Mendagri Akan Gerakkan 552 Pemda Se-Indonesia untuk Ikut Komcad ASN
Laila - Wednesday, 30 September 2026 | 12:10 PM


JAKARTA – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan Kementerian Dalam Negeri siap menggerakkan 552 pemerintah daerah di seluruh Indonesia untuk mengikuti program Komponen Cadangan (Komcad) Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pernyataan tersebut disampaikan Tito saat menutup Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian dan Lembaga Gelombang II Tahun Anggaran 2026 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Menurut Tito, jumlah pemerintah daerah yang akan didorong mengikuti program tersebut terdiri atas 38 provinsi, 98 kota, dan 416 kabupaten. Pelaksanaannya direncanakan dilakukan secara bertahap dan mencakup seluruh wilayah Indonesia.
Tito menyebut pelibatan ASN dalam Komcad berkaitan dengan upaya memperkuat pertahanan negara. Ia juga mengaitkannya dengan konsep pertahanan rakyat semesta atau total warfare yang menjadi bagian dari sistem pertahanan Indonesia.
Dalam keterangan resmi Kementerian Pertahanan, Komcad merupakan sumber daya nasional yang disiapkan untuk dikerahkan melalui mekanisme mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan serta kemampuan Komponen Utama. Penggunaan Komcad dilakukan sesuai mekanisme mobilisasi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Kementerian Pertahanan juga menegaskan bahwa setelah menyelesaikan latihan, para peserta tetap menjalankan tugas utama sebagai ASN di instansi masing-masing selama tidak ada mekanisme mobilisasi. Dengan demikian, status sebagai Komcad tidak otomatis membuat ASN meninggalkan pekerjaan utamanya.
Latsarmil Komcad ASN Gelombang II sendiri telah berlangsung dalam rangkaian program Kementerian Pertahanan. Pada tahap pembukaan, Kemhan menyebut peserta yang mengikuti program tersebut berasal dari berbagai kementerian dan lembaga di tingkat pusat.
Dalam penutupan latihan pada 29 September 2026, Mendagri juga menekankan sejumlah nilai yang diharapkan dapat diterapkan peserta setelah kembali ke instansi masing-masing, antara lain kedisiplinan, kemampuan bekerja sama, kesiapsiagaan organisasi serta kepatuhan terhadap hukum dan kewenangan.
Kementerian Pertahanan menyatakan latihan tersebut tidak ditujukan untuk memiliterisasi ASN. Program tersebut disebut diarahkan untuk menanamkan nilai seperti disiplin, integritas, ketepatan waktu, ketangguhan, loyalitas kepada negara dan kemampuan bekerja dalam tim.
Dengan rencana pelibatan 552 pemerintah daerah, program Komcad ASN nantinya berpotensi diperluas dari tingkat kementerian dan lembaga pusat ke lingkungan pemerintah daerah secara bertahap.
Next News

DPRD Tapsel Setujui Ranperda Perubahan APBD 2026, Bupati Tekankan Percepatan Program Pembangunan
6 hours ago

Ombudsman Temukan Bangunan Vila di Lapas Cibinong, Keberadaan Ferdy Sambo Masih Didalami
4 days ago

Prakiraan Cuaca di Sumatera Utara Kamis 1 Oktober 2026: Mayoritas Hujan Ringan, 1 Wilayah Berawan
in 2 hours

Panen Perdana Pokdakan Panindoan, 450 Kilogram Lele Dipanen dari Enam Kolam Bundar
19 hours ago

Bupati Tapsel Serahkan Bantuan Awal kepada Korban Kebakaran di Desa Situmba
19 hours ago

APBD Perubahan Palas 2026 Disepakati, Pendapatan Meningkat Rp 141 Miliar Lebih
19 hours ago

BMKG Prakirakan Hujan Ringan Dominasi Sumut pada Rabu 30 September
a day ago

43 Satuan Pendidikan di Padanglawas Terima Dana Revitalisasi Rp28,048 Miliar dari Pemerintah Pusat
3 days ago

Tapsel Tebar 15.500 Benih Ikan di Lubuk Larangan Sibongbong
3 days ago

Sumatera Utara deklarasikan bebas rabies 2030
3 days ago





