Rabu, 20 Mei 2026
Live Radio
LIVE
Raufm.com
Eksplor

Memahami Perbedaan Emas 22, 23, dan 24 Karat agar Tepat dalam Berinvestasi

Laila - Wednesday, 20 May 2026 | 05:55 PM

Background
Memahami Perbedaan Emas 22, 23, dan 24 Karat agar Tepat dalam Berinvestasi

Memilih emas di toko perhiasan kerap menimbulkan kebingungan, terutama ketika penjual menanyakan kadar karat yang diinginkan, seperti 22, 23, atau 24 karat. Sekilas, seluruh emas tampak serupa karena sama-sama berwarna kuning berkilau. Namun, perbedaan kadar karat menentukan tingkat kemurnian, kekuatan, serta nilai jualnya di masa depan.

Emas bukan sekadar pelengkap penampilan, melainkan juga aset investasi yang memiliki nilai lindung terhadap inflasi. Oleh karena itu, memahami perbedaan kadar emas sangat penting sebelum memutuskan pembelian.

Apa yang Dimaksud dengan Karat?

Karat merupakan satuan yang digunakan untuk mengukur tingkat kemurnian emas. Skala tertinggi adalah 24 karat, yang berarti emas tersebut hampir sepenuhnya murni tanpa campuran logam lain.

Semakin rendah angka karat, semakin banyak campuran logam lain seperti perak, tembaga, atau seng di dalamnya. Campuran ini bukan untuk mengurangi kualitas, melainkan untuk meningkatkan kekuatan emas, karena emas murni pada dasarnya bersifat lunak dan mudah berubah bentuk.

Emas 24 Karat: Pilihan Utama untuk Investasi

Emas 24 karat memiliki kadar kemurnian sekitar 99,9 persen. Jenis ini umumnya dijual dalam bentuk logam mulia atau emas batangan. Karena tingkat kemurniannya tinggi, harga emas 24 karat relatif lebih mahal dan stabil.



Namun, emas 24 karat jarang digunakan sebagai perhiasan dengan desain rumit karena sifatnya yang lunak dan mudah tergores atau penyok. Oleh sebab itu, emas 24 karat lebih cocok sebagai instrumen investasi jangka panjang dan disimpan sebagai aset.

Emas 23 Karat: Keseimbangan antara Kemurnian dan Kekuatan

Emas 23 karat memiliki kadar emas sekitar 95 hingga 98 persen. Jenis ini cukup populer di beberapa daerah di Indonesia karena menawarkan kemurnian tinggi dengan tingkat kekuatan yang lebih baik dibandingkan 24 karat.

Warna emas 23 karat tetap pekat dan menyerupai emas murni, sehingga cocok bagi masyarakat yang menginginkan perhiasan dengan nilai investasi yang tetap terjaga. Harganya juga relatif kompetitif dibandingkan emas 24 karat.

Emas 22 Karat: Ideal untuk Perhiasan Sehari-hari

Emas 22 karat memiliki kadar emas sekitar 91,6 persen, dengan campuran logam lain sekitar 8,4 persen. Karena kandungan campurannya lebih banyak, emas ini lebih kuat dan tahan terhadap benturan.

Perhiasan dengan desain detail dan ukiran umumnya menggunakan emas 22 karat. Jenis ini cocok untuk penggunaan sehari-hari karena lebih kokoh dan tidak mudah berubah bentuk. Meski demikian, nilai jualnya cenderung sedikit lebih rendah dibandingkan emas dengan kadar yang lebih tinggi.



Mana yang Sebaiknya Dipilih?

Pilihan emas sebaiknya disesuaikan dengan tujuan pembelian.

  • Jika tujuan utama adalah investasi jangka panjang, emas 24 karat dalam bentuk batangan merupakan pilihan yang lebih tepat.
  • Jika menginginkan perhiasan yang tetap memiliki nilai investasi tinggi, emas 23 karat dapat menjadi alternatif.
  • Untuk penggunaan sehari-hari dengan desain menarik dan ketahanan lebih baik, emas 22 karat adalah opsi yang ideal.

Selain itu, setiap pembelian emas sebaiknya disertai dengan surat atau nota resmi. Dokumen tersebut penting untuk menjaga nilai jual kembali di kemudian hari.

Perbedaan emas 22, 23, dan 24 karat terletak pada tingkat kemurnian dan kekuatannya. Emas 24 karat unggul dalam kemurnian dan cocok untuk investasi. Emas 23 karat menawarkan keseimbangan antara nilai dan fungsi. Sementara itu, emas 22 karat lebih kuat dan ideal sebagai perhiasan harian.

Memahami kebutuhan sebelum membeli emas akan membantu Anda mengambil keputusan yang tepat dan menghindari kerugian di masa mendatang.