Mengapa Kita Merasa Kepanasan Padahal Suhu Tidak Terlalu Tinggi?
Liaa - Wednesday, 26 August 2026 | 04:11 AM


Pernahkah Anda merasa gerah dan kepanasan meskipun angka pada termometer menunjukkan suhu yang sebenarnya tidak terlalu tinggi? Kondisi seperti ini cukup sering terjadi, terutama ketika udara terasa pengap atau lingkungan memiliki kelembapan yang tinggi.
Rasa panas yang dirasakan tubuh ternyata tidak hanya ditentukan oleh angka suhu udara. Ada beberapa faktor lain yang ikut memengaruhi bagaimana tubuh merasakan kondisi lingkungan.
Salah satunya adalah kelembapan udara. Ketika udara mengandung banyak uap air, keringat yang berada di permukaan kulit lebih sulit menguap. Padahal, penguapan keringat merupakan salah satu cara tubuh melepaskan panas. Akibatnya, tubuh dapat terasa lebih gerah meskipun suhu udara tidak terlalu tinggi.
Pergerakan udara juga berpengaruh. Udara yang bergerak melalui angin atau kipas dapat membantu mempercepat penguapan keringat sehingga tubuh terasa lebih nyaman. Sebaliknya, ruangan dengan udara yang hampir tidak bergerak dapat terasa lebih pengap.
Pakaian yang dikenakan juga dapat memengaruhi rasa panas. Pakaian yang terlalu tebal atau kurang memungkinkan udara bersirkulasi dapat membuat panas tubuh lebih sulit dilepaskan.
Selain kondisi lingkungan, aktivitas fisik turut menghasilkan panas dari dalam tubuh. Setelah berjalan, berolahraga, atau melakukan pekerjaan fisik, tubuh dapat terasa panas karena produksi panas meningkat.
Paparan sinar Matahari juga dapat membuat tubuh terasa lebih panas. Permukaan seperti aspal, dinding, atau atap dapat menyerap dan memancarkan kembali panas sehingga lingkungan terasa lebih menyengat dibandingkan tempat yang teduh.
Kondisi tubuh setiap orang juga tidak selalu sama. Usia, aktivitas, pakaian, kondisi kesehatan, serta kemampuan tubuh beradaptasi dengan lingkungan dapat memengaruhi persepsi terhadap panas.
Itulah sebabnya angka suhu pada termometer tidak selalu menggambarkan sepenuhnya bagaimana kondisi tersebut terasa bagi manusia. Dalam prakiraan cuaca, istilah seperti suhu yang dirasakan atau feels like temperature dapat mempertimbangkan faktor lingkungan tertentu, terutama suhu dan kelembapan.
Untuk menjaga kenyamanan saat udara terasa panas, kita dapat memilih pakaian yang nyaman, cukup minum, berada di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik, serta mengurangi aktivitas berat ketika kondisi lingkungan sangat gerah.
Jadi, ketika merasa kepanasan padahal suhu tidak terlalu tinggi, penyebabnya bisa berasal dari kombinasi kelembapan, pergerakan udara, aktivitas tubuh, pakaian, paparan sinar Matahari, dan berbagai faktor lainnya.
Next News

Mengapa Kendaraan Memiliki Ukuran dan Bentuk yang Berbeda-beda?
7 hours ago

Ketika Tradisi Bertemu Modernitas dalam Pernikahan Masa Kini
7 hours ago

Mengapa Dokumentasi Penting dalam Setiap Acara?
8 hours ago

Mengapa Sebuah Acara Membutuhkan Susunan Kegiatan yang Teratur?
8 hours ago

Mengapa Kedelai Banyak Diolah Menjadi Tahu dan Tempe? Ini Alasannya
8 hours ago

Mengapa Mata Kucing Bisa Terlihat Berbeda Saat Terkena Cahaya?
8 hours ago

Mengapa Lampu Lalu Lintas Menggunakan Warna Merah, Kuning, dan Hijau?
8 hours ago

Bagaimana Termometer Mengukur Suhu? Mengenal Cara Kerja Alat Pengukur Suhu
8 hours ago

Mengapa Bayangan Berubah Posisi Sepanjang Hari?
8 hours ago

Mengapa Warna Dekorasi Bisa Memengaruhi Suasana Sebuah Ruangan?
8 hours ago





