Mengapa Ada Tulisan "Best Before" dan "Expired"? Ini Bedanya
Laila - Sunday, 19 July 2026 | 07:46 PM


Saat membeli makanan atau minuman kemasan, Anda mungkin sering menemukan tulisan "Best Before" atau "Expired" (Expiry Date). Meski sama-sama berkaitan dengan masa simpan produk, kedua istilah tersebut memiliki arti yang berbeda. Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap keduanya memiliki makna yang sama.
Best Before menunjukkan batas waktu ketika produk diperkirakan masih memiliki kualitas terbaik, seperti rasa, aroma, tekstur, warna, dan kandungan gizinya, selama disimpan sesuai petunjuk pada kemasan. Setelah melewati tanggal tersebut, kualitas produk mungkin mulai menurun, tetapi bukan berarti langsung berbahaya untuk dikonsumsi.
Sebagai contoh, biskuit yang telah melewati tanggal Best Before mungkin tidak lagi serenyah sebelumnya, atau sereal menjadi kurang renyah. Namun, jika kemasan masih utuh, tidak berbau, tidak berjamur, dan disimpan dengan benar, produk tersebut pada beberapa kondisi masih dapat dikonsumsi setelah memastikan kondisinya tetap baik.
Berbeda dengan itu, Expired atau tanggal kedaluwarsa menunjukkan batas akhir keamanan suatu produk untuk dikonsumsi. Setelah melewati tanggal ini, produsen tidak lagi menjamin keamanan pangan karena risiko pertumbuhan mikroorganisme atau penurunan mutu yang dapat membahayakan kesehatan bisa meningkat.
Istilah Expired umumnya digunakan pada produk yang lebih mudah rusak, seperti susu segar, daging olahan, makanan siap saji, atau produk lain yang memiliki masa simpan relatif singkat. Karena berkaitan dengan aspek keamanan pangan, produk yang telah melewati tanggal kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi dikonsumsi.
Selain memperhatikan tanggal pada kemasan, konsumen juga perlu melihat kondisi fisik produk. Kemasan yang menggembung, bocor, penyok parah, berkarat, atau rusak dapat menjadi tanda bahwa kualitas dan keamanan produk telah terganggu, meskipun tanggal kedaluwarsanya masih berlaku.
Cara penyimpanan juga sangat memengaruhi masa simpan makanan. Produk yang seharusnya disimpan di dalam lemari pendingin atau freezer dapat lebih cepat rusak apabila dibiarkan pada suhu ruang dalam waktu lama. Oleh karena itu, selalu ikuti petunjuk penyimpanan yang tertera pada kemasan.
Memahami perbedaan antara Best Before dan Expired dapat membantu konsumen membuat keputusan yang lebih tepat saat mengonsumsi makanan. Selain menjaga keamanan pangan, pemahaman ini juga dapat membantu mengurangi pemborosan makanan yang sebenarnya masih layak dikonsumsi sesuai kondisinya.
Jadi, jangan hanya melihat tanggal yang tercetak pada kemasan. Pastikan juga memperhatikan kondisi produk, cara penyimpanan, serta petunjuk penggunaan agar makanan yang dikonsumsi tetap aman dan berkualitas.
Next News

Kupu-Kupu, Si Cantik Bersayap yang Diam-Diam Menjaga Ketahanan Pangan Manusia
4 hours ago

Mengenal Penyu, Penjelajah Samudra yang Terancam Punah dan Perlu Dilestarikan
5 hours ago

Mengenal Gajah, Mamalia Darat Terbesar yang Cerdas dan Berperan Penting bagi Ekosistem
5 hours ago

Daun Mint, Tanaman Herbal yang Menyegarkan dan Kaya Manfaat bagi Kesehatan
5 hours ago

Daun Pandan, Tanaman Aromatik dengan Segudang Manfaat untuk Masakan dan Kesehatan
5 hours ago

Menu Masak Praktis ala Anak Kos, Hemat, Bergizi, dan Mudah Dibuat
5 hours ago

Jangan Anggap Sepele, Dehidrasi Bisa Ganggu Kesehatan dan Aktivitas Sehari-hari
5 hours ago

Makan Terlalu Cepat Bisa Membahayakan Kesehatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
5 hours ago

Seni Menemukan Rumah di Tengah Hustle Culture: Pentingnya Quality Time Bersama Keluarga
5 hours ago

7 Agustus 1945: Pembentukan PPKI, Langkah Penting Menuju Kemerdekaan Indonesia
20 hours ago





