Kamis, 23 Juli 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Tubuh Bisa Menggigil Padahal Tidak Kedinginan? Ini Penyebabnya

RAU - Thursday, 23 July 2026 | 04:22 PM

Background
Mengapa Tubuh Bisa Menggigil Padahal Tidak Kedinginan? Ini Penyebabnya

Pernahkah tubuh tiba-tiba menggigil meskipun sedang berada di tempat yang tidak dingin? Kondisi ini cukup umum terjadi dan bisa dialami dalam berbagai situasi. Menggigil biasanya ditandai dengan gerakan otot yang berulang dan tidak disengaja, sehingga tubuh terasa bergetar.

Banyak orang menganggap menggigil hanya terjadi ketika tubuh kedinginan. Padahal, kondisi tersebut juga dapat menjadi respons alami tubuh terhadap perubahan suhu internal, kondisi emosional, maupun gangguan kesehatan tertentu.

Salah satu penyebab yang cukup umum adalah demam. Ketika tubuh sedang melawan infeksi, pusat pengatur suhu di otak dapat meningkatkan suhu tubuh sebagai bagian dari respons imun. Pada proses tersebut, seseorang mungkin merasa kedinginan dan mengalami menggigil meskipun suhu lingkungan sebenarnya tidak rendah.

Stres, rasa takut, dan kecemasan juga dapat memicu tubuh bergetar atau menggigil. Ketika mengalami tekanan emosional, tubuh dapat melepaskan hormon seperti adrenalin. Respons ini merupakan bagian dari mekanisme alami tubuh dalam menghadapi situasi yang dianggap menegangkan atau mengancam.

Selain itu, kadar gula darah yang terlalu rendah dapat menyebabkan tubuh gemetar atau menggigil. Kondisi ini lebih sering menjadi perhatian pada orang yang memiliki diabetes atau menggunakan obat tertentu yang memengaruhi kadar gula darah. Gejala lain seperti berkeringat, lemas, pusing, dan jantung berdebar juga dapat menyertai.



Kelelahan dan aktivitas fisik yang berat juga bisa membuat otot mengalami kontraksi berulang. Setelah melakukan aktivitas yang menguras tenaga, tubuh dapat mengalami respons berupa gemetar atau menggigil sementara.

Pada beberapa kasus, menggigil dapat berkaitan dengan infeksi atau kondisi medis tertentu. Jika menggigil terjadi berulang kali tanpa penyebab yang jelas atau muncul bersama gejala lain, kondisi tersebut perlu mendapatkan perhatian.

Menggigil juga dapat terjadi sebagai respons terhadap perubahan hormon, efek obat tertentu, atau gangguan pada sistem saraf. Karena penyebabnya beragam, penting untuk memperhatikan kondisi lain yang menyertai.

Jika menggigil hanya berlangsung sebentar dan terjadi setelah merasa takut, stres, kelelahan, atau berada di lingkungan dingin, biasanya tidak perlu terlalu dikhawatirkan. Namun, jika menggigil disertai demam tinggi, sesak napas, nyeri dada, kebingungan, kejang, atau kondisi tubuh yang semakin memburuk, sebaiknya segera mencari pertolongan medis.

Dengan demikian, tubuh yang menggigil tanpa berada di lingkungan dingin bukan selalu merupakan tanda penyakit serius. Namun, kondisi tersebut tetap perlu diperhatikan, terutama jika terjadi berulang, berlangsung lama, atau disertai gejala lain.