Mengapa Tubuh Bisa Terasa Lemas Setelah Makan? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Liaa - Friday, 24 July 2026 | 12:43 PM


Pernah merasa tubuh menjadi lemas atau mengantuk tidak lama setelah selesai makan? Kondisi ini sering dialami banyak orang dan umumnya merupakan respons alami tubuh terhadap proses pencernaan. Meski biasanya tidak berbahaya, rasa lemas setelah makan bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor, mulai dari jenis makanan hingga perubahan hormon di dalam tubuh.
Setelah makanan masuk ke lambung dan usus, tubuh mulai bekerja untuk mencerna serta menyerap nutrisi. Proses ini membutuhkan energi dan meningkatkan aliran darah ke sistem pencernaan agar penyerapan zat gizi berlangsung secara optimal. Akibatnya, sebagian orang merasakan penurunan energi sementara sehingga tubuh terasa lebih santai atau mengantuk.
Selain proses pencernaan, perubahan kadar hormon juga berperan penting. Setelah makan, tubuh melepaskan hormon insulin untuk membantu memasukkan glukosa dari darah ke dalam sel sebagai sumber energi. Pada saat yang sama, beberapa hormon lain yang berkaitan dengan rasa kenyang dan relaksasi juga meningkat. Kombinasi perubahan hormon tersebut dapat membuat tubuh terasa lebih rileks dan memicu rasa kantuk.
Jenis makanan yang dikonsumsi juga memengaruhi kondisi ini. Makanan tinggi karbohidrat sederhana, seperti nasi putih dalam porsi besar, roti putih, kue, atau minuman manis, dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat dengan cepat. Setelah itu, kadar gula darah bisa menurun kembali dalam waktu relatif singkat sehingga sebagian orang merasa lemas atau mengantuk.
Makanan yang tinggi lemak juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna. Karena proses pencernaan berlangsung lebih lama, tubuh dapat terasa lebih berat dan kurang bertenaga, terutama jika porsi makan berlebihan.
Protein tertentu juga memiliki pengaruh. Makanan yang mengandung asam amino triptofan, seperti telur, keju, susu, daging ayam, dan ikan, dapat membantu pembentukan serotonin dan melatonin, dua zat yang berkaitan dengan rasa rileks dan siklus tidur. Meski demikian, efek mengantuk setelah makan biasanya bukan hanya disebabkan oleh triptofan, melainkan kombinasi berbagai proses metabolisme di dalam tubuh.
Kurang tidur pada malam sebelumnya, kebiasaan makan dalam porsi besar, serta kurangnya aktivitas fisik juga dapat memperkuat rasa lemas setelah makan. Oleh karena itu, menjaga pola tidur yang cukup, mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang, serta menghindari porsi makan berlebihan dapat membantu mengurangi keluhan tersebut.
Pada umumnya, rasa lemas setelah makan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu sekitar 30 menit hingga dua jam. Namun, apabila kondisi ini terjadi setiap kali makan disertai gejala lain seperti pusing berat, berkeringat dingin, jantung berdebar, atau bahkan pingsan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga medis. Gejala tersebut dapat berkaitan dengan gangguan kesehatan tertentu, seperti hipoglikemia reaktif, diabetes, atau kondisi medis lainnya yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Memahami penyebab tubuh terasa lemas setelah makan dapat membantu kita mengatur pola makan dan gaya hidup yang lebih sehat. Dengan memilih menu bergizi seimbang, mengontrol porsi makan, dan menjaga kualitas tidur, tubuh dapat tetap berenergi sepanjang hari.
Next News

Pegagan dan Potensinya dalam Pengobatan Tradisional, Tanaman Herbal yang Terus Diteliti
6 hours ago

Kapulaga, Rempah yang Tak Hanya Digunakan untuk Masakan, Ini Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan
6 hours ago

Kecombrang dan Potensi Manfaatnya bagi Kesehatan, Rempah Lokal yang Kaya Senyawa Alami
7 hours ago

Apa yang Terjadi pada Akun Digital Setelah Pemiliknya Meninggal?
in 5 hours

Benda di Rumah yang Diam-Diam Paling Banyak Mengumpulkan Debu
in 5 hours

Lemon Tang Hearts2Hearts, Lagu Musim Panas yang Hadir dengan Nuansa Segar
in 5 hours

Benda Sehari-hari yang Ternyata Berasal dari Peradaban Kuno
in 5 hours

Kota-Kota Tua yang Masih Menjadi Pusat Kehidupan hingga Sekarang
in 5 hours

Hewan yang Tidur dengan Cara Tidak Biasa
in 5 hours

Tanaman yang Dapat Tumbuh Tanpa Tanah
in 5 hours





