Ikan Dori dan Ikan Patin Ternyata Sama? Ini Fakta yang Masih Banyak Disalahpahami
RAU - Wednesday, 20 May 2026 | 05:06 PM


Ikan Dori dan Ikan Patin Jadi Perbincangan Publik
Perdebatan mengenai ikan dori dan ikan patin sempat ramai diperbincangkan masyarakat setelah banyak konsumen mengetahui bahwa fillet "dori" yang dijual di supermarket maupun restoran sebenarnya berasal dari ikan patin.
Banyak orang selama ini mengira ikan dori merupakan ikan laut bernama John Dory. Padahal, produk fillet dori yang beredar luas di Indonesia umumnya berasal dari ikan patin air tawar yang diolah menjadi fillet putih tanpa duri.
Benarkah Ikan Dori Sama dengan Ikan Patin?
Secara umum, jawaban dari pertanyaan tersebut adalah benar untuk produk fillet yang banyak dijual di pasaran Indonesia.
Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Edhy Prabowo, pernah menjelaskan bahwa dori yang dikenal masyarakat sebenarnya merupakan produk olahan dari ikan patin.
Ikan patin sendiri merupakan ikan air tawar yang memiliki tekstur daging lembut, tebal, dan gurih sehingga cocok diolah menjadi berbagai menu modern seperti fish and chips.
Perbedaan Ikan Dori Asli dan Fillet Dori Pasaran
Meski sering dianggap sama, sebenarnya terdapat perbedaan antara ikan John Dory asli dan fillet dori yang dijual di pasar modern.
1. Ikan John Dory Asli
John Dory merupakan ikan laut yang hidup di perairan samudra dan memiliki bentuk tubuh pipih dengan ciri khas bercak hitam di tubuhnya.
Ikan ini cukup mahal dan tidak banyak ditemukan di pasar umum Indonesia.
2. Fillet Dori di Pasaran
Sementara itu, fillet "dori" yang banyak dijual biasanya berasal dari:
- Ikan Patin
- Pangasius atau jenis lele air tawar asal Asia Tenggara
Fillet ini dipasarkan menggunakan nama "dori" karena dianggap lebih menarik dan familiar bagi konsumen.
Kenapa Ikan Patin Banyak Dipilih?
Ikan Ikan Patin memiliki sejumlah keunggulan sehingga populer di industri makanan:
- Daging tebal dan lembut
- Minim duri
- Rasa gurih
- Harga lebih terjangkau
- Mudah diolah menjadi berbagai menu
Di Indonesia, ikan patin juga sangat populer sebagai bahan makanan khas daerah seperti pindang patin khas Palembang.
Selain itu, fillet patin sering digunakan dalam menu:
- Fish and chips
- Fillet crispy
- Steak ikan
- Nugget ikan
- Olahan frozen food
Viral di Media Sosial
Pembahasan soal ikan dori dan ikan patin mulai viral setelah sejumlah pengguna media sosial membagikan fakta bahwa fillet dori yang mereka konsumsi ternyata berasal dari ikan patin.
Banyak netizen mengaku baru mengetahui bahwa nama "dori" lebih sering digunakan sebagai istilah dagang dibanding nama spesies ikan sebenarnya.
Meski demikian, sebagian besar masyarakat tetap menyukai produk tersebut karena rasanya yang lezat dan praktis dikonsumsi.
Aman Dikonsumsi atau Tidak?
Fillet dari Ikan Patin tetap aman dikonsumsi selama diproses secara higienis dan memenuhi standar pangan.
Ikan patin bahkan mengandung:
- Protein tinggi
- Omega-3
- Vitamin D
- Mineral penting untuk tubuh
Karena itu, masyarakat tidak perlu khawatir selama produk berasal dari sumber terpercaya dan diolah dengan baik.
Istilah "ikan dori" yang populer di Indonesia umumnya merujuk pada fillet ikan patin atau pangasius, bukan ikan laut John Dory asli.
Meski berbeda nama, ikan patin tetap menjadi salah satu komoditas perikanan unggulan karena memiliki tekstur lembut, rasa gurih, dan mudah diolah menjadi berbagai hidangan favorit masyarakat.
Next News

Benarkah Memakai Baju Hijau di Pantai Selatan Bisa Diseret Nyi Roro Kidul? Mitos atau Fakta?
in 7 hours

Mengenal Radicchio, Sayuran Ungu Kaya Nutrisi dengan Rasa Khas
in 7 hours

Sarapan yang Berminyak, Bolehkah Dikonsumsi Setiap Hari?
in 6 hours

Apakah Nasi Goreng Baik atau Sehat untuk Kesehatan?
in 6 hours

Ketahui 5 Manfaat Daun Kenikir untuk Kesehatan
in 6 hours

3 Manfaat Bunga Pepaya bagi Kesehatan dan Cara Mengolahnya
in 6 hours

Manfaat Buah Salju dari Bali untuk Kesehatan dan Kecantikan
in 4 hours

Mengenal Buah Carica dan Khasiatnya
in 4 hours

Mengenal Buah Ketapang dan Manfaatnya untuk Kesehatan
in 4 hours

10 Manfaat Sayur Labu Siam untuk Kesehatan, Rendah Kalori dan Kaya Nutrisi
in 4 hours





