Mengapa Pelangi Memiliki Tujuh Warna?
RAU - Sunday, 08 March 2026 | 03:22 AM


Pelangi merupakan salah satu fenomena alam yang paling indah dan memukau. Banyak orang pernah melihat lengkungan warna-warni di langit setelah hujan berhenti dan matahari mulai bersinar. Warna pelangi yang cerah sering kali menarik perhatian dan menimbulkan rasa penasaran.
Sejak zaman dahulu, pelangi sering dikaitkan dengan berbagai mitos dan cerita rakyat di berbagai budaya. Namun, ilmu pengetahuan modern telah menjelaskan bahwa pelangi sebenarnya merupakan fenomena optik yang terjadi karena interaksi cahaya matahari dengan tetesan air di udara.
Fenomena ini berkaitan erat dengan konsep fisika yang disebut Dispersion of Light, yaitu proses pemisahan cahaya putih menjadi berbagai warna penyusunnya.
Untuk memahami mengapa pelangi memiliki tujuh warna, kita perlu melihat bagaimana cahaya matahari berinteraksi dengan air di atmosfer.
Bagaimana Pelangi Terbentuk?
Pelangi terbentuk ketika cahaya matahari mengenai tetesan air yang melayang di udara setelah hujan. Proses ini melibatkan beberapa tahapan fisika yang kompleks namun menarik.
Ada tiga proses utama yang terjadi ketika cahaya matahari memasuki tetesan air:
1. Pembiasan Cahaya
Ketika cahaya matahari memasuki tetesan air, cahaya tersebut mengalami pembiasan. Pembiasan terjadi karena cahaya berpindah dari satu medium ke medium lain, dalam hal ini dari udara ke air.
Perubahan medium ini menyebabkan arah cahaya berubah.
2. Pemantulan di Dalam Tetesan Air
Setelah masuk ke dalam tetesan air, sebagian cahaya akan dipantulkan oleh permukaan bagian dalam tetesan tersebut.
Proses pemantulan ini membuat cahaya tetap berada di dalam tetesan air sebelum akhirnya keluar kembali.
3. Pembiasan Saat Keluar
Ketika cahaya keluar dari tetesan air, cahaya tersebut kembali mengalami pembiasan. Pada tahap inilah cahaya putih mulai terurai menjadi berbagai warna.
Fenomena pemecahan cahaya ini dikenal sebagai Light Dispersion.
Mengapa Pelangi Memiliki Tujuh Warna?
Ketika cahaya putih terurai, kita melihat spektrum warna yang berbeda. Secara umum, warna pelangi terdiri dari tujuh warna utama, yaitu:
•Merah
•Jingga
•Kuning
•Hijau
•Biru
•Nila
•Ungu
Urutan warna ini biasanya muncul dari bagian luar pelangi hingga bagian dalam.
Konsep tujuh warna pelangi dipopulerkan oleh ilmuwan terkenal Isaac Newton pada abad ke-17. Ia melakukan eksperimen menggunakan prisma kaca untuk memecah cahaya putih menjadi spektrum warna.
Newton mengamati bahwa cahaya putih sebenarnya terdiri dari berbagai warna yang memiliki panjang gelombang berbeda.
Namun secara ilmiah, spektrum cahaya sebenarnya tidak memiliki batas yang jelas antara satu warna dengan warna lainnya. Spektrum warna bersifat kontinu, sehingga jumlah warna sebenarnya bisa jauh lebih banyak dari tujuh.
Mengapa Pelangi Berbentuk Lengkungan?
Selain warnanya yang indah, bentuk pelangi juga menarik perhatian karena biasanya terlihat seperti busur atau lengkungan di langit.
Bentuk ini muncul karena cara cahaya dipantulkan oleh jutaan tetesan air yang tersebar di atmosfer. Setiap tetesan air memantulkan cahaya pada sudut tertentu.
Ketika jutaan tetesan air melakukan hal yang sama, cahaya yang dipantulkan membentuk pola melingkar. Namun dari permukaan bumi kita biasanya hanya melihat setengah lingkaran, sehingga pelangi terlihat seperti lengkungan.
Jika dilihat dari pesawat atau dari ketinggian yang sangat tinggi, pelangi sebenarnya dapat terlihat sebagai lingkaran penuh.
Jenis-Jenis Pelangi
Selain pelangi biasa yang sering kita lihat, ada beberapa jenis pelangi lain yang juga menarik secara ilmiah.
••Pelangi Ganda
Kadang-kadang kita dapat melihat dua pelangi sekaligus. Fenomena ini disebut pelangi ganda.
Pelangi kedua biasanya lebih redup dan memiliki urutan warna yang terbalik. Hal ini terjadi karena cahaya mengalami dua kali pemantulan di dalam tetesan air.
••Pelangi Kabut
Pelangi juga dapat terbentuk dari kabut tipis. Fenomena ini disebut pelangi kabut atau fogbow.
Karena tetesan air dalam kabut sangat kecil, warna pelangi kabut biasanya terlihat lebih pucat.
••Pelangi Bulan
Pelangi juga dapat muncul pada malam hari ketika cahaya bulan cukup terang. Fenomena ini dikenal sebagai moonbow atau pelangi bulan.
Mengapa Pelangi Tidak Selalu Terlihat?
Meskipun hujan sering terjadi, pelangi tidak selalu muncul setiap kali hujan turun. Hal ini karena pelangi hanya dapat terbentuk dalam kondisi tertentu.
Beberapa syarat agar pelangi muncul antara lain:
Matahari harus bersinar
Tetesan air harus berada di udara
Posisi pengamat harus berada di antara matahari dan hujan
Biasanya pelangi terlihat ketika matahari berada di belakang pengamat, sementara hujan berada di depan.
Next News

Real Madrid Siap Sambut Kembali Endrick, Singkirkan Bintang Muda Sumber: https://bola.kompas.com/read/2026/04/14/21320618/real-madrid-siap-sambut-kembali-endrick-singkirkan-bintang-muda. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
in an hour

Benarkah Diare Bisa Jadi Gejala Awal Penyakit Jantung? Ini Kata Dokter Sumber: https://health.kompas.com/read/26D14081000768/benarkah-diare-bisa-jadi-gejala-awal-penyakit-jantung-ini-kata-dokter. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
in an hour

Hindari 8 Kombinasi Warna Pakaian yang Bikin Penampilan Terlihat Kusam Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2026/04/14/100500020/hindari-8-kombinasi-warna-pakaian-yang-bikin-penampilan-terlihat-kusam. Membership: https://kmp.im/plus6 Download aplikasi: https://kmp.im/app6
in an hour

Mengapa Centella Asiatica Penting untuk Kulit Sensitif?
in 43 minutes

Mitos atau Fakta Keringat Banyak = Lemak Terbakar?
in 31 minutes

Toilet Pintar yang Bisa Deteksi Penyakit
in 28 minutes

Chip Otak,Harapan Baru untuk Memulihkan Ingatan yang Hilang
in 23 minutes

Kok HP Tahu Apa yang Kita Pikirkan? Ini Penjelasannya
3 hours ago

Apa Yang Menyebabkan Mata Bisa Minus? Bisakah Dicegah?
3 hours ago

Mengapa Waktu Terasa Lebih Cepat Saat Kita Dewasa?
3 hours ago





