Kehujanan Langsung Flu? Cek Penjelasannya Disini!
RAU - Wednesday, 20 May 2026 | 12:55 PM


Anggapan bahwa hujan dapat menyebabkan seseorang jatuh sakit masih menjadi perdebatan di tengah masyarakat. Musim hujan kerap dikaitkan dengan meningkatnya kasus flu dan pilek, sehingga muncul keyakinan bahwa kehujanan menjadi penyebab utama seseorang terserang penyakit.
Namun secara medis, hujan bukanlah penyebab langsung timbulnya penyakit seperti flu, batuk, atau pilek. Air hujan tidak mengandung virus yang secara otomatis membuat seseorang sakit. Penyakit tersebut umumnya disebabkan oleh infeksi virus yang menyebar melalui kontak langsung dengan penderita atau permukaan yang telah terkontaminasi.
Meski demikian, kondisi yang menyertai hujan dapat meningkatkan risiko seseorang terserang penyakit. Perubahan suhu yang mendadak, pakaian basah, serta penurunan daya tahan tubuh menjadi faktor yang berperan dalam meningkatkan kerentanan terhadap infeksi.
Dokter Ray Rattu dari Mayapada Hospital menjelaskan bahwa perubahan suhu yang tiba-tiba dapat memengaruhi sistem termoregulasi tubuh. Ketika tubuh yang terbiasa dengan suhu hangat mendadak terpapar udara dingin dan basah, tubuh memerlukan energi tambahan untuk menyesuaikan diri.
Selain itu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa virus influenza cenderung lebih aktif pada kondisi udara yang dingin dan kering. Namun, penyebab utamanya bukanlah air hujan, melainkan kebiasaan masyarakat yang lebih sering berada di dalam ruangan saat hujan turun. Kondisi tersebut meningkatkan potensi penularan virus antarindividu.
Faktor yang Membuat Tubuh Lebih Rentan Setelah Kehujanan
- Penurunan Suhu Tubuh
- Pakaian yang basah mempercepat hilangnya panas tubuh sehingga suhu tubuh lebih cepat menurun.
- Menurunnya Respons Sistem Imun
- Suhu dingin dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di area hidung, sehingga menghambat distribusi sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi.
- Stres Fisik Akibat Kondisi Lembap
- Tubuh yang terus-menerus berada dalam kondisi basah akan bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu ideal, sehingga memicu stres fisik dan melemahkan daya tahan tubuh.
Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hujan bukanlah penyebab langsung seseorang jatuh sakit. Faktor lingkungan dan kondisi imunitas tubuhlah yang lebih berperan dalam meningkatkan risiko penyakit saat musim hujan.
Next News

Ketergantungan Obat Pereda Nyeri, Waspadai Dampaknya bagi Kesehatan
in 6 hours

Orangutan Timtom Mandi Pakai Gayung, Pintarnya Bikin Kagum tapi Nasibnya Memprihatinkan
in 6 hours

Mengapa Ada Negara yang Tidak Mengalami Malam? Ini Penjelasan Ilmiahnya
in 6 hours

Lirik Lagu Pelarian – Keisya Levronka dan Makna Mendalam di Baliknya
in 6 hours

Catat! Jadwal Puasa 1–9 Dzulhijjah 2026 dan Keistimewaannya
in 6 hours

Sering Dikonsumsi Pagi Hari, Ternyata Minuman Ini Bisa Ganggu Pencernaan
in 6 hours

Mikroba: Jenis, Manfaat, dan Risiko bagi Kehidupan Sehari-hari
in 6 hours

Arti Mimpi Bertemu Ular, Benarkah Jadi Tanda Jodoh Sudah Dekat?
in 6 hours

Mix and Match Jilbab Coklat untuk Gaya Harian yang Lebih Modis
in 5 hours

Manfaat Minyak Bunga Matahari yang Bikin Kamu Makin Sehat
in 4 hours





