Mengapa Suara Guntur Terdengar Setelah Kilat Terlihat? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Liaa - Tuesday, 01 September 2026 | 08:04 AM


Saat hujan disertai petir, salah satu fenomena yang mudah diperhatikan adalah kilatan cahaya yang terlihat lebih dahulu sebelum suara guntur terdengar. Jeda antara keduanya terkadang hanya beberapa detik, tetapi dapat juga terasa lebih lama.
Kondisi tersebut bukan berarti kilat dan guntur terjadi pada waktu yang berbeda. Keduanya merupakan bagian dari satu peristiwa petir. Perbedaan waktu yang kita rasakan terutama disebabkan oleh perbedaan kecepatan cahaya dan suara.
Cahaya Bergerak Sangat Cepat
Ketika terjadi pelepasan listrik di atmosfer, energi tersebut menghasilkan kilatan cahaya yang sangat terang. Cahaya bergerak dengan kecepatan sekitar 300 ribu kilometer per detik.
Karena kecepatannya sangat tinggi, cahaya dari kilatan petir dapat mencapai mata manusia hampir seketika, meskipun sumber petir berada cukup jauh.
Suara Bergerak Lebih Lambat
Berbeda dengan cahaya, suara membutuhkan waktu untuk merambat melalui udara. Dalam kondisi udara sekitar suhu normal, kecepatan suara berada di kisaran 343 meter per detik.
Akibatnya, suara dari petir membutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai telinga dibandingkan cahaya kilat mencapai mata.
Itulah sebabnya kita biasanya melihat kilatan terlebih dahulu, kemudian mendengar suara guntur.
Jeda Waktu Bisa Menunjukkan Jarak Petir
Perbedaan waktu antara terlihatnya kilat dan terdengarnya guntur juga dapat digunakan untuk memperkirakan seberapa jauh lokasi petir.
Semakin lama jeda antara kilatan dan suara guntur, umumnya semakin jauh lokasi petir dari tempat kita berada. Sebaliknya, jika suara guntur terdengar tidak lama setelah kilatan terlihat, petir kemungkinan terjadi lebih dekat.
Sebagai gambaran sederhana, suara membutuhkan waktu sekitar tiga detik untuk menempuh jarak satu kilometer di udara. Perhitungan ini hanya merupakan perkiraan karena kecepatan suara dapat dipengaruhi oleh kondisi atmosfer.
Mengapa Suara Guntur Bisa Berbeda?
Suara guntur tidak selalu terdengar sama. Ada yang terdengar seperti dentuman singkat, tetapi ada pula yang terdengar bergemuruh cukup panjang.
Perbedaan tersebut dapat dipengaruhi oleh jarak, bentuk dan panjang jalur petir, kondisi atmosfer, serta pantulan suara dari awan maupun permukaan di sekitar.
Kilat dan Guntur Adalah Satu Peristiwa
Jadi, tidak tepat jika menganggap guntur baru terjadi setelah kilat. Kilat dan guntur merupakan dua efek dari peristiwa petir yang sama.
Kilat merupakan cahaya yang dihasilkan oleh pelepasan listrik, sedangkan guntur adalah suara yang muncul akibat pemanasan udara secara sangat cepat di sekitar jalur petir.
Perbedaan kecepatan cahaya dan suara kemudian membuat kita melihat kilatan terlebih dahulu sebelum mendengar suara guntur.
Next News

Mengapa Sudut Kamar Tidur Bisa Berjamur meski Tidak Terkena Air Hujan?
in 4 hours

Meletakkan HP di Dekat Tempat Tidur, Apakah Ada Hal yang Perlu Diperhatikan?
in 3 hours

Meletakkan Cermin di Ruang Tamu Bisa Memberikan Ilusi Ruangan Lebih Luas
in 3 hours

Keramik Kamar Mandi Terasa Licin, Bukan Hanya karena Air
in 2 hours

Mengapa Tubuh Terasa Berat saat Baru Bangun dari Tempat Tidur?
in 2 hours

Mengapa Sebagian Orang Lebih Mudah Bangun Pagi daripada yang Lain?
in 2 hours

Tidur dengan Kamar Terlalu Terang Bisa Memengaruhi Kualitas Istirahat
in 2 hours

Mengapa Gigi Terasa Ngilu saat Mengonsumsi Minuman Dingin?
in 2 hours

Menggunakan Parfum di Kulit dan Pakaian Bisa Menghasilkan Aroma Berbeda
in 2 hours

Mengapa Kulit Bisa Terasa Ketarik setelah Mencuci Wajah?
in 2 hours





