkan suhu tubuh.
Meski demikian, rasa dingin tidak selalu berarti demam. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan berbagai faktor lain, sehingga penting memperhatikan gejala yang menyertainya. Jika muncul tanda-tanda yang mengkhawatirkan atau kondisi semakin memburuk, pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.
Next News

Kupu-Kupu, Si Cantik Bersayap yang Diam-Diam Menjaga Ketahanan Pangan Manusia
5 hours ago

Mengenal Penyu, Penjelajah Samudra yang Terancam Punah dan Perlu Dilestarikan
6 hours ago

Mengenal Gajah, Mamalia Darat Terbesar yang Cerdas dan Berperan Penting bagi Ekosistem
6 hours ago

Daun Mint, Tanaman Herbal yang Menyegarkan dan Kaya Manfaat bagi Kesehatan
6 hours ago

Daun Pandan, Tanaman Aromatik dengan Segudang Manfaat untuk Masakan dan Kesehatan
6 hours ago

Menu Masak Praktis ala Anak Kos, Hemat, Bergizi, dan Mudah Dibuat
6 hours ago

Jangan Anggap Sepele, Dehidrasi Bisa Ganggu Kesehatan dan Aktivitas Sehari-hari
6 hours ago

Makan Terlalu Cepat Bisa Membahayakan Kesehatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
6 hours ago

Seni Menemukan Rumah di Tengah Hustle Culture: Pentingnya Quality Time Bersama Keluarga
7 hours ago

7 Agustus 1945: Pembentukan PPKI, Langkah Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia
21 hours ago





