Sabtu, 24 Oktober 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Mengapa Gigi Terasa Ngilu saat Mengonsumsi Minuman Dingin?

icaa - Saturday, 24 October 2026 | 01:45 PM

Background
Mengapa Gigi Terasa Ngilu saat Mengonsumsi Minuman Dingin?

Pernahkah kamu merasakan sensasi ngilu yang tiba-tiba saat meminum air es atau menyantap es krim? Rasa tidak nyaman tersebut biasanya muncul ketika gigi bersentuhan dengan sesuatu yang bersuhu rendah. Pada sebagian orang, rasa ngilu hanya berlangsung sesaat, tetapi pada kondisi tertentu keluhan dapat terasa lebih kuat atau bertahan lebih lama.

Salah satu penyebab paling umum adalah gigi sensitif. Kondisi ini terjadi ketika lapisan dentin, yaitu jaringan di bawah enamel, menjadi lebih mudah terpapar rangsangan dari luar. Namun, gigi yang ngilu tidak selalu disebabkan oleh sensitivitas karena masalah lain pada gigi juga dapat menimbulkan gejala serupa.

Dentin yang Terbuka Membuat Gigi Lebih Sensitif

Bagian terluar mahkota gigi dilindungi oleh enamel atau email, lapisan keras yang membantu melindungi jaringan di bawahnya. Sementara itu, akar gigi dilapisi oleh sementum dan ditopang oleh jaringan gusi.

Di bawah enamel terdapat dentin yang memiliki saluran-saluran mikroskopis menuju bagian dalam gigi. Ketika dentin terbuka akibat enamel terkikis atau gusi menyusut, rangsangan suhu dapat memicu respons pada jaringan saraf gigi.

Akibatnya, minuman dingin dapat menimbulkan sensasi ngilu yang tajam. Rasa tersebut umumnya muncul dengan cepat dan mereda setelah rangsangan dingin berhenti.



Kebiasaan Menyikat Gigi Terlalu Keras

Menyikat gigi secara teratur penting untuk menjaga kesehatan mulut. Namun, tekanan yang terlalu kuat, terutama jika dilakukan berulang kali dengan sikat berbulu keras, dapat menyebabkan keausan pada permukaan gigi dan berkontribusi terhadap penyusutan gusi.

Penggunaan pasta gigi yang terlalu abrasif secara berlebihan juga dapat memperburuk keausan pada kondisi tertentu. Ketika perlindungan gigi berkurang atau bagian dentin terbuka, gigi bisa menjadi lebih sensitif terhadap suhu dingin.

Untuk mengurangi risiko tersebut, gunakan sikat gigi berbulu lembut dan lakukan gerakan menyikat dengan tekanan ringan. Pasta gigi berfluorida juga membantu memperkuat enamel dan melindungi gigi dari kerusakan.

Gigi Berlubang dan Enamel yang Terkikis

Gigi berlubang dapat menyebabkan rasa ngilu ketika terkena minuman dingin. Lubang yang terbentuk akibat kerusakan jaringan gigi dapat membuat bagian dalam gigi lebih mudah menerima rangsangan.

Selain itu, enamel dapat terkikis oleh paparan asam, misalnya dari minuman bersoda atau makanan dan minuman asam yang sering dikonsumsi. Kebiasaan menyikat gigi terlalu keras setelah mengonsumsi makanan asam juga dapat meningkatkan risiko keausan enamel.



Jika ngilu hanya terasa pada satu gigi atau semakin sering muncul, kemungkinan adanya kerusakan lokal perlu diperiksa oleh dokter gigi. Perawatan yang tepat bergantung pada penyebabnya, mulai dari penggunaan bahan pelindung hingga penanganan gigi berlubang.

Gusi Menyusut Dapat Memicu Rasa Ngilu

Gusi berfungsi melindungi bagian akar gigi. Ketika gusi menyusut, sebagian permukaan akar dapat terbuka dan lebih rentan terhadap rangsangan suhu.

Penyusutan gusi dapat berkaitan dengan penyakit gusi, faktor usia, atau kebiasaan menyikat gigi dengan tekanan berlebihan. Karena permukaan akar tidak dilindungi enamel seperti mahkota gigi, bagian tersebut dapat lebih sensitif ketika terkena air dingin.

Menjaga kebersihan mulut dengan teknik yang tepat dan melakukan pemeriksaan gigi secara berkala dapat membantu mengurangi risiko masalah gusi semakin memburuk.

Cara Mengurangi Ngilu saat Minum Dingin

Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi sensitivitas gigi.



  • Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif. Produk ini mengandung bahan yang membantu mengurangi respons terhadap rangsangan atau menutup saluran kecil pada dentin. Penggunaannya biasanya membutuhkan waktu agar manfaatnya terasa.
  • Pilih sikat gigi berbulu lembut. Sikat dengan tekanan ringan untuk membantu membersihkan gigi tanpa menambah keausan.
  • Batasi paparan makanan dan minuman asam. Jika mengonsumsi minuman asam, bilas mulut dengan air dan tunggu sekitar 30–60 menit sebelum menyikat gigi.
  • Kurangi paparan suhu ekstrem sementara. Jika gigi sedang ngilu, pilih minuman dengan suhu yang lebih nyaman sampai penyebabnya diketahui.
  • Tetap menjaga kebersihan gigi. Menyikat gigi dua kali sehari menggunakan pasta gigi berfluorida membantu mencegah kerusakan gigi lebih lanjut.

Langkah-langkah tersebut dapat membantu mengurangi keluhan, tetapi tidak menggantikan pemeriksaan apabila rasa ngilu disebabkan oleh gigi berlubang, retakan, atau masalah lain yang membutuhkan perawatan.