Mengapa Sunscreen Tetap Dibutuhkan Meski Berada di Dalam Ruangan?
Laila - Wednesday, 15 July 2026 | 05:24 PM


RAU FM – Banyak orang menganggap sunscreen atau tabir surya hanya diperlukan saat beraktivitas di luar ruangan di bawah terik matahari. Padahal, anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Meski berada di dalam rumah, kantor, atau ruangan tertutup, kulit tetap dapat terpapar sinar ultraviolet (UV), terutama jika berada di dekat jendela atau mendapat paparan cahaya matahari secara tidak langsung.
Penggunaan sunscreen setiap hari menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit sekaligus mencegah penuaan dini. Kebiasaan sederhana ini dapat membantu melindungi kulit dari dampak buruk paparan sinar matahari yang sering kali tidak disadari.
Mengapa Kulit Tetap Terpapar Sinar UV di Dalam Ruangan?
Sinar matahari terdiri dari beberapa jenis radiasi, namun yang paling berpengaruh terhadap kulit adalah sinar UVA dan UVB.
- Sinar UVA memiliki panjang gelombang yang mampu menembus kaca jendela. Sinar ini menjadi penyebab utama penuaan dini, munculnya flek hitam, hingga kerusakan kolagen pada kulit.
- Sinar UVB sebagian besar terhalang oleh kaca, tetapi tetap dapat mengenai kulit saat seseorang berada di luar ruangan.
Artinya, jika Anda bekerja di dekat jendela, mengemudi, atau sering berada di ruangan yang mendapat cahaya matahari langsung, kulit tetap menerima paparan sinar UVA.
Risiko Tidak Menggunakan Sunscreen
Paparan sinar UVA yang berlangsung terus-menerus dalam jangka panjang dapat menyebabkan berbagai masalah kulit, seperti:
- Munculnya garis halus dan kerutan lebih cepat.
- Warna kulit tidak merata.
- Timbul flek atau hiperpigmentasi.
- Kulit menjadi kusam.
- Berkurangnya elastisitas kulit.
- Meningkatkan risiko kanker kulit akibat akumulasi kerusakan DNA pada sel kulit.
Kerusakan ini terjadi secara perlahan sehingga sering kali tidak disadari hingga bertahun-tahun kemudian.
Bagaimana dengan Cahaya dari Gadget?
Banyak orang khawatir cahaya biru (blue light) dari ponsel, komputer, atau tablet dapat merusak kulit. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa paparan blue light memang dapat memengaruhi kulit, terutama pada orang dengan warna kulit lebih gelap yang rentan mengalami hiperpigmentasi.
Namun, hingga saat ini, paparan blue light dari perangkat elektronik sehari-hari dinilai jauh lebih rendah dibandingkan paparan sinar matahari. Karena itu, perlindungan utama tetap difokuskan pada sinar UVA dan UVB melalui penggunaan sunscreen.
Kapan Sunscreen Perlu Digunakan?
Idealnya, sunscreen digunakan setiap pagi sebagai bagian dari rutinitas perawatan kulit, meskipun aktivitas hanya dilakukan di dalam ruangan.
Gunakan sunscreen sekitar 15–20 menit sebelum memulai aktivitas. Jika sering berada di dekat jendela atau keluar-masuk ruangan, sunscreen sebaiknya diaplikasikan ulang setiap dua hingga tiga jam, terutama bila berkeringat atau wajah sering dibersihkan.
Tips Memilih Sunscreen
Agar perlindungan maksimal, pilih sunscreen dengan kriteria berikut:
- Memiliki SPF minimal 30.
- Berlabel Broad Spectrum, yang berarti mampu melindungi dari sinar UVA dan UVB.
- Sesuaikan dengan jenis kulit, misalnya berbahan ringan untuk kulit berminyak atau mengandung pelembap untuk kulit kering.
- Gunakan dalam jumlah yang cukup agar perlindungan sesuai dengan nilai SPF yang tertera.
Jangan Hanya Mengandalkan Sunscreen
Selain memakai sunscreen, perlindungan kulit dapat ditingkatkan dengan beberapa cara berikut:
- Menggunakan tirai atau gorden untuk mengurangi paparan sinar matahari langsung.
- Mengenakan topi atau payung saat keluar ruangan.
- Menghindari paparan sinar matahari berlebihan pada pukul 10.00–15.00.
- Menjaga kelembapan kulit dengan pelembap dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh.
Kesimpulan
Sunscreen bukan hanya untuk aktivitas di luar ruangan. Meski berada di dalam rumah atau kantor, kulit tetap berisiko terkena paparan sinar UVA yang mampu menembus kaca. Penggunaan sunscreen setiap hari merupakan investasi sederhana untuk menjaga kesehatan kulit, mencegah penuaan dini, serta mengurangi risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari dalam jangka panjang.
Dengan menjadikan sunscreen sebagai bagian dari rutinitas harian, kulit akan mendapatkan perlindungan yang lebih optimal, baik saat berada di luar maupun di dalam ruangan.
Next News

Cara Memulai Bisnis dari Nol dengan Modal Terbatas, Panduan Praktis untuk Pemula
in 7 hours

Cara Menjaga Kesehatan Tenggorokan Saat Cuaca Tidak Menentu
in 6 hours

Jangan Hanya Lihat Tanggal Kedaluwarsa! Kenali Arti Simbol PAO pada Skincare
in 6 hours

Perlukah Mengganti Skincare Saat Musim Berganti?
in 6 hours

Mengapa Senyum Bisa Menularkan Energi Positif?
in 6 hours

Mengapa Gen Z Lebih Mengutamakan Work-Life Balance?
in 6 hours

Kesalahan Saat Menghapus Makeup yang Bisa Merusak Kulit
in 6 hours

Kulkas Skincare Semakin Populer, Apakah Benar-benar Dibutuhkan?
in 6 hours

Perbedaan Body Lotion dan Body Serum, Ketahui Fungsi serta Manfaatnya
in 6 hours

Cara Memilih Body Lotion Sesuai Jenis Kulit
6 hours ago





