Mengapa Perut Berbunyi Saat Lapar?
Liaa - Friday, 03 July 2026 | 01:20 PM


Misteri Bunyi Kruk-Kruk: Kenapa Perut Kita Hobi "Curhat" Pas Lagi Lapar?
Bayangkan situasinya begini: Kamu lagi di tengah heningnya ruang ujian, atau mungkin lagi di momen pertama kencan romantis yang suasananya lagi syahdu-syahdunya. Tiba-tiba, tanpa ada aba-aba, dari arah perutmu muncul suara geraman panjang yang terdengar seperti naga lagi protes. Suaranya bukan cuma bisikan, tapi tipe suara "kruk-kruk-glug-glug" yang bikin orang di sebelahmu menoleh pelan. Kamu cuma bisa nyengir kuda sambil bilang, "Eh, maaf, belum sarapan."
Fenomena perut berbunyi ini, dalam bahasa gaul medis, punya nama yang keren banget: Borborygmi. Kedengarannya kayak nama karakter di film Lord of the Rings, ya? Tapi sebenarnya, itu cuma istilah untuk suara gas dan cairan yang lagi balapan di dalam ususmu. Pertanyaannya, kenapa sih perut harus seberisik itu pas kita lapar? Kenapa nggak kirim notifikasi WhatsApp aja ke otak tanpa harus bikin malu di depan umum?
Bukan Cuma Lapar, Tapi Emang Lagi "Beberes"
Banyak dari kita mikir kalau perut bunyi itu tanda mutlak kalau perut sudah kosong melompong dan butuh asupan seblak atau nasi padang segera. Padahal, kenyataannya nggak sesederhana itu. Perut kita itu sebenarnya kayak mesin pabrik yang nggak pernah benar-benar mati 24 jam non-stop.
Proses ini bermula dari gerakan otot di saluran pencernaan yang disebut peristaltik. Bayangkan kamu lagi memencet bungkus pasta gigi buat ngeluarin isinya; nah, usus kita melakukan hal yang sama untuk mendorong makanan, cairan, dan gas ke bawah. Bedanya, pas perutmu penuh makanan, suara "remasan" itu teredam. Ibarat kamu lagi teriak di dalam kamar yang penuh bantal dan kasur, suaranya bakal mendem.
Tapi, begitu lambung dan usus halus sudah kosong selama kira-kira dua jam, sistem saraf kita bakal ngirim sinyal buat melakukan "pembersihan besar-besaran". Proses ini namanya Migrating Motor Complex (MMC). Ini adalah momen di mana ususmu lagi nyapu sisa-sisa makanan, lendir, atau bakteri yang ketinggalan. Karena nggak ada makanan yang berfungsi sebagai "peredam suara", suara udara dan cairan yang kegilas sama otot usus tadi jadi kedengaran nyaring banget sampai keluar. Jadi, perut bunyi itu sebenarnya tanda kalau tubuhmu lagi rajin bebenah rumah!
Peran Hormon yang Suka Ngomporin
Nah, kalau kamu tanya kenapa suaranya makin kencang pas kita lapar banget, jawabannya ada di hormon bernama Ghrelin. Ghrelin ini sering disebut sebagai "hormon lapar". Begitu perut kosong, Ghrelin bakal dilepaskan dan kasih tahu otak kalau sudah waktunya makan. Otak kemudian membalas dengan memerintahkan saluran pencernaan buat mulai gerak lagi.
Lucunya, kadang cuma dengan mencium bau bakso atau melihat postingan makanan di Instagram, otak kita sudah tertipu. Meskipun perut sebenarnya belum kosong-kosong amat, otak bakal memicu gerakan peristaltik tadi. Hasilnya? Perutmu langsung konser padahal kamu baru aja makan satu jam yang lalu. Ini bukti kalau hubungan antara otak dan perut itu emang se-toxic dan se-intens itu, sob.
Kenapa Suaranya Beda-Beda?
Pernah nggak ngerasa suara perutmu beda-beda? Kadang bunyinya kayak air mengalir, kadang kayak mesin mogok, atau kadang kayak ada letupan kecil. Variasi suara ini tergantung pada apa yang ada di dalamnya. Kalau banyak gas, ya suaranya bakal lebih kayak balon yang dipencet. Gas ini asalnya bisa dari udara yang ikut ketelan pas kita makan kecepatan (mukbang style), atau hasil sampingan dari bakteri usus yang lagi pesta pora memecah makanan.
Bicara soal gas, ada beberapa jenis makanan yang emang bikin perut jadi lebih "vokal". Makanan yang mengandung pemanis buatan, kacang-kacangan, atau brokoli biasanya memicu produksi gas berlebih. Jadi kalau kamu habis makan itu, siap-siap aja perutmu bakal lebih sering "bernyanyi" sepanjang hari.
Apakah Normal atau Bahaya?
Secara umum, perut berbunyi itu tanda kalau sistem pencernaanmu berfungsi dengan normal dan sehat. Itu artinya mesin di dalam tubuhmu lagi kerja keras. Tapi, ada kalanya kamu harus waspada. Kalau perutmu bunyi kencang banget disertai rasa nyeri yang hebat, mual, muntah, atau perut terasa keras banget kayak papan, itu mungkin tanda ada penyumbatan di usus. Tapi kalau cuma bunyi doang tanpa rasa sakit, ya itu cuma kode alam kalau kamu perlu segera cari warteg terdekat.
Lalu, gimana cara biar nggak malu pas perut bunyi di tempat umum? Ada beberapa trik receh yang bisa dicoba:
- Makan sedikit-sedikit tapi sering: Biar ususmu nggak pernah benar-benar kosong dan nggak punya alasan buat melakukan "pembersihan" yang berisik.
- Kunyah makanan pelan-pelan: Biar nggak banyak udara yang ikut ketelan.
- Minum air putih: Kadang air bisa membantu menenangkan gerakan peristaltik buat sementara dan "mengisi" ruang kosong biar nggak terlalu menggema.
- Jangan stres: Sistem pencernaan kita sangat sensitif sama kecemasan. Semakin kamu panik takut perut bunyi, biasanya perut malah makin aktif bergejolak.
Penutup: Terimalah Suara Perutmu
Pada akhirnya, perut berbunyi itu adalah bagian dari pengalaman manusiawi yang nggak perlu dibikin baper. Itu adalah pengingat kalau tubuh kita itu hidup, punya ritme sendiri, dan butuh perhatian. Alih-alih merasa malu, anggap aja itu alarm alami yang dikasih Tuhan biar kita nggak lupa buat menjaga energi.
Lagi pula, di dunia yang makin bising ini, suara perut yang "kruk-kruk" adalah salah satu suara paling jujur yang pernah ada. Ia nggak bisa bohong kalau dia butuh nutrisi. Jadi, kalau nanti perutmu bunyi lagi di tengah rapat kantor yang membosankan, mungkin itu adalah kode dari alam semesta kalau kamu butuh istirahat sejenak dan menikmati sepiring nasi uduk. Stay hungry, stay foolish, tapi jangan lupa makan ya!
Next News

Ikan Terkecil di Dunia yang Menakjubkan
in 5 hours

Ikan Gurame: Cita Rasa Lezat dan Nilai Gizi Tinggi
in 5 hours

Penyakit yang Sering Menyerang Ikan dan Cara Mengatasinya
in 4 hours

Tips Memasak Ikan agar Tetap Bergizi dan Lezat
in 4 hours

Cara Budidaya Ikan yang Menguntungkan
in 4 hours

Ikan Langka yang Dilindungi di Indonesia
in 4 hours

Ikan dengan Kandungan Omega-3 Tertinggi
in 4 hours

Tips Memilih Makanan Sehat untuk Keluarga
in 4 hours

Cara Mengurangi Stres dengan Aktivitas Sederhana
in 4 hours

Buah-Buahan yang Cocok untuk Menu Diet Seimbang
in 2 hours





