Mengapa Gurita Punya 3 Jantung? Simak Penjelasan Ilmiahnya
Laila - Tuesday, 30 June 2026 | 09:30 PM


Gurita: Si Makhluk Paling 'Agak Lain' yang Ternyata Punya Tiga Jantung
Pernah nggak sih kamu ngerasa kalau hidup ini lagi berat banget, terus kepikiran, "Duh, andai gue punya cadangan hati atau jantung, biar kalau yang satu capek, yang lain bisa gantiin"? Kedengarannya kayak khayalan anak galau di Twitter, ya? Tapi ternyata, di kedalaman laut sana, ada makhluk yang beneran punya "cadangan" itu. Kenalin, namanya gurita—si hewan yang sering dibilang mirip alien karena saking anehnya.
Gurita itu emang spesial. Bukan cuma karena mereka bisa nyamar jadi batu atau bisa buka tutup toples, tapi karena sistem "mesin" di dalam tubuh mereka yang bener-bener di luar nalar. Kalau kita manusia cuma punya satu jantung buat mompa darah ke seluruh tubuh, gurita mutusin buat punya tiga. Ya, tiga! Bayangin betapa repotnya kalau gurita harus ikutan asuransi kesehatan, mungkin preminya bakal tiga kali lipat lebih mahal dari kita.
Kenapa Harus Tiga? Nggak Cukup Satu Aja?
Pertanyaan besarnya: Buat apa sih banyak-banyak? Apakah mereka sebegitu bucinnya sampai butuh tiga jantung buat mencintai pasangannya? Tentu saja nggak. Alasan utamanya murni soal efisiensi energi dan adaptasi bertahan hidup di lingkungan yang keras. Dunia bawah laut itu tekanannya tinggi, suhunya dingin, dan oksigennya kadang pelit. Jadi, gurita butuh sistem pompa yang lebih mumpuni dibanding kita yang cuma hidup di darat sambil ngopi santai.
Di dalam tubuh gurita, tugas tiga jantung ini udah dibagi-bagi dengan sangat rapi, kayak pembagian divisi di perusahaan startup yang lagi burning money. Berikut ini rincian tugas mereka:
- Dua Jantung Brankial (Branchial Hearts): Dua jantung ini letaknya ada di dekat masing-masing insang. Tugasnya spesifik banget: mompa darah kotor yang kekurangan oksigen langsung ke insang buat "diisi ulang." Jadi, mereka fokus kerja di area pernapasan doang.
- Satu Jantung Sistemik (Systemic Heart): Nah, jantung yang satu ini adalah "bos" besarnya. Letaknya di tengah dan tugasnya mompa darah yang udah kaya oksigen dari insang ke seluruh sisa tubuhnya—mulai dari tentakelnya yang lincah sampai ke otaknya yang pinter banget itu.
Darah Biru yang Bukan Berarti Ningrat
Kalau kamu denger istilah "darah biru," mungkin yang terlintas di pikiran adalah keluarga kerajaan Inggris. Tapi buat gurita, darah biru itu realita biologis yang cukup menyulitkan. Berbeda sama darah kita yang warnanya merah karena mengandung hemoglobin (yang basisnya zat besi), darah gurita warnanya biru karena mengandung hemocyanin (yang basisnya tembaga).
Masalahnya, hemocyanin ini sebenernya nggak seefisien hemoglobin dalam ngiket oksigen. Dia agak "lelet" kalau diajak kerja sama. Apalagi di lingkungan air laut yang dingin dan rendah oksigen, hemocyanin butuh dorongan ekstra supaya bisa ngalir dengan bener. Di sinilah peran tiga jantung itu jadi krusial. Kalau cuma punya satu jantung, si gurita mungkin bakal pingsan duluan karena jaringan tubuhnya nggak kebagian oksigen tepat waktu. Tiga jantung ini adalah solusi "boost" supaya sirkulasi darah mereka tetap lancar jaya meskipun pake sistem transportasi yang kurang oke.
Si Atlet yang Gampang Capek saat Berenang
Ada satu fakta unik lagi yang bikin gurita makin terasa "manusiawi" alias gampang capek. Meskipun punya tiga jantung, gurita itu sebenernya nggak suka-suka amat berenang dalam waktu lama. Kenapa? Karena pas mereka berenang dengan kencang, jantung sistemik mereka (si bos besar tadi) bakal berhenti berdetak buat sementara.
Jujurly, ini terdengar kayak desain produk yang cacat, ya? Tapi itulah faktanya. Tekanan otot saat mereka berenang pake sistem "jet" (nyemprotin air) itu terlalu kuat sampai-sampai jantung utamanya harus ngalah dan berhenti. Makanya, gurita lebih sering terlihat merayap santai di dasar laut pake tentakelnya daripada gaya-gayaan berenang cepat. Mereka itu tipe yang kalau bisa jalan kaki, ngapain lari maraton. Hemat energi adalah jalan ninjanya gurita.
Lebih dari Sekadar Jantung
Bicara soal gurita nggak lengkap kalau cuma bahas jantungnya. Hewan ini emang kayak paket lengkap keajaiban alam. Selain jantungnya ada tiga, otaknya juga ada sembilan (satu otak pusat dan delapan otak kecil di tiap tentakel). Jadi, tiap tentakel itu bisa "mikir" sendiri tanpa nunggu perintah dari pusat. Kebayang nggak kalau kita punya kaki yang bisa mutusin sendiri mau mampir ke toko sepatu padahal otak kita bilang mau pulang?
Obsesi alam pada gurita ini nunjukin kalau evolusi itu nggak selalu satu jalur. Kita sering ngerasa manusia adalah puncak kesempurnaan, tapi ngelihat gurita, kita sadar kalau ada cara lain buat hidup sukses di planet ini—yaitu dengan jadi aneh, punya tiga jantung, darah biru, dan bisa berubah warna dalam sekejap.
Pelajaran dari Si Tiga Jantung
Mungkin kita bisa belajar sedikit dari gurita. Hidup ini berat, dan kadang satu sumber kekuatan aja nggak cukup. Gurita ngajarin kita soal adaptasi. Kalau lingkunganmu dingin dan minim oksigen, ya kamu harus "upgrade" sistem internalmu. Kamu harus punya cadangan semangat buat tetep bisa gerak.
Akhir kata, gurita dengan tiga jantungnya adalah bukti kalau alam semesta itu punya selera humor sekaligus kecerdasan yang luar biasa. Mereka mungkin nggak bisa ngerasain jatuh cinta tiga kali lebih kuat dari kita (karena jantungnya buat urusan oksigen, bukan perasaan), tapi mereka jelas punya daya tahan yang bikin kita geleng-geleng kepala. Jadi, kalau nanti kamu ngelihat gurita di akuarium atau di film dokumenter, jangan cuma ngelihat mereka sebagai bahan takoyaki, ya. Hargai perjuangan tiga jantung mereka yang udah kerja keras cuma buat sekadar napas di kedalaman laut yang gelap itu.
Next News

Ketika Jumlah Like Menjadi Ukuran Kebahagiaan
7 days ago

Foto Anak di Internet, Hal yang Sebaiknya Dipertimbangkan Orang Tua
in 2 hours

Kebiasaan Menjemur Kasur dan Tradisi Rumah Tangga yang Bertahan hingga Kini
in 2 hours

Cara Membiasakan Anak Membantu Pekerjaan Rumah Tanpa Paksaan
in 2 hours

Cara Mengajarkan Anak Meminta Maaf dengan Tulus
10 hours ago

Rumah sebagai Tempat Pertama Anak Belajar tentang Tanggung Jawab
in 2 hours

Barang Sekali Pakai yang Paling Sering Kita Gunakan Tanpa Sadar
in 2 hours

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Kita Berjalan di Bawah Sinar Matahari?
in 2 hours

Kenapa Bau Tanah Setelah Hujan Begitu Khas?
in 2 hours

Dari Kamera Ponsel hingga Kamera Analog, Mengapa Foto Jadul Kembali Diminati?
in 2 hours





