Mengapa Orang Bisa Mengigau Saat Tidur?
RAU - Friday, 03 April 2026 | 09:55 AM


*Apa Itu Mengigau?*
Mengigau atau sleep talking adalah kondisi ketika seseorang berbicara secara tidak sadar saat tidur. Dalam dunia medis, fenomena ini disebut *somniloquy,* yang termasuk dalam kelompok gangguan tidur ringan yang dikenal sebagai parasomnia.
Parasomnia adalah perilaku tidak biasa yang terjadi saat seseorang sedang tidur, seperti:
•berjalan saat tidur (sleepwalking)
•mimpi buruk
•menggertakkan gigi
atau berbicara saat tidur.
Menurut American Academy of Sleep Medicine, sekitar 50% anak-anak pernah mengalami sleep talking setidaknya sekali dalam hidup mereka.
Pada orang dewasa, angka ini lebih rendah, sekitar 5% populasi.
Ucapan yang keluar saat mengigau bisa sangat beragam.
Kadang hanya berupa:
•gumaman singkat
•kata-kata tidak jelas
•percakapan pendek
•bahkan kalimat panjang.
Namun sebagian besar ucapan tersebut tidak memiliki arti yang jelas.
*Kapan Mengigau Terjadi Saat Tidur?*
Untuk memahami mengapa orang mengigau, penting mengetahui bahwa tidur memiliki beberapa fase atau tahap.
Secara umum, tidur terbagi menjadi dua kelompok besar:
•Non-REM sleep (tidur non-rapid eye movement)
•REM sleep (rapid eye movement).
Pada fase Non-REM, tubuh mulai memasuki tidur yang lebih dalam. Pada fase ini, otak masih cukup aktif sehingga seseorang bisa mengeluarkan suara atau berbicara tanpa sadar.
Sementara pada fase REM, otak justru sangat aktif dan mimpi biasanya terjadi.
Pada tahap ini juga seseorang bisa mengigau, terutama jika mimpi yang dialami sangat intens.
Menurut penelitian dalam Journal of Sleep Research, sleep talking dapat terjadi pada kedua fase tidur tersebut, tetapi lebih sering muncul saat transisi antara tahap tidur.
*Mengapa Otak Bisa Membuat Kita Berbicara Saat Tidur?*
Saat seseorang tidur, tubuh memang beristirahat, tetapi otak tidak sepenuhnya mati. Banyak bagian otak masih aktif, terutama bagian yang berkaitan dengan mimpi, memori, dan emosi.
Pada kondisi tertentu, sistem yang seharusnya menonaktifkan gerakan tubuh saat tidur tidak bekerja sempurna. Akibatnya, sebagian aktivitas otak yang muncul dalam mimpi dapat "bocor" ke dunia nyata dalam bentuk ucapan.
Para ilmuwan menyebut fenomena ini sebagai partial arousal, yaitu kondisi ketika sebagian otak terbangun sementara bagian lainnya masih tidur.
Itulah sebabnya orang yang mengigau biasanya tidak sadar dengan apa yang mereka ucapkan.
*Faktor yang Bisa Memicu Mengigau*
Beberapa faktor diketahui dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengigau saat tidur.
1. Stres dan tekanan emosional
Ketika seseorang mengalami stres atau kecemasan, otak tetap aktif memproses berbagai pikiran bahkan saat tidur. Aktivitas mental ini dapat memicu sleep talking.
2. Kurang tidur
Kurang tidur dapat mengganggu siklus tidur normal, sehingga meningkatkan kemungkinan munculnya parasomnia seperti mengigau.
3. Demam atau sakit
Pada anak-anak, mengigau sering muncul ketika tubuh sedang mengalami demam atau infeksi.
4. Gangguan tidur lain
Sleep talking kadang muncul bersamaan dengan kondisi lain seperti:
•sleepwalking
•night terrors
•sleep apnea.
5. Faktor genetik
Penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan mengalami parasomnia juga dapat diturunkan dalam keluarga.
*Apakah Mengigau Berbahaya?*
Dalam sebagian besar kasus, mengigau tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan khusus.
Banyak orang mengalami sleep talking hanya sesekali dalam hidupnya. Pada anak-anak, kebiasaan ini bahkan sering menghilang dengan sendirinya seiring bertambahnya usia.
Namun, jika mengigau terjadi sangat sering atau disertai dengan perilaku lain seperti:
•berjalan saat tidur
•berteriak saat tidur
•gerakan tubuh yang tidak terkendali,
maka kondisi tersebut sebaiknya diperiksa oleh dokter spesialis tidur.
Gangguan tidur yang berkepanjangan tentu saja dapat memengaruhi kualitas tidur dan kesehatan secara keseluruhan.
Next News

Jantung Aman Kan?' Lagu Baru Fanirahmansyah yang Bikin Hati Tenang
in 5 hours

Baju Putih Lebih Adem, Baju Hitam Lebih Panas, Padahal Bahannya Sama! Kenapa Bisa Begitu?
in 5 hours

Antara Gaya dan Encok: Suka Duka Anak Tropis Nyobain Ski di Pegunungan
in 5 hours

Busa Peredam Suara: Kenapa Bisa Redam Suara Keras Padahal Cuma Busa?
in 5 hours

Jangan Sampai Kena Tipu! 5 Cara Nyentrik Bedain Batu Permata Asli vs Kaleng-Kaleng
in 5 hours

Pahami Arti Vegetarian: Lebih dari Sekadar Tidak Makan Daging
in 4 hours

Rahasia Dibalik Perbedaan Tinggi Badan Saat Beranjak Dewasa
in 4 hours

Cumi vs Gurita: Jangan Sampai Tertukar Pas Makan Seafood!
in 4 hours

Kulkas Bersih Tapi Malah Rusak? Hindari 8 Kesalahan Ini
in 2 hours

Memasak Nasi dengan Ukuran Satu Ruas Jari: Fakta atau Sekadar Mitos?
in an hour





